Pernikahan Rahasia Anak Sekolah

Pernikahan Rahasia Anak Sekolah
bab 3


__ADS_3

Dua hari telah berlalu, Lyra yang sudah sembuh pun hari ini masuk sekolah. Motornya juga sudah diantar oleh tukang bengkel.


"Akhirnya gue sampai juga dengan selamat" Ucap Lyra setelah sampai di parkiran sekolah.


Tiba-tiba datang seorang laki-laki, siapa lagi kalau bukan Rio yang akan menagih janjinya.


"Udah sembuh aja loe, jangan lupa ya nanti malam gue jemput" Ucap Rio dengan senyum yang menakutkan.


"Is baru juga masuk sekolah sudah main ngajak pergi aja" Jawab Lyra.


"Ya udah kalau gak mau gue laporin polisi aja" Jawab Rio dengan santainya.


"Iya-iya gue mau, udah puas loe. Minggir-minggir gue mau masuk" Ucap Lyra segera pergi dari situ.


"Tunggu saja cewek bar-bar gue bakal buat loe mendesah dibawah kunjungan gue" Batin Rio dengan seringai licik.


...****************...


Tiba di kelas Lyra langsung menghampiri Dewi untuk menanyakan tugas hari ini. Lyra yang memang tidak tahu langsung saja mengambil buku Dewi.


"Eeittss,, wani piro?" Ucap Dewi menirukan iklan di televisi.


"Ya ampun wi waktunya mepet nih, nanti buk Rida keburu masuk. Nanti gue traktir makan deh di kantin"mohon Lyra pada Dewi.


"Ya udah nih, cepetan ya sepuluh menit lagi belajar bunyi, masih banyak tuh yang belum kamu buat" ucap dewi.


Sepuluh menit kemudian Lyra sudah selesai, tepat Lyra memberikan buku kepada Dewi buk Rida langsung masuk ke kelas.

__ADS_1


"Anak-anak kumpulkan PR kalian di depan sekarang, ibu mau mengecek siapa saja yang tidak mengerjakannya" Ucap buk Rida tegas.


Semua anak mengumpulkan tugas mereka masing-masing, tak ada satu pun yang tidak mengerjakannya.


"Bagus semua sudah mengumpulkannya. Sekarang kerjakan soal halaman 35-36, ibu akan mengoreksi tugas kalian."


Semua murid mengerjakan tugas yang diberikan oleh buk Rida, tidak ada yang berisik sedikitpun di dalam kelas. Setelah mengerjakan tugas bel istirahat berbunyi.


teeet, teeeet,,


"Hufft akhirnya istirahat juga, gak kebayang kalau jadi menantu buk Rida. Galak banget orangnya, apa lagi anaknya sekolah disini. Gak mau deh gue punya mertua kayak gitu" Ucap Dewi yang pura-pura merinding.


"Ah loe mah suka banget ngatain guru, dosa tau" Balas Lyra.


Dewi hanya nyengir kuda mendengar jawaban Lyra.


Dewi pun langsung memesan makanan di ibu kantin.


"Buk mie ayam dua sama es jeruk dua ya"ucap Dewi


"ok neng, ditunggu ya"jawab ibu kantin.


Sambil menunggu pesanan datang Lyra memilih membaca novel di aplikasi handphonenya, tiba-tiba Rio datang mengambil handphone itu.


"Ya elah bacain apa loe, cinta-cintaan kayak gini. Loe kepingin ya kayak di dalam novel ini?" Ucap Rio dengan senyum mesumnya.


"apaan sih loe, main ambil aja punya orang. Suka-suka gue lah mau baca apa, kok loe yang sibuk" Sewot Lyra.

__ADS_1


"Ihh pasti loe kepingin ciuman kayak di novel itu, udah jelas muka loe sangean.hahaha" Ucap Rio yang di iringi tawa.


"Dasar otak udang, yang ada elo tuh yang sangean" Balas Lyra tidak mau kalah.


Dewi yang melihat itu pun langsung melerai mereka.


"Hey minggir-minggir gue mau lewat, suka banget sih gangguin temen gue. Kalau suka ngomong aja jangan cari masalah" Ucap Dewi langsung duduk di tengah-tengah mereka.


"Is amit-amit" Jawab mereka serempak.


"Nah kan kalian aja jawabnya barengan, pasti nanti kalian berjodoh"


"Aamiin" Jawab Aldo yang tiba-tiba nimbrung duduk.


"Ah elo mah nimbrung aja sukanya" ucap Rio kesal.


"Hahah, lah di Aamiinin kok kesel. Sudah ini baksonya di makan nanti keburu masuk lagi" Aldo pun langsung memberikan bakso kepada Rio.


Sudah tidak ada perdebatan lagi, kini mereka makan dengan tenang sampai bel masuk pun berbunyi lagi.


"huuufttt masuk lagi, padahal baru aja makan" Lyra tampak menghembuskan nafasnya kasar.


"Udah masuk aja, dasar anak IPS malas belajar" Ejek Rio yang langsung melesat pergi.


"RIOOOO...., dasar cowok gak jelas" Teriak Lyra yang malah di tertawakan Dewi.


"Udah ra masuk aja yok nanti pak Doni masuk"

__ADS_1


Mereka pun langsung keluar dari kantin dan masuk ke kelas.


__ADS_2