PUTRI, I Love You

PUTRI, I Love You
Chapter 25


__ADS_3

Mereka masih asik menikmati keindahan danau, siang ini tidak terlalu panas seperti biasanya,,


Putri terlihat selalu tersenyum mungkin karena perasaannya yang sedang bahagia, begitu pun dengan Radit,


(Putri)


Ka, makan yu,,,


Gue laper ( sambil memeluk lengan Radit)


(Raditya)


Ya udah yuk, sambil bangun dan mengusap kepala Putri


Putri pun langsung memeluk lengan Radit dan mereka berjalan beriringan menuju mobil,,


Radit langsung membukakan pintu mobilnya, Putri tersenyum dan masuk kedalam mobil


Sementara Radit berputar dan duduk di kursi kemudi memasang sealbelt,,


Radit melihat Putri yang belum memang sealbeltnya,,


Radit langsung mendekati Putri dan langsung memasangkan sealbelt,,


Putri kaget dengan apa yang dilakukan Radit,,


Hatinya sangat bahagia mempunyai pacar yang sangat pengertian,,


Putri tersenyum sedangkan Radit mengusap pipi Putri dengan tangannya,


(Raditya)


Kalo naik mobil sealbeltnya di pake sayang,,


Blus,,


Pipi Putri langsung memerah mendengar Radit memanggilnya dengan sebutan sayang,,,


Radit menjalankan mobilnya sedangkan Putri yang merasa malu langsung menghadap keluar jendela,,


Mereka turun disebuah Cafe,


Tempatnya tidak terlalu besar juga tidak terlaku ramai, Radit sengaja mengajak Putri ke Cafe ini karena Radit pengin agar Putri menikmati makannya mengingat Putri belum makan siang,,


Radit keluar dan membukakan pintu Putri


(Raditya)


Yuk katanya laper kok malah bengong,,


Akhirya Putri keluar dan Radit langsing menggandengnya Masuk,,


Mereka duduk disebuah kursi yang terletak tidak jauh dari pintu masuk


Mereka memesan makan,,


Sambil menunggu makanan mereka pun terus ngobrol, dengan Tangan Radit yanh tidak pernah melepaskan genggamannya,,

__ADS_1


(Putri)


Ka, gue mau ke toliet,,


(Raditya)


Mau kakak anterin??


(Putri)


Apaan zi Ka, gue bisa sendiri,,


Putri pun berjalan menuju toilet,,


Setelah beberapa menit akhirnya Putri kembali dan melihat makanannya sudah datang,,


Merekapun menikmati makannya,,


Setelah mereka selesai makan mereka kembali menuju mobil,


Radit sangat posesif, tangan Putri sama sekali tida dilepasnya terus saja digandeng,,


************


Keesokan Harinya,,


Putri yang sedang merasa bahagia tidak seperti biasanya hari ini bangun sangat pagi


Jam 6.30 pagi Putri terlihat sudah Rapi dengan menggunakan atasan putih model sabriPuRok pendek selutut model dipatukan dengan snacker putih favoritnya,,


Rambutnya dy biarkan terurai dengan poni yang di cepet keatas,,


Putri menuruni tangga dengan menenteng tas nya,,


Kedua orang tua putri menatap bingung, tumben anak gadisnya sudah rapi bahkan terlihat sangat bahagia,,


(Putri)


Pagi Pi, Pagi Mi,,


Sambil duduk dikursi makan,,


(Bayu)


Mi, apa Papi lagi mimpi ya,, tumben tumbenan anak gadis kita udah rapi,,


(Rania)


Iya Pi, Mami aja bingung,, gag ada hujan gag ada Angin tapi ko,,, ucapan Rania terputus karena Putri langsung memotongnya,,


(Putri)


Papi,, Mami,, harusnya kalian tuh bersyukur ya anak kalian bisa bangun pagi,,


Bayu & Rania pun tertawa melihat tingkah anaknya yang sedang cemberut,,


(Rania)

__ADS_1


Ma'af sayang,, Lagian kamu juga jam berapa ini tumben tumbenan udah rapi gitu,,


(Putri)


Putri ada kelas pagi Mi, ucapnya,,


Bayu & Rania pun hanya manggut manggut


Rania mengambilkan sarapan untuk Bayu juga Putri,,


Setelah beberapa menit, Radit pun datang menjemput Putri seperti biasa,,


(Pelayan)


Maaf Tuan, Nyonya, Non,,


Den Radit sudah dateng,,


Putri langsung meminum susu digelasnya dan pamit dengan kedua orang tuanya,,


(Putri)


Pi, Mi Putri berangkat dulu ya,,


Sambil mencium pipi kedua orang tuanya,,


Bayu & Rania menatap bingung dengan tingkah anak gadisnya,,


Putri langsung menghampiri Radit yang berdiri di samping pintu mobilnya,,


Radit menatap Putri yang terlihat sangat Imut,,


(Putri)


Ka, Ka Radit,,, kok malah ngelamun zie,,


(Radit)


Kamu cantik banget Put,


Blus,,


Masih pagi Putri sudah dibikin Geer dengan ucapan kekasihnya,,


(Putri)


Gag usah gombal masih Pagi,,


Radit tersenyum dan mengelus kepala Putri,,


(Raditya)


Ya udah yuk, kamu ada kelas pagi ka,,


Sambil membuka pintu mobilnya,,


Putri pun masuk begitupun dengan Radit,,

__ADS_1


Selama perjalanan Radit terus melirik ke samping,


Radit sangat terpesona dengan kecantikan Putri, yang biasanya Putri selalu berponi namun kali ini Putri sengaja menjepit poninya,,


__ADS_2