PUTRI, I Love You

PUTRI, I Love You
Chapter 47


__ADS_3

Radit terus memikirkan rencananya untuk bisa segera menikahi Putri, walaupun Putri masih kuliah tapi bisa sambil jalan..


Radit tidak mau mengambil resiko dengan hubungannya bersama Putri, apalagi karena kesibukannya yang sering tidak bertemu dengan kekasihnya juga karena seringnya meeting dengan beberapa Kliennya yang juga terkadang seorang wanita..


Apalagi dengan sikap Putri yang sering ngambek dengan seringnya mereka tidak ketemu..


(Raditya)


Pah, Mah,, Radit mau ngomong sesuatu


(Dany)


Kamu mau ngomong apa zie Dit??


(Tia)


Serius banget sepertinya Pah, emang kenapa Dit??


(Raditya)


Radit ingin segera menikah Putri Pah, Mah


Kedua Orang tuanya terkejut dan saling pandang dengan ucapan Putranya..


(Deny)


Kenapa kamu ingin cepat menikahi Putri Dit? Kalian gag macem-macem kan??


(Raditya)


Maksud Papah macem-macem gimana Pah??


(Deny)


Putri gag hamil kan Dit??


(Raditya)


Papah apaan zie, gag mungkin lah Putri hamil dulu,,


(Tia)


Lah terus kenapa kamu tiba-tiba ingin cepat menikah?


(Raditya)


Radit udah serius Pah, Mah dengan Putri lagian Radit juga udah kerja bisa menghidupi Putri dan anak Radit nantinya,, terus juga Radit gag mau Putri sering ngambek juga cemburu gara-gara kita jarang ketemu, kalo kita udah menikah kan kita bisa sering ketemu jadi Putri gag sering ngambek sama Radit..


(Deny)


Kalo kita orang tua terserah kalian Dit, kamu udah ngomong dengan Putri??


(Raditya)


Udah Pah, dan Putri juga setuju


(Deny)


Ya sudah nanti kita bicarakan dengan keluarga Putri ya..


Radit mengangguk dan merebahkan kepalanya bersandar di sofa..


************


Keesokan Harinya


Keluarga Sanjaya sudah bersiap untuk menuju Rumah Keluarga Rahardika besan mereka..


Radit sudah Rapi dengan menggunakan kemeja merah dengan celana hitam, begitu pula dengan kedua orang tuanya sudah bersiap di ruang tengah..


Mereka keluar dengan mengendarai 2 mobil, Radit menggunakan mobilnya sedangkan kedua orang tuanya menggunakan mobil berbeda..


Mobil mereka keluar gerbang dan menuju jalanan kota di malam hari,


Langit sepertinya pun mendukung rencana mereka, terlihat cerah juga banyak bintang diatas sana..

__ADS_1


Keluarga Rahardika


Putri berada di dalam kamarnya sudah menggunakan dress piyama kesukaannya terlihat asik membaca novel drakor kesukaannya, semenjak Radit mengajaknya menikah kemarin hati Putri terus merasa senang..


Sedangkan kedua orang tuanya berada di ruang tengah sedang duduk sambil nonton tv..


(Bayu)


Mi, Putri mana ??


(Rania)


Dikamar Pi, paling juga lagi baca novel


Papi Bayu menganggu dan kembali melihat acara di televisi..


Terdengar suara mobil masuk ke dalam halaman rumah mereka, mereka tidak tau kalo keluarga besannya akan main karena memang Keluarga Sanjaya tidak memberi kabar mereka akan berkunjung..


Tingtong,,,


Suara Bel rumah berbunyi...


Seorang pelayan dengan segera berlari membukakan pintu rumahnya..


(Deny)


Malam Mba, Bayu sama Rania ada di rumah


(Pelayan)


Nyonya sama Tuan ada didalam Tuan, silahkan masuk Tuan, Nyonya, Den Radit


Mereka pun berjalan mengikuti pelayan..


(Deny)


Ehem,,


Bayu dan Rania yang mendengar langsung menoleh bersama


(Bayu)


(Deny)


Kejutan dong,,,


Hahaha.. Merea tertawa bersama


(Rania)


Hey jeng,, apa kabar


(Tia)


Baik Jeng, kamu sendiri gimana


(Rania)


Baik jeng,,


Radit pun langsung menyalami kedua calon mertuanya..


Meraka duduk dengan ngobrol dan terkadang tertawa bersama..


Radit terus mengedarkan pandangannya mencari Putri yang tidak terlihat..


(Raditya)


Mah, Putri kemana kok gag kelihatan ya..


(Rania)


Oya mami Lupa, Putri di kamar bentar mami panggil dulu ya..


Rania berjalan menaiki tangga dan menuju kamar Putri,,

__ADS_1


(Rania)


Put, turun yu di bawah ada Radit juga kedua orang tuanya..


(Putri)


Haah, kok ka Radit gag ngabarin Putri Mih


(Rania)


Mana Mamih tau, ya Udah yuk turun..


Rania menggandeng Putri turun ke bawah, Putri lupa dia sudah menggunakan piyamanya dan baru menyadari setelah sudah sampai dibawah..


(Putri)


Mih, Putri ganti baju dulu ya,,


(Rania)


Gag usah sayang, kelamaan kamu kalo ganti ah kasihan mereka udah nunggu


(Putri)


Malam Pah, Mah sapa Putri dengan menyalami kedua tangan calon mertuanya..


Dan Putri tersenyum saat menyalami calon suaminya begitupun dengan Radit yang tersenyum..


Radit terus memandang Putri, walaupun Putri hanya memakai piyama dan rambut yang diikat acak serta tidak menggunakan make up sama sekali tetap terlihat sangat cantik..


Putri menatap Radit dan memberi isyarat untuk apa mereka datang, namun Radit hanya mengangkat bahunya dan tersenyum..


(Deny)


Jadi gini Bay, kami sekeluarga sengaja datang hanya ingin mengutarakan keinginan Radit untuk bisa segera menikahi Putri


Putri langsung melotot menatap Radit ternyata ucapannya serius,,


Bayu dan Rania saling pandang dan terakhir menatap Putri yang terlihat menunduk..


(Bayu)


Radit, Kamu serius mau menikahi Putri??


(Raditya)


Radit serius Pih, Radit sangat mencintai Putri


(Bayu)


Kalo kami orang tua zie terserah anak ya Mih, kalo mau sendiri gimana Put??


Putri yang sedari tadi menunduk langsung mengangkat kepalanya dan semua mata sudah menatap Putri..


(Rania)


Sayang, gimana kamu mau pernikahan kalian dipercepat??


Putri tersenyum dan mengangguk..


Semua orang tersenyum dengan jawaban Putri begitu pula dengan Radit yang terus memandang Putri dan tersenyum menatapnya..


Akhirnya mereka menyetujui untuk pernikahan mereka diadakan 3bulan lagi dan Putri masih melanjutkan kuliahnya..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Gaes.. gaes..


Ikuti terus Ceritanya Ya,,


Jangan Lupa Like, Vote juga Komen kalian


Terimakasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2