
setelah mereka hampir tiga jam berada di rumah sakit, menunggu keadaan mamah sinta membaik suci menyuruh suami nya untuk pulang kerumah untuk istirahat.
"sayang, mendingan kamu pulang istirahat dulu ,biar aku ajah disini nungguin mamah"
"tidak suci ,aku gak akan kemana mana setelah keadaan mamah membaik.". tak lama mereka berbincang terdengar suara di sebrang sana ,dan ketika mereka menengok ternyata mamah sinta sudah sadarkan diri.
"putra,, suci, dimna mamah nak"? tanya mamah sinta sambil memegang kepala yang terasa pusing. putra langsung berdiri menghampiri mamah nya tersebut
"mah, mamah sudah sadar? syukurlah putra sangat cemas mah. mah jangan tinggain putra dengan keadaan seperti ini putra masih butuh mamah," suara tangisan yang pilu keluar dari mulut putra.
"mamah tidak apa apa sayang, mamah hanya pusing saja, besok juga akan segera membaik",
"mah cepat sembuh ya, aku kasihan lihat putra kondisinya sangat buruk sekali memikirkan keadaan mamah,"sahut suci
"iya sayang, emang suami mu itu sedikit berlebihan" senyum kecil mamah sinta
"aku bahagia melihat mamah bisa tersenyum seperti ini lagi mah"
"mamah akan lebih tersenyum kalo kamu cepet kasih mamah cucu" sambil melirik ke arah suci.
"iya mah masih putra usahakan agar segera memberi mamah cucu ya,, mamah jangn banyak pikiran sekarang mamah istirahat biar cepet pulih."
akhirnya setelah mamah sinta sadar mereka sangat senang,dan tak lama kemudian suara ponsel putra berdering.
*dddrttt.
hallo bro, lue dimna, lue lupa hari ini ada meteng penting? tanya sahabatnya itu
sorry, gue gk bisa kerja dulu hari ini, lue urus ajah semuanya, nyokap masuk rumah sakit.
appa masuk rumah sakit? kenpa mamah lue ? yaudah semoga cepet sembuh ya , gue pasti urus semuanya*.
"telepon dari siapa sayang?" tanya suci
"ini si kevin telpon kalo hari ini ada meting, tpi kayanya aku gk bisa masuk kerja hari ini. hari ini mau nungguin mamah sampe bener2 pulih"
__ADS_1
ternyata kamu sangat menyayangi ibumu sayang, aku sangat beruntung sekali, karna kalo seorang lelaki bisa menyayangi ibunya, berarti dia bisa menghargai wanita, dan sekarang kam sangat terlihat baik padaku. gerutu isi hati suci.
akhirnya mereka memutuskan untuk menginap d rumah sakit ,karna rumah sakit nya vip, tersedia fasilitas disana untuk dinikmati.
"mas ayo istirahat dulu ini sudah malam, pasti kam juga lelah kan seharian jagain mamah"
"hoaamm, aku ngantuk sekali suci, aku akan tidur dulu mungkin itu akan membuat aku lebih baik"
"heeemm itu lebih baik sayang".
setelah sinar cahaya mentari di pagi hari menebus setiap sudut ruangan, sudah terlihat suci yang menyuapi mamah sinta dengan telaten .
"mah ,habiskan ya makanan nya biar mamah cepet sehat kembali"
"iya sayang, mamah juga sudah sangat bosan disini terus"
tak lama kemudian datanglah dokter yang mau memeriksa mamah sinta, dan kabar baik menimpa mereka.
"waahh ini sih sangat bagus dari perkiraan, ibu pesat sekali perkembangan nya buu, kalo begini nanti sore juga sudah bisa pulang"sambil memeriksa keadaan nya
"tidak usah begitu , ini sudah menjadi tugas kami.klo begiu saya permisi dulu!" dan dengan bahagia nya suci memberi tahu putra yang sedang menghirup udara segar d balkon dekat kamar nya.
" sayang,, aku punya kabar baik . kalo nanti sore mamah sudah bisa pulang"
"benarkah, aku sangat senang sekali suci," sambil memeluk nya.
kini suci dan putra keluar menghampiri mamah nya dan meberikan senyum bahagia
" mah syukurlah bisa pulang hari ini" sahut putra
"iya mamah cepet sembuh karna d urus baik sama menatu mamah" mamah sinta sambil tersenyum sama suci.
tak lama waktu pun sudah sore dan mereka langsung bersiap siap meninggalkan ruangan tersebut, di tuntun dengan kursi roda untuk menuju mobilnya . setelah masuk semua ke dalam mobil dengan sigap pak joko langsung tancap gas, dan akhirnya sampai juga di rumah asri mamah sinta. dengan telaten putra menuntun mamah nya masuk ke dalam rumah langsung membawa ke kamar untuk beristirahat.
"mah ,mamah istirahat dulu ya, nanti kalo ada sesuatu panggil saja putra"
__ADS_1
"baiklah sayang, kau banyak berubah sekarang, lebih perhatian sama mamah" hehe
"mamah sampai kapan pun putra akan tetap seperti ini mah.
"yasudah sanah istirahat ,temui istrimu dan jangan lupa secepatnya mamah mau cucu"
"hem mamah mau cucu kaya yang mau beli krupuk, gak segampang itu mah butuh proses" sembali mengkerutkan kening.
dan putra pun keluar dan menemui istrinya, tapi tak di lihatnya.
"suci,,,, sayang kamu dimna?" suara teriakan putra
"ini sayang, aku lagi di dapur mau nyiapkan makan untuk kamu dan bubur buat mamah" teriakan kecil suci. dan tak lama menunggu makanan sudah beres dan di sajikan di meja makan.
"sayang,, ayo makan dulu, setelah makan trus kamu mandi, aku akan siapkan semuanya"
"baiklah aku sangat lapar sekali".
dengan lahapnya putta makan karna dari kemarin dia tidak merasa enak makan karna setelah mamah nya membaik kini kembali normal, dan tidak lupa di temani istri cantik nya itu. dan suci minta izin untuk ke kamar duluan untuk menyiapkan perlengakan suaminya.
"sayang, aku ke atas duluan ya, mau nyiapin baju ganti kamu".
"yaa"jawaban putra singakt karna sedang mengunyah makanan d mulutnya.
sesampai suci menyiapkan baju suaminya, karna terasa lama menunggu akhirnya suci duluan yang mandi. dan masuklah suci ke kamar mandi unuk membersihkan diri, setelah merasa cukup akhirnya sucipun keluar. dan sudah nampak suami nya di dalam kamar.
"sayang ,maaf mandinya aku dulu, soalnya kamu lama banget"
"iya gk papa sayang, aku mandi dulu ya" dan putra masuk ke kamar mandi dengan telaten membersihkan setiap inci tubuhnya. dan tak butuh waktu lama putra pun keluar. dan pasti yang pertama putra lihat adalah istrinya.
"sayang, sini ambilkan pakaian ku"
"iyaa baik, tunggu sebentar". tpi setelah suci memebri pakaian pada sumai nya itu suci langsung di tarik dan menghadap di dada bidang nya.
" sayang, kayanya ini waktunya unuk memberikan mamah cucu, " bisikan d telinga suci, dan otomatis suci mengeliat karna geli. suci tak menjawab apa2 yang ada dia malu dan gugup karna wajahnya sudah memerah.
__ADS_1