
pagi hari musion givano
hari ini hari minggu yang slalu gino manfaatkan untuk berolahraga membentuk tubuh atleast nya dengan pikiran yang kacau gino menyudahi acara Gym nya
sembari mengusap kringat dengan handuk kecil yang sudah basah oleh kringat nya , gino memegang hanpon sembari menempel kan nya di tlinga nya hinga bunyi sambungan terdengar
"Dimana dia? " Tanya gino dengan nada datar
sembari berjalan ke arah sopa yang tersedia di ruang gym nya
"bliau sedang brada di taman tuan di temani sekertaris pak ciko" lapor orang suruhan gino, yang sedang mengawasi salsa kemana mana
"emm baiklah, jika mereka lengah culik dia bawa ke pulau tersembunyi kita " ujar gino langsung menutup sambungan nya sepihak
gino meutar mutar hanpon nya sambil tersenyum mistis dengan poto terpang pang di layar hanpon nya.
"baiklah nona kita akan memulai penderitaan mu, yang memang pantas kau dan kluarga mu dapatkan" gumam gino menyeringai
gino merasa lengket dengan tubuh nya, dengan cepat dia bergegas kekamar mandi , Melirekskan tubuh nya dari olahraga tadi
dengan stelan santay gino kluar mengunakan mobil sport berwarna hitam nya dengan kecepatan rata rata gino meme belah jalanan ibu kota yang agak padat di pagi hari
di dekat bandara gino langsung turun dari mobil nya sebelum turun gino menelepon sesorang untuk mengambil mobil nya
"semua sudah siap? " tanya nya pada asisten nya yang tak lain adalah Fero
"sudah pak semua sudah siap, bliauw juga sudah ada di dalam kami juga sudah menyediakan penghulu dan juga sudah mendaftar beliau dan anda dengan mencari data bliaw juga buku KUA nya sudah kami ambil tuan walau degan sedikit hambatan dan hampir kebocoran " jelas Fero panjang lebar dengan tegas
"bagus, urus prusahaan ku sampai aku kembali, jangan lupa jangan sampai ada yang tau aku menghilang atau pergi kluar negri itu akan membuat ciko sialan itu curiga padaku" ujar gino tegas
__ADS_1
setelah mengucapkan itu gino langsung berlalu pergi memasuki helikopter pribadinya yang di sembunyikan
dengan perjalanan yang cukup jauh juga memakan waktu yang cukup lama akhirnya helikopter gino sampai pada pulau pribadinya yang penuh dengan anak buah berbakat yang slama ini di sembunyi kanya pada seluruh dunia
gino sengaja membawa salsa, pada pulau pribadinya agar tidak mudah di lacak atau di cari apalagi dia tau salsa akan melakukan segala cara untuk kabur dari dirinya, dengan membawa salsa pada pulau nya dia akan aman dari musuh atau lacakan anak buah nya karna sebelum salsa di bawa , salsa di gantikan pakaiannya dengan yg baru hingga ke perhiasan nya pun di ganti
"bawa dia ke kamar ku" ucap gino setelah turun dari helikopter nya
"baik tuan"anak buah gino dengan patuh nya membawa salsa pada kamar tuan nya
gino yang masih di luar melihat sang peng hulu juga pingsan memerintahkan beberapa anak buah nya untuk membawanya pada kamar tamu
setelah semua urusan gino pada anak buah nya untuk menjaga pulau selesai gino memutuskan untuk masuk ke kamarnya beristirahat
gino yang baru masuk melihat salsa yang sudah sadar dengan tangan dan kaki juga mulut terikat hingga susah bergerak, gino langsung mendekati nya dan tersenyum saat melihat ketakutan di wajah salsa
" kenapa sayang? wajah mu begitu ketakutan"ujar gino yang sudah di dekat salsa yang hanya menjawab dengan gelengan
salsa yang mendengar itu langsung menagis salsa yang tau akan maksud nya membahagiakan brati memberi penderitaan
