Pernikahan Kontrak CEO Cantik Dan Dokter Tampan

Pernikahan Kontrak CEO Cantik Dan Dokter Tampan
Dua Pilihan.


__ADS_3

pagi ini Yoga tengah siap siap ingin berangkat ke perusahaan Nugroho group. perusahaan ini bergerak di bidang properti. perusahaan Nugroho sudah berdiri selama 50 tahun, perusahaan yang di rintis Antonio Nugroho saat ia masih berstatus lajang.


dan disinilah Yoga berdiri, di depan gedung yang tingkatnya mencapai 60 lantai. Yoga langsung masuk menuju ke meja resepsionis.


" mba, bisa bertemu dengan nona Winda? " tanya Yoga pada 2 wanita yang tengah berjaga di meja resepsionis.


" maaf tuan, apa anda sudah melakukan janji temu? "


" belum, tapi dia yang meminta saya datang kemari " jawab Yoga.


" apa nama anda tuan Prayoga? " Yoga hanya mengangguk.


" baiklah, mari ikut saya. saya akan mengantar anda menuju ruangan nona Winda ". gadis itu mengantar Yoga menuju lantai teratas, di mana lantai itu memang di khususkan untuk CEO mereka.


di depan pintu ruangan Winda terdapat meja kerja Roy sekretarisnya, Roy pun mengantar Yoga memasuki ruangan Winda.


" maaf nona, tuan Yoga sudah sampai." ucap Roy.


" tolong tinggalkan kami berdua "


" baik nona " Roy langsung meninggalkan Winda dan Yoga di ruangan itu.


" lama tak berjumpa, mungkin sekitar seminggu berlalu " ucap Winda. Yoga nampak berfikir, siapakah gadis yang tengah duduk di depan nya ini.


" mari kita duduk di sofa. kita ngobrol di sana saja " sedetik kemudian Yoga langsung ingat. gadis ini adalah orang yang membantu nya masuk ke dalam gedung rumah sakit saat malam anniversary itu.


" oh aku ingat " ucap Yoga. Winda tersenyum mendengar perkataan Yoga.

__ADS_1


" nama saya Naywinda. malam itu kita belum sempat berkenalan."


" iya, nama saya Yoga" .


" saya tau, Prayoga Ningrat " Yoga terdiam saat mendengar Winda menyebut nama lengkap nya.


" kenapa nona meminta saya datang ? "


" Yoga kau mau menikah dengan ku? " tanya Winda tanpa basa basi. Yoga kaget mendengar pertanyaan Winda.


" maaf nona, saya bawakan 2 gelas kopi " ucap Roy yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan.


" letakan di atas meja ini " sahut Winda. Roy meletakkan kopi di atas meja, lalu ia kembali ke luar.


" maaf nona apa saya tak salah dengar? " tanya Yoga memastikan saat Roy telah keluar dari sana. Winda menggeleng pelan.


" aku serius. apa kau mau menikah dengan ku?"


" ibu Nurwati. pasien di ruang UGD lantai 14. apa kau kenal? " tanya Winda.


" apa maksud anda? "


" beliau masih kritis. saya bisa saja menyuruh pihak rumah sakit menghentikan perawatan terhadap ibu Wati. dan saya juga bisa memblokir nama ibu Wati di seluruh rumah sakit yang ada."


" kau mengancam ku? " Yoga memastikan.


" tidak. aku hanya memberi mu pilihan. menikah dengan ku atau kau bisa menolak dengan resiko yang sudah aku bilang barusan" ucap Winda.

__ADS_1


" kenapa harus aku? masih banyak laki laki lain di luar sana "


" aku ingin menikah dengan laki laki yang jelas bibit bebet bobot nya. kau tampan, berkarisma. kau juga pintar dan berpendidikan" Winda mengambil secarik kertas di atas meja nya.


" ini kartu nama ku, telpon aku jika kau berubah pikiran " ucap Winda sambil menyerahkan kertas itu pada Yoga. Winda pun memasukkan kertas itu ke dalam kantong baju Yoga karena lelaki itu tak menerima kertas yang ia berikan.


Yoga langsung meninggalkan ruangan beserta kantor Winda tanpa menyeruput kopi yang telah di bawakan oleh Roy barusan. sepeninggalan Yoga, Roy pun masuk menghampiri Winda.


" apa anda benar benar akan mencabut perawatan untuk ibu Wati? " tanya Roy.


" Roy, aku masih punya hati nurani. aku tak mungkin mencabut perawatan bagi pasien yang tengah kritis. tapi, cuma dengan cara ini aku bisa mendapatkan Yoga."


" anda bisa mencari lelaki lain nona "


" aku tak mau yang lain, aku hanya mau Yoga " sahut Winda.


" jangan bilang kau menyukai ku " tanya Winda dengan tatapan tajam nya.


" mana mungkin, anda tau sendiri saya sudah tunangan. dan 3 bulan lagi saya akan menikah." jawab Roy cepat.


" bagus lah kalau begitu. sekarang cepat kembali kerja. jangan harap kau dapat bonus jika malas malasan begini "


" baik nona Winda " sahut Roy pasrah.


...☘️☘️☘️...


haii readers... dukung karya baru Author ya 😍😍

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan like dan komen nya jika kalian membaca novel ini..


makasih para ayanggg... 🤭


__ADS_2