Pernikahan Kedua Ku

Pernikahan Kedua Ku
rumah sakit


__ADS_3

setelah mereka pulang dari kediaman ibunya. tak lama mereka pulang kerumah kediaman ibu sinta, dan tak lama mereka sampai depan gerbang rumah dan memarkirkan mobilnya itu. lalu mereka turun dan berjalan menuju pintu rumah.


"assalamualaikum" suara lembut suci.


dan benar saja ibu sinta sudah menunggu di kursi dekat ruangn keluarga.


"waalikumsalam, kalian dari mana saja sayang mamah sangat kewatir dari pagi keluar rumah jam segini baru datang?" tanya mamah sinta penuh kekewatiran.


"maaf mah setelah selesai kami jalan jalan kami berdua mampir dulu ke rumah ibu, untuk memberitahukan kalo kami akan pindah rumah"


" yasudah kalin makan dulu gih"perintah mamah sinta


"kami suadah makan mah di rumah nya ibu suci, makanan nya enak sekali sampai putra nambah terus . iya kan sayang?" sahut putra sambil tersenyum pada ibu nya.


"yasudah mamah sudah ngantuk karna menunggu kalian , mamah tidur duluan ya". tak lama mereka pun pergi istirahat memasuki kamar masing-masing. dan sebelum tidur suci mandi dulu karna seharian jalan jalan d luar rumah, setelah beres mandi dan keluar dri kamar mandi langsung melaksanakan sholat isya.


"sayang kamu mandi dulu gih badan kamu sudah bau asem"sambil menutup hidungnya


"enggak ko badan aku gak bau" sambil mencium aroma tubuh nya.


suci hanya tertawa melihat suami nya. tak lama putra masuk kamar mandi. kini suci sudah berbaring di ranjang nya karna sudah lelah dan langsung tertidur sangat pulas. setelah putra selesai mandi dan keluar sudah melihat suci yang sudah tertidur.


"kamu pasti sangat lelah suci" sambil mengusap2 rambut nya dan mencium keningnya. tak lama setelah berpakaian putra pun ikut tidur di sebelah suci dan mereka tidur sanagat nyeyak sekali sampai bertemu fajar kembali.


akhirnya subuh pun tiba dan suara adzan membangunkan tidur suci.


"hoaamms , aku masih terasa ngantuk sekali" sembari bangun dan mengeliat.


lalu suci bangkit dari ranjang nya dan berjalan menuju kamar mandi , setelah melepasakn pakaian nya suci mandi dan setelah selesai mandi langsung berwudhu dan keluar menuju tempat sahalatnya dan menjalankan kewajiban nya. setelah selesai sholat dua rakaat nya itu langsung berdiri dan melipat mukena nya. lalu berjalan menghampiri suami nya untuk membangunkan nya.


"sayang bangun ini sudah pagi" sambil menggoyah goyahkan tubuh besar nya itu, tpi putra malah menggeliat.


"heemm aku masih ngantuk suci"suara serak dan malas putra.


"tpi ini sudah pagi , waktunya sholat !! cepat mandi aku akan siapkan pakaian kantor mu setelah itu aku akan siapkan sarapan".


dan akhirnya putra pun bangun dan melangkahkan kakinya ke kamar mandi sambil ngoceh

__ADS_1


"pagi pagi sudah d bangunin dan mendengarkan cerewetan nya istriku". suci yang mendengarnya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. baju kantor putra sudah di siapkan di atas kasur, lalu suci pergi dan turun menuju dapur unuk menyiapkan sarapan.


"selamat pagi bi" sapa suci kepada ART nya itu, suci memang selalu ramah dan baik kesetiap pembantu nya


"selamat pagi juga nyonya, nyonya mau bantu bantu bibi ? biar bibi saja yang kerjakan nyoya duduk saja "


"tidak bi, biarkan suci membantu bibi ,lagi pula ada tanggung jawab suci yang harus d kerjakan , yaitu melayani suami suci dengan harus menyiapkan semuanya"


"baik nyonya, tuan muda beruntung sekali mendapatkan istri sebaik dan secantik nyonya". tanpa mereka sadari ternyata putra mendengarkan perbincangan mereka sampai putra pura2 berdehem


"ekheem, ekheem, asyik banget ngobrolnya" dehem putra, dan mereka pun sangat kaget


"ehh syang, mengagetkan saja, ayo sarapan dulu!! bi mana mamah sinta ko belum kesini?


"iya nyonya biar bibi panggilkan dulu". dan bi sumi menuju kamarnya dan memanggil mamah sinta.


