PUTRI, I Love You

PUTRI, I Love You
Chapter 43


__ADS_3

Hubungan Radit dan Putri semakin lengket apalagi dengan status mereka yang sudah tunangan,,


Radit sendiri sudah melaksanakan ujian akhir dan tinggal menunggu wisuda,,


Sekarang Radit sudah mulai aktif pergi ke perusahaan Papah Deny,,


Putri pun sekarang lebih sering berangkat sendiri ke kampus ketimbang diantar Radit, karena Radit harus berangkat ke kantornya,,


Papah Deni sengaja memberi tanggung jawab Radit mengelola perusahaan agar saat Dia menikah sudah bisa memberi nafkah kepada istrinya,,


Hari ini Putri berniat menginjungi Radit ke kantornya setelah pulang kuliah karena Putri kangen setelah hampir seminggu ini dia tidak ketemu dengan kekasihnya,,


Ya Radit memang sekarang disibukan dengan berbagai macam meeting juga ketemu klien diperusahaanya,,


Sebenarnya Radit pun merasa kangen dengan wanitanya namun semua dia lakukan juga demi bisa menikah dengan Putri,,


Putri langsung menuju Parkiran dan masuk ke dalam mobilnya, dia akan langsung menuju kantor Radit tanpa mengabari Radit sebelumnya, Putri sengaja akan memberi kejutan,,


Putri telah memarkirkan mobilnya dan berdiri didepan Perusahaan Radit,,


Baru pertama kali Putri mengunjungi Radit di perusahaanya,,


Putri melangkah masuk dan menuju Resepsionis,,


(Resepsionis)


Siang Mba,, ada yang bisa dibantu.


(Putri)


Siang Mb,, Apa Ka Radit ada dikantor??


(Resepsionis)


Apa Mba sudah ada janji dengan Pak Radit??


Putri hanya menggelengkan kepalanya,,


(Resepsionis)


Mba dengan siapa biar saya coba menghubungi asisten pak Radit


(Putri)


Saya Putri Mba


Setelah memberitahu nama resepsionis terlihat menelpon seseorang,,


(Resepsionis)


Silahkan mba, langsung ke lantai 15 aja ya mba,,


(Putri)


Maksih Mba,,


Putri berjalan masuk dan menuju lift,,


Terlihat banyak pandangan tertuju kearahnya,, banyak juga karyawan cowo yang berbisik melihat kecantikan Putri,,


Putri memencet angka 15 karena di lantai itu lah ruangan Radit,,

__ADS_1


Ting,,


Suara lift terbuka,


Putri berjalan keluar dan terlihat seorang laki -laki menghampirinya,,


(Asisten)


Maaf dengan Mba Putri ya,,


Silahkan Mba


Putri berjalan mengikuti laki-laki tersebut,,


(Asisten)


Silahkan Mba, Pak Radit ada di dalam


(Putri)


Terima kasih,,


Putri membuka pintu dan melihat Radit yang sedang sibuk membaca berkas,,


(Raditya)


Ya Dra, ada apa la,,,,


Ucapan Radit terputus karena melihat wanitanya mengunjunginya ke kantor


Putri langsung berlari kearah Radit dan memeluknya, mereka menyalurkan rasa kangen selama seminggu tidak bertemu,,


(Putri)


Putri kangen,,


(Raditya)


Kaka juga kangen banget sama kamu sayang,,


Radit melepaskan pelukannya setelah mereka pelukan entah berapa lama,,


Radit memandang wajah Putri dan mencium keningnya,,


(Raditya)


Kenapa gag ngabari kaka hem mau ke sini,,


(Putri)


Putri kangen sama Kaka, kaka sekarang sibuk gag ada waktu ketemu Putri


Radit langsung memeluk wanita yang sangat dicintainya,, memang Radit sudah mulai sibuk di perusahaan dan mengabaikan Putri


(Raditya)


Maafin kaka sayang, kaka gag berniat buat cuek sama kamu,, kaka janji sesibuk apapun kaka akan tetap ada buat kamu


Radit menangkup wajah Putri dengan kedua tangannya dan mencium bibir Putri, sedikit **********,,


Putri memejamkan matanya namun dia pun menikmati ciuman Radit,

__ADS_1


Mereka saling menyalurkan rasa kangen mereka,,


Radit melepaskan ciumannya dan mengelap bibir Putri,,


Radit mengajak Putri duduk di sofa dan Putri terus memeluk lengan Radit,,


(Raditya)


Kamu ke sini sendiri??


(Putri)


Iya, pulang kampus Putri langsung ke sini,,


Putri terus menyenderkan kepalanya di dada Radit, mereka lupa kalo mereka sekarang berada di kantor walaupun berada diruangan pribadi Radit,,


(Putri)


Ka, kita makan siang yuk, kaka belum makan kan??


(Raditya)


Hemm,, ya udah yuk,,


Radit berjalan keluar dengan menggandeng tangan Putri,,


Radit berhenti karena melihat Andra asistennya sedang bersama Ana sekretarisnya


(Raditya)


Dra,, kalo ada yang nyari saya tolong bilangin saya sedang makan siang dengan tunangan saya,,


(Andra)


Siap Pak Radit,,


Setelah memberi pesan kepada asistennya Radit berjalan menuju lift,,


Ana asisten Radit pun melongo saat Radit bicara kalo perempuan tersebut adalah tunangannya, setau Ana Radit belum menikah tapi juga gag tau kalo ternyata Radit sudah tunangan,,


(Ana)


Dra, jadi Pak Radit udah tunangan??


(Andra)


emang kenapa kalo udah?? Kamu cemburu??


Ana hanya diem dan hatinya memang cemburu karena sejujurnya Ana menyukai Radit tapi ternyata Radit malah sudah tunangan bahkan tunangannya sangat cantik dan Radit pun terlihat sangat mencintai tunangannya,,


Radit terus menggenggam tangan Putri selama melewati para pegawainya,, mereka ta luput dari pandangan mata para pegawai apalagi pegawai wanita yang merasa patah hati melihat Radit yang menggandeng wanita


dengan sangat mesra,,


\=\=\=\=\=\=\=\=[\=\=\=\=\=\=\=


Tetap Like, Vote juga Komen kalian dong gaes ☺☺☺


Terimakasih


🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2