
crita ini hanya kata kata yg saya buat untuk menumpahkan imajinasi dan luka dalam crita ini akan banyak kisa pilu dan cinta yg akan menemani sepi kalian
algino givano pewaris tunggal GVN group yg berusia 30 tahun yg masih melajang karna dendam yg blum terbalas kan
_______________
"masuk!" ucap pria yg sedang serius membaca map di tangan nya
"pak, akan ada meiiting dengan perusahaan ××××× nanti siang setelah jam makan " ucap sekertaris pria
"baik, ada yg lain? " ucap algino tegas
"tidak ada pak, saya permisi " ucap Faro sopan
Faro pun dengan tergesa-gesa kluar dari rungan bos nya
'ruang algino'
algino yg selalu serius dan tegas dalam bekerja menjadikan nya di segani dan di takuti oleh banyak orang.
"Fero masuk!" ucap gino dingin
setelah telpon terputus sesorang masuk dengan tergesah gesah
"ada apa pak? " tanya Fero dengan raut serius
"kapan dia pulang dari luar negri? " tanya gino menatap Fero dengan tajam
"putri musuh anda akan pulang ke Indonesia besok siang "ujar Fero dengan lancar
" lalu? stelah itu dia akan bekerja di mana? "tanya lg gino pada fero
" beliau akan bekerja di bar milik orang tua nya sebagai DJ dan pemilik club malam tersebut "jawab Fero
" baiklah , kembali bekerja "ucap gino tegas
setelah Fero kluar dari rungan gino
" hmm, Balas dendam akan segera di mulai mah, pah aku akan membalaskan dendam kalian pada kluarga licik itu stelah itu aku akan membuat mreka tak bisa berdiri lg, hahahahahah"tawa gino dengan seringai kejam nya
"aku tak akan melepas mu, salsa renendra " gino mulai fokus pada pekerjaan nya lg masih dengan senyum mengerikan nya
⛅ke esokan hari nya ~
seorang gadis muda dengan body ba seorang model
salsa renendra berumur 23 tahun turun dari helikopter pribadi kluarga nya dengan elegan
"mah, pah aku kangen " ucap salsa menghampiri orang tua nya
"kami juga kangen sama kamu nak " ucap sang mamah memeluk putri sulung nya
"sebaik nya kita harus cepat pergi, sbelum terlambat " ucap sang ayah bernama zico
"apa dia masih berniat balas dendam? " tanya salsa menatap serius sang ayah
"iya, ayok kita pulang kamu juga harus istirahat na" ucap zico
__ADS_1
kluarga kecil itu lasung pulang dengan mengendarai mobil Sport dengan kawalan ketat yg mengekor
tentu itu bukan polisi
'kantor GVN Group '
di salam kantor gino sedang berbicara serius dengan orang suruhan nya
"bagai mana? " tanya gino dengan serius namun selalu berwajah datar
"bliau sudah kembali ke Indonesia tuan, kami sudah memata matai nya dan mengambil gambar bliau tuan " ucap anak buah gino menunduk
"mana poto nya? " tanya gino penasaran dengan wajah musuh nya yg skarang
"ini tuan " ucap anak buah gino menyodorkan hanpon nya kepada gino dengan poto wanita di layar nya
"hmm, jadi dia yg akan mati di tangan ku " gumam gino dengan senyum maut nya
"Pergilah siap kan yg lain untuk menyamar di club malam black club
" baik taun "ucap nya sembari menunduk pada algino dan Fero yg senan tiasa berdiri dan menyimak dengan wajah datar nya
" Fero kau juga ikut dengan ku nanti malam "ucap gino tampa menoleh ke arah Faro baik tuan
" baik tuan"ucap Fero dengan membungkukkan badan nya lalu melangkah kluar rungan gino
stelah ruangan gino kosong
"kita lihat siapa yg akan mati dan bertumpah darah nanti, aku atau kau " ucap gino dengan hayalan kejam nya
