
Radit mengajak Putri kesebuah tempat dimana banyak permainan disana,,
Setelah mereka memarkirkan Mobilnya
Putri langsung menarik tangan Radit untuk segera bermain dan menaiki permainan yang ada di sana,,
(Putri)
Ka,, ayo kita naik itu,,
Putri menunjuk sebuah permainan kincir Angin.
Radit tidak menolak dan langsung berjalan mengikuti Putri karena tangannya ditarik..
Entah berapa banyak permainan yang sudah mereka naiki dan sekarang mereka terasa haus..
(Raditya)
Yank, kamu tunggu disini ya kaka beli minum dulu kamu jangan kemana - mana
(Putri)
Kakak jangan lama-lama ya..
Putri terlihat duduk disebuah bangku sedangkan Radit berjalan membeli minum untuk mereka..
Radit berjalan membawa 2 botol minuman dan duduk disebelah Putri..
Radit langsung membukakan tutup botolnya dan menyerahkan kepada Putri..
Putri langsung meneguknya begitu pula dengan Radit..
Radit menyeka keringan di kening Putri..
(Raditya)
Panas ya Yank,, kita pindah aja yuk
(Putri)
Pindah kemana Ka?
(Raditya)
Kita cari makan aja yuk, kamu belum makan juga kan Yank..
Akhirnya mereka berjalan dengan Radit yang terus mengandeng tangan Putri, Radit selalu terlihat posesif kepada Putri disaat mereka sedang berada diluar Rumah..
Maklum Putri selalu jadi pusat perhatian para kaum adam dengan kecantikannya dan itu membuat Radit cemburu..
Sebenarnya Putri pun merasakan hal yang sama dengan Radit, para hawa selalu memandang bahkan sampai tidak berkedip setiap melihat wajah tampan kekasihnya.. Apalagi dengan sekarang Radit sudah menjadi pengusaha muda pasti akan lebih banyak yang mengejarnya..
(Putri)
Ka,, kita makan itu aja yukk, rame gitu pasti enak deh..
Putri menunjuk sebuah kedai bakso yang ramai dengan pengunjung
(Raditya)
__ADS_1
Ya udah yuk..
Akhirnya mereka berjalan mendekat dengan tangan Radit yang masih menggenggam tangan Putri tanpa berniat melepaskannya..
Radit mengidarkan pandangannya untuk mencari kursi kosong dan mendapati di pojok ruangan..
Setelah memesan mereka berjalan menuju Kursi yang kosong, semua pandangan menuju ke arah Radit karena memang kebanyakan pengunjung yang datang adalah perempuan..
Radit terlihat cuek dengan semua pandang mata mereka..
(Putri)
Ka.. Liat tu semua orang pada liat ke kaka
(Raditya)
Masa,, kaka gag kerasa ah..
(Putri)
Iya ka,, liatin aja tu mereka
(Raditya)
Buat apa liat ke mereka depan sendiri aja udah ada calon istri
Putri tersenyum mendengar ucapan Radit yang selalu membuatnya bahagia.
Pesanan datang dan merekapun langsung menikmatinya..
Putri terlihat sangat menikmati baksonya tanpa terasa ada seledri yang menempel di mulutnya..
(Raditya)
Makannya pelan-pelan sayang..
(Putri)
Baksonya enak banget ka..
Terlihat dua orang wanita berdiri disamping mereka, mungkin mereka tidak kebagian tempat dan hanya di meja Putri lah masih bisa untuk duduk..
(Wanita)
Sorry, boleh gabung.. Soalnya udah penuh semua
(Putri)
Silahkan.. Sambil tersenyum
1 wanita duduk disebelah Putri sedangkan 1nya duduk disebelah Radit.
karena memang kedai baksonya benar-benar ramai..
Radit terlihat cuek dan terus menyantap baksonya tanpa menghiraukan kedua wanita tersebut..
Wanita yang disebelah Putri terus memandang wajah Radit dan tersenyum saat Radit melihatnya begitupun dengan wanita yang disebelah Radit terus mencuri pandang ke Radit..
Putri tau namun dia hanya diam dan sedikit cemberut,,
__ADS_1
Tiba-tiba salah satu dari wanita tersebut memulai obrolannya..
(Wanita)
Ini adiknya ya.. Menunjuk ke Putri
Putri langsung melotot, dan Radit yang melihat Putri cemberut langsung saja menjawab..
(Raditya)
Dia Istri saya,, permisi
Ucap Radit dan langsung menggandeng Putri meninggalkan kedua wanita tersebut yang diam mematung..
Putri terus cemberut karena mengingat kedua wanita tersebut..
(Raditya)
Sayang,, hey.. Kenapa hemm kok cemberut gitu
(Putri)
Ganjen banget mereka
Radit tertawa melihat Putri yang cemburu
(Putri)
Kenapa ketawa
(Raditya)
Kamu lucu sayang,, kamu cemburu ya
Putri langsung memalingkan wajahnya dan menyilakan kedua tangan di dadanya..
(Raditya)
Kaka seneng liat kamu seperti ini, kamu cemburu sama mereka berarti kamu sayang sama kaka..
Putri langsung memeluk Radit,, dan menenggelamkan kepalanya di dada kekasihnya..
Radit membalas pelukannya dan mencium kepala Putri..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hey.. hey.. hey..
Maaf Ya Para Raiders Autor baru Up
🙏🙏
Ikuti terus kelanjutan ceritanya ya..
Jangan Lupa untuk Like, Vote juga komen - komen kalian dong 🤗🤗🤗
Terimakasih
😍😍😍
__ADS_1