PUTRI, I Love You

PUTRI, I Love You
Chapter 24


__ADS_3

Radit terus melajukan mobilnya entah kemana, pandangannya hanya terus lurus kedepan tanpa menoleh kearah Putri,,


Putri menyadari kalau ini bukan jalan menuju kerumahnya ataupun kerumah Radit,,


Dengan mengumpulkan keberaniannya dy pun bertanya kepada Radit,,


(Putri)


Ka, kita sebenarnya mau keman zie??


Gue mau pulang,,


Radit masih terus diam tanpa menjawab pertanyaan Putri,


Putri menjadi emosi dengan tingkah Radi sedari pagi,,


(Putri)


Lo tuh kenapa zie ka, aneh tau gag??


Tiba tiba langsung marah gini, gag jelas banget,,


Radit yang mendengar ucapan Putri Langsung mempercepat mobilnya menuju sebuah danau kecil,,


Radit langsung keluar dan membukakan pintu Putri


(Raditya)


Ikut gue,, sambil menarik tangan Putri,,


Putri hanya bisa mengikutinya, tangan Radit sangat kencang menarik tangan Putri,


(Putri)


Ka lepasin,, sakit,,,


Radit terus menariknya tanpa memperdulikan rengekan Putri,,


Air Mata Putri pun mengalir melihat Radit seperti ini dan karena merasakan sakit dipergelangan tangannya,,


(Putri)


Sakit Ka,,


Hiks,, hiks,, hiks,,,

__ADS_1


Radit langsung melepaskan tangan Putri saat mendengar tangisan Putri,,


Radit mengusap wajahnya dengan kasar,,


Putri terus menangis dengan memegang pergelangan tangannya yang terlihat merah,,


Radit menoleh dan langsung memeluk Putri,,


Putri hanya diam tidak membalas pelukan Radit, dy hanya terus menangis,,


(Raditya)


Gue minta Maaf Put, Maafin gue,, gue udah kasar sama Lo,,


Putri tidak menjawab dy hanya terus menangis,,


Radit melepaskan pelukannya dan menatap wajah putri,


Air matanya terus mengalir dipipinya,


Radit menyesal karena telah bersikap kasar kepada Putri,,


(Raditya)


Maafin gue, Gue gag bermaksud buat kasar sama Lo Put,, sambil mengusap air mata Putri


Radit langsung menyentuh wajah Putri agar Putri memandangnya,,


(Raditya)


Put, dengerin gue,,


Gue gag suka kalo lo sebut sebut Cintya, aku sama Cintya gag ada hubungan apapun, aku juga gag pernah menyukai Cintya,,


Cuma kamu Put yang aku suka, cuma kamu yang ada di hati aku,,


Aku suka kamu dari pertama kita ketemu, aku sayang Put sama kamu,,


Putri semakin meneteskan air matanya, mata Putri mendang mata Radit, tidak ada kebohongan dan dy mengucapkannya dengan tulus,,


Putri tidak menjawab dan terus menangis,,


Radit yang melihatnya semakin merasa bersalah,,


Radit langsung memeluk Putri dengan erat, Putri yang sebelumnya hany diam sekarang membalas pelukan Radit,,

__ADS_1


Putri menangis dalam pelukan Radit,,


(Raditya)


Maaf Put, gue udah bikin lo kayak gini,,


Putri menggelengkan kepalanya dalam pelukan Radit,,


Wajahnya mendongak melihat wajah Radit,,


(Putri)


Maaf,, sambil menundukan kepalanya,,


(Raditya)


Mulai sekarang jangan bahas Cintya saat kita lagi bersama,, aku gag suka,,


Putri mengangguk dan langsung memeluk Radit,,


(Putri)


Gue juga sayang sama Lo ka,,


Radit tersenyum dengan ucapan Putri, dan terus memeluk dan mencium kepala Putri,,


Setelah Putri melepaskan pelukannya dan memandang wajah Radit,


Radit mengusap sisa air mata di pipi Putri dan matanya tertuju pada kening Putri yang terlihat merah,,


(Putri)


Aduuh,, saaat tiba tiba Radit menyentuh keningnya,,


(Raditya)


Maafin gue ya, gara gara gue lo jadi kayak gini,,


putri hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum,,


Radit merasa bahagia karena ternyata Putri pun mempunyai perasaan yang sama dengannya,,


Mereka masih berada di danau, duduk di bawah pohon,,


Putri yang terlihat sudah tidak menangis dan Radit yang tersenyum sambil menggenggam tangan Putri,,

__ADS_1


Mereka asik ngobrol dan tertawa bersama,,


__ADS_2