"ya ampun kenapa harus seperti ini " bantin salsa masing dengan tangisan nya
"jangan menagis sayang, kamu tau? jika melihat mu menagis entah mengapa...... itu membuat ku sangat bahagia hingga terbang ke langit "ucap gino langsung merebahkan tubuh nya di sebelah salsa yang menagis
karna salsa yang trus menagis mengganggu tidur gino dengan mencengkram kedua pipi sasa degan satu tangan nya " aku ingin tidur jika kau trus menagis, aku akan membuat mu berdarah juga kluarga brengsek mu"ujar gino sedikit membentak, gino langsung Memungungi salsa yang terlihat sedang menahan tngis nya brusaha tidur dengan tubuh yang masih trikat tali
⌚pagi hari di pulau🔗
pagi hari di pulau gino terlihat gino yang sudah memakai jas juga dengan menjabat tangan orang di depan nya sembari mengucapkan kata sakral, setelah itu gino menandatangani buku nikah nya ,gino yang sudah dah menjadi suami dari salsa langsung memerintah kan penghulu yg tadi di bawanya di tembak hingga mati
__ADS_1
sebenarnya penghulu yang di bawa gino , penghulu yang suka mengorupsi uang dari beberapa kantor kecil nya
gino yang sudah sah menjadi suami sah salsa langsung pergi ke dalam kamar untuk meminta salsa menandatangani buku nikah mereka
"hay sayang apa kabar mu? aku suami sah mu sekarang ini buku nikah mu cepat tanda tangani" ujar gino meyodorkan buku nikah pada salsa yang masih trikat seperti sebelum nya
salsa yang sama sekali tidak bergeming tetap menatap lantai di bawah nya tampa mau menatap gino yg memegang buku nikahnya
"ouh aku lupa , sini aku buka dulu ikatan tangan mu" ujar gino dengan wajah pura pura polos nya langsung membuka ikatan tangan salsa , salsa yang sudah terbebas dari tali nya hanya diam dengan memegang siku dari tangan masing masing
"ayo tanda tanganni ini" ujar gino menujuk kertas yang harus di tanda tangani
salsa yang melihat sekilas lalu menggeleng kuat lalu menundukkan kepalanya kebawah lantai, gino yang melihat penolakan itu langsung menarik rambut salsa dengan kencang hingga salsa mendongakan kepalanya menatap wajah gino yang menampilkan urat di lehernya
"ku bilang tanda tangi-tanda tangani!!! kau mau? kluarga mu tau bahwa kita sudah menikah walau hanya agama, jika kau mau melihat kluarga mu menderita karna mu itu tidak masalah bagiku" tags gino yang masih menarik rambut salsa dengan kencang hingga melihat air mata jatuh , salsa yang mendengar itu langsung menggeleng dengan air yg turun deras di klopak mata nya
salsa yg langsung menandatangani buku nikah itu langsung menagis tampa suara
"bagus, jadi lah budak ku yang penurut " ucap gino sembari melepas tali tali lain yang menempel di badan salsa
dengan sigap salsa langsung menyerang gino dengan mendaratkan bogementah pada wajah mulus gino hingga gino tersungkur
"apa mau mu tuan algino givano!!! "ujar salsa dengan tegas namun masih terlihat air mata yg masih blum bisa berhenti di pipi nya
gino gesera berdiri sembari menepuk jas yg menurut nya kotor
" Bagus, setelah di lepas langsung menyerang, aku ini suami sah mu tunduklah pada ku nona, jika orang tua mu tau kau sudah menikah dengan ku, kemungkinan mereka hanya tinggal nama karna sernagan jantung yang akan mereka rasakan "ujar gino degan seringai kejam nya
salsa yang hanya diam, brusaha mencerna apa yang gino ucapkan pada nya
__ADS_1
________________________
pisau luka