"nyonya , den putra sama nyonya suci sudah menunggu di meja makan untuk sarapan.!! tapi tidak ada sahutan di kamar mamah sinta. akhirnya bi sumi membuka pintu untuk memanggilnya kembali dan betapa kagetnya melihat mamah sinta sudah teregeletak di lantai


"nyonya ,nyoa kenapa? nyonya baik2 saja kan?"" kepanikan sangat terlihat di wajah bi sumi dan bi sumi keluar kamar untuk memberi tahu putra dan suci.


"den , nyonya, anuuu,,,, anuuu nyonya tergeletak di lantai makar".


"mah bangun mah, mamah kenapa?" mahh bagun mah,!!! bi tolong pak joko siapkan mobil dan tinggu di gerbang kita akan bawa mamah ke rumah sakit!!"


tanpa pikir panjang putra mengendong mamah nya dan keluar dri kamar nya untuk langsung di bawa kerumah sakit. setelah sampai di gerbang mobil sudah siap tancap gas.


"pak joko bawa mobil, anatrkan kita kerumah sakit!!perintah putra sambil menidurkan mamah nya di dalam mobil.


"sayang aku boleh ikut, aku sanga kwatir sama mamah".


"iya boleh, cepat naik!!" dan mereka kini langsung memajukan mobilnya dan menuju rumah sakit. di perjalanan suci bertanya pada putra atas sebab mamah sinta sampai pingsan.


"sayang mama kamu kenapa ko pingsan sperti ini?"


"mamah punya penyakit jantung suci, makanya aku selalu nurut dan gak bisa nolak kalo di suruh mamah, dan akibatnya selalu seperti ini, pasti kambuh lagi"dengan nada sedihnya putra.


"sayang yang sabar ya, pasti mamah akan baik baik saja, tidak akan ada terjadi apa apa sama mamah kamu, tenanglah".

__ADS_1


sambil mengusap ngusap punggung putra. tak lama di perjalanan akhirnya sampai juga di rumag sakit Harapan.


mereka langsung turun dan langsung perawat menghampiri mereka dengan membawa belangkar,


"cepat bawa mamah saya dan lakaukan pengobatan terbaik" bicara sambil mendorong belangkar yang sudah berbaring mamah sinta d sana untuk menuju ruangan. setelah sampai d ruangan putra dan suci d cegat oleh dokter.


"sebaiknya kalian tunggu di luar saja, biarkan kami bekerja dengan konsentrasi".suara dokter di sembrang sana.


"baik dok tolong beri pengobatan terbaik buat mamah saya".


setelah mereka duduk d ruang tunggu suci menghampiri putra lalu menyodorkan sebungkus roti dan air mineral.


"sarapan dulu sayang, sarapan kamu kan tadi tertunda".


"tidak suci, aku gk mau makan aku kepikiran mamah, aku takut akan terjadi sesuatu pada mamah". suara yang lemah dan pilu


"kalo kamu gk mkan, trus ikut sakit siapa yang akan mengurus mamah"bujuk suci.


"heem kamu benar, tpi sini kamu ikut makan ya!". dan mereka memakan sarapan roti dan air mineral yang di bawa suci tadi. satu jam stengah mereka menunggu dokter kelurar. dan pintu ruangan terbuka , dan langsung dokter menjelaskan keadaan mamah nya tersebut


"tuan, ibu anda spertinya kelelahan, tapi kalian jangan kwatir ibu anda sudah saya atasi , mungkin harus d rawat inap dulu selama 3 hari disisni."


"benarkah dok.? baiklah rawat saja jika itu yang terbaik.


"kalo begitu saya permisi dulu"pamit dokter kpada putra.


"apa boleh saya masuk dok"tanya putra


"yaa tentu saja, tpi dengan alasan jangan lama2 biarkan ibu anda istirahat.


"baiklah dok terimakasih".


tak menunggu lama suci dan putra masuk ke dalam ruangan.


"mah bangunlah putra sangat takut dan kwatir melihat mamah seperti ini" putra yang memegang tangan lembut dan memandang penuh dengan ketulusan mamah nya itu. lalu suci menghampiri putra dan berkata .


"sayang kamu yang sabar yaa, mamah pasti baik2 saja!! jangan seperti itu biarkan mamah istirahat dulu biar keadaan nya cepat membaik.

__ADS_1


"aku takut suci, hanya mamah yang ku punya saat ini karna papah sudah meninggalkan kami lebih dulu" sambil terisak tangisan nya.


"husss jangan bicara seperti itu, kan ada aku yang akan selalu menemani dan menjaga mamah dan kamu" sembari mengusap pundak putra ,dan putra memeluk suci hanya untuk butuh ketenangan.


__ADS_2