kluarga ciko yg dengan berkumpul di ruang kluarga dengan penjagaan anak buah ciko yg di kanan dan di samping
"apa kamu serius ingin berkerja di Club malam itu? "
"iya aku yakin yah " ucap salsa dengan yakin
"knp kamu harus repot repot jadi Dj di club malam mu? bukan nya club itu akan jadi milik mu jadi kamu gk usah repot repot untuk nge DJ"ujar sang mamah Gita
" aku bosan mah, aku kan baru pulang dari Amerika jadi aku blum mengenal jakarta dengan baik pah mah, lg pula kalian lupa siapa anak kalian ini? "ucap salsa membela diri nya
" haaah kamu memang keras kepala nanti akan ada yg menyamar di club kamu untuk menjaga kamu "ucap ciko dengan tegas
" apa? brati blh? "tanya salsa dengan mata berbinar
" kamu terlalu keras kepala kalau di kekang "ujar sang ibu
" aku kan duplikat kalian "ujar salsa sambil melarikan diri dengan tertawa riang
" liat yah anak kamu "ujar mamah Gita
" anak kita sudah besar biar kan dia memilih jalan yg menurut nya benar, kita sebagai orang tua hanya bisa mendukung "ujap ciko melihat tingkah laku anak nya
Gita hanya tersenyum mendengar perkataan sang suami
'Kamar salsa'
" haaaah, datang ke Jakarta bukan nya tenang malah jadi buronan si gila, ku kira dia sudah lupa dengan ke jadian bertahun tahun yg lalu "gumam salsa yang sudah brada pada ranjang nya
__ADS_1
salsa mengecek hanpon nya melihat bebrapa pesan masuk
" aku butuh bakat mu "salah satu isi pesan berbahasa asing
" aku sudah pulang "balas salsa
beberapa saat pesan itu terbalas
" baik lah, aku akan mencari orang lain "setelah melihat pesan itu salsa langsung menutup hanpon nya
" lebih baik aku beristirahat untuk nanti malam "gumam salsa memejamkan mata nya
'jam 11 malam🌙'
'uhhh kamu sangat sexy malam ini salsa " ucap salsa sambil membolak balikan dirinya di depan kaca
salsa yg memakai gaun malam yg agak tertutup namun memperlihatkan pundak dan sedikit dada nya ,panjang gaun tersebut sampai paha mulus nya
salsa pergi dengan mobil merah hadiah dari sang ayah untuk nya
tak begitu lama untuk sampai di club malam nya yg cukup ramai juga nomer 5 di jakarta
"uhhh club nya ramai ,club black aku tiba " ucap salsa melangkah masuk dengan angun
"selamat datang nona salsa, anda di tunggu manajer " ucap satu playan yg sengaja menunggu salsa di depan pintu masuk club
"baik lah, tunjukan aku rungan manajer mu " ujar salsa dengan nada dingin nya
"silahkan nona " ujar sang playan sambil menunduk
salsa yg sudah ada di depan pintu salah satu club malam nya di dengan di buka kan pintu oleh playan yg mengatar nya lalu playan itu pergi entah kemana
"mari nona salsa " ujar pria muda yg berumur 29 itu mbungkukan badan nya
salsa langsung duduk tampa mengucapkan apapun
"jadi kamu menejer club ku? " tanya salsa dengan wajah datar dan suara dingin nya
"i-iya nona stelah nona ada disini saya akan menjadi sekertaris nona " ucap pria itu sedikit gugup
"baiklah senang bisa bekerja bersama mu " ucap salsa dengan senyum pemikat nya
pria yg selalu di sebut vian itu terpanah melihat senyum salsa yg manis dan cantik menurut nya
"saya juga senang bisa bekerja sama dengan nona..... " ucap vian berhenti
"pangil saja aku salsa " ucap salsa menyodorkan tangan nya
"baik lah no~maksud saya salsa, pangil saja saya vian " ucap vian sembari membalas uluran tangan salsa
uluran tangan itupun terlepas
"baiklah vian..... "
____________________________
pisau luka
__ADS_1