Pernikahan Kontrak CEO Cantik Dan Dokter Tampan

Pernikahan Kontrak CEO Cantik Dan Dokter Tampan
Yang bocil harap minggir dulu


__ADS_3

yang bocil boleh di skip ya ๐Ÿฅฐ khusus 18 plus dulu ..


Nay mengerjap kan matanya. ia sadar bahwa Yoga tak berada di samping nya, perlahan Nay bangun dari tempat tidur itu. ia sudah tahu pasti Yoga berada di dalam kamar mandi. dan kebetulan Yoga tak mengunci kamar mandi karena ia pikir Nay pasti sudah tidur. perlahan Nay membuka pintu kamar mandi tanpa mengeluarkan suara. sedikit pun.


" ehemm... " Nay sengaja berdehem kala melihat Yoga tengah berendam di dalam bak mandi sambil memejamkan matanya. Yoga yang kaget refleks berteriak


" akhh... Nay, kenapa tak ketuk pintu" ucap Yoga.


" hmm.. aku pikir disini tak ada orang" jawab Nay santai.


" cepat keluar sekarang. kau tak lihat aku sedang mandi " ujar Yoga.


" kenapa mandi lagi? bukankah tadi kau sudah mandi? " tanya Nay.


Nay pun mendekat ke arah bak mandi secara perlahan. ia meletakan dagu nya di tepi bak mandi yang sedang Yoga gunakan itu. Yoga berendam di dalam air sabun, sehingga tubuhnya yang terendam tak kelihatan dari luar.


" Nay, aku sedang mandi. apa yang kau lakukan disini" ucap Yoga.

__ADS_1


" hmm.. Yoga waktu aku mengobrol dengan ibu di rumah sakit, kau tau apa yang ibu bilang? katanya kau dan Willy sangat dekat. bahkan ibu bisa melihat jika kalian punya gelagat aneh " ucap Nay. Yoga nampak kaget mendengar ucapan Nay. Yoga bukanlah orang yang bodoh sehingga ia langsung paham kemana arah percakapan ini.


" kau tak bilang aku hom* kan " ucap Yoga


" hmm.. entahlah, awal nya aku pikir kau tak mungkin seperti itu. tapi setelah aku lihat kau tak merespon sama sekali saat aku menggunakan gaun malam ini. aku jadi percaya bahwa kau dan Willy " Nay pun tak melanjutkan perkataan nya. Yoga yang tersulut langsung mengubah cara bicara nya.


" kau tau kenapa aku tak ingin menatap mu menggunakan gaun malam itu? karena aku ini lelaki. dan aku juga punya nafs*. aku pikir terlalu cepat bagi kita tidur bersama karena kita baru kenal selama sebulan. tapi sepertinya kau sangat ingin, apalagi kau sampai menuduh ku dan Willy " ucap Yoga dengan suara serak khas lelaki. Nay hanya diam. saat ini ia benar benar merasa gugup saat melihat perubahan Yoga.


Yoga kemudian mengangkat dagu Nay menggunakan tangan kiri nya. perlahan ia mendekatkan wajah nya dengan wajah istrinya itu. hingga akhirnya bibir mereka benar benar menyatu. Yoga ******* bibir Nay dengan lembut dan dengan durasi yang cukup lama. Nay yang awalnya kaget seiring waktu bisa menyeimbangi cium*n suaminya itu.


" kau yakin ingin melakukannya sekarang? " tanya Yoga saat ia telah melepas pangutan nya. sementara Nay hanya diam menahan malu. wajah Nay sudah bersemu merah saat ini.


Yoga keluar kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang menutup bagian pinggang sampai lutut nya. sementara Nay sudah berbaring di atas ranjang dengan hampir seluruh tubuhnya di tutupi selimut.


Yoga perlahan mendekat ke arah winda. ia menarik selimut itu secara perlahan hingga Nay yang bersembunyi langsung kelihatan. Yoga menaiki tubuh Nay dengan menopang tubuhnya menggunakan kedua tangan nya. sehingga ia bisa menatap mata gadis itu. ia kembali mendekatkan wajahnya dengan wajah istrinya. mereka kembali bercium*n, kali ini dengan durasi yang cukup lama, hingga tangan yoga perlahan menaikkan gaun yang Nay gunakan hingga ke atas dada nya.


" Nay aku tak punya kond*m " ucap Yoga.

__ADS_1


" aku sudah minum obat pencegah kehamilan." jawab Nay dengan malu. kali ini muka nya benar benar bersemu merah. Yoga tersenyum penuh arti ke arah Nay.


" ternyata kau sudah menyiapkan semuanya " ucap yoga. Nay diam tak menjawab. karena sudah tak tahan, Yoga membantu melepaskan gaun yang gadis itu kenakan hingga Nay benar benar tak menggunakan sehelai benang pun. Yoga tak berkedip saat memandang tubuh polos istrinya itu.


Yoga kemudian bermain di dua gunung kembar milik Nay. ia menghis*p dan ******* kedua gunung itu hingga Nay mendes*h kecil. Yoga semakin semangat kala mendengar desah*n istrinya. tak lupa ia meninggalkan jejak jejak kepemilikan nya di bagian leher dan dada Nay.


jil*tan Yoga turun ke perut, kemudian turun lagi ke bagian pah* Winda, membuat perempuan itu menggelinjang karena geli. kali ini Yoga benar benar tak bisa lagi menahan hasrat nya. ia membuka handuk yang melilit bagian pinggang nya, hingga nampaklah alat tempur Yoga yang sudah menegang. Yoga mencoba memasukkan pistol nya ke dalam goa milik Winda.


" akhh... sakit sekali " ucap Winda sambil menatap Yoga.


" aku akan lebih lembut" sahut Yoga. Yoga kembali memasukkan pistol nya hingga pistol itu telah masuk sempurna ke dalam goa milik Nay. Yoga mendiamkan sejenak senjata nya di dalam goa Winda, sebelum akhirnya menggoyang pistol itu secara perlahan.


Nay terus mendes*h keenakan sehingga membuat Yoga makin bersemangat memompa miliknya. dan akhirnya sesuatu yang dari tadi tertahan pun dilepas. keduanya sama sama keluar secara bersamaan. tak tau sudah berapa kali mereka mengulang kegiatan itu, yang jelas mereka berdua baru bisa tidur setelah jam menunjukkan pukul 4 pagi.


......โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ......


hayy readers sekalian ๐Ÿ˜..

__ADS_1


jika kalian membaca novel ini jangan lupa tinggalkan like dan komennya agar Author makin semangat up..


terimakasih para ayangg๐Ÿ˜๐Ÿ‘‹..


__ADS_2