
Hari, Minggu bahkan bulan terus berganti dan sekarang Radit menjadi pengusaha Muda perusahaan yang dijalankannya melaju pesat dan banyak mendapat kerja sama dari berbagai perusahaan,,
Namun dengan posisi Radit sekarang membuatnya sangat sibuk bahkan jarang bertemu dengan Putri kekasihnya,,
Putri merasa kesal dengan Radit yang sekarang semakin sibuk bahkan sabtu pun kadang dia masih harus bertemu dengan kliennya,,
Seperti Sabtu ini, Mereka berencana akan pergi jalan-jalan, dan itu sangat membuat Putri bahagia setelah beberapa minggu mereka tidak pergi bersama dan Radit paling hanya mengunjungi Putri dirumahnya dan itu juga hanya sebentar,,
Putri terlihat sudah rapi dengan memakai kaos lengan panjang putih dan cela pendek diatas lutut serta snaker putihnya,,
Dia berjalan turun untuk menunggu Radit menjemputnya,,
(Rania)
Sayang,, tumben pagi-pagi udah rapi gitu mau kemana?
(Putri)
Mau jalan Mih sama Ka Radit,,
Putri terlihat mondar - mandir menunggu Radit namun tidak kunjung datang, detik, menit hingga 1jam Radit belum juga datang Putri sudah merasa kesal karena menunggu lama,,
(Rania)
Gimana Put, Radit belum datang??
Putri hanya menggeleng karena merasa kesal
(Rania)
Coba kamu telpon dong, sapa tau lagi dijalan
(Putri)
Udah Putri telp dari tadi Mih tapi gag diangkat,,
(Rania)
Mungkin lagi dijalan sayang kena macet kan ini hari libur,, sabar Ya,, mami temani kamu nunggu Radit,,
Sudah hampir 2jam Putri menunggu namun Radit ta kunjung datang membuat Putri merasa kesal, bukan hanya sekarang sebelumnya juga Radit membatalkan janji mereka karena harus meeting dengan kliennya dadi Luar Negeri,,
Radit menjadi sangat sibuk dan hampir jarang mengajak Putri jalan,,
Putri merasa kesal dan langsung berlari ke dalam kamarnya meninggalkan Mami Rania yang menatapnya,,
Putri langsung masuk ke dalam kamarnya dan menangis karena sikap Radit yang selalu sibuk dengan pekerjaannya tanpa memperdulikan perasaan Putri,,
Ditempat Lain, Radit yang sudah siap untuk menjemput Putri tiba-tiba Andra asistenya menelpon kalo Klien dari Luar Negri meminta meeting nya maju hari ini dan mau gag mau Radit pun menyetujuinya,,
Radit tidak sempat memberi kabar kepada Putri karena memang kliennya akan kembali ke Perancis 4jam lagi, Dan Radit pun tidak sempat berganti pakaian dia memakai pakaian santai saat meeting dengan kliennya,,
Setelah sekitar 2jam lebih meeting mereka selesai, kliennya langsung menuju Bandara akan kembali ke negaranya sedangkan Radit bergegas untuk ke rumah Putri karena pasti Putri sudah menunggunya,,
Radit melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rat karena agar cepat sampai di rumah kekasihnya, dan Radit berpikir Putri pasti sangat kesal setelah lama menunggunya,,
Mobil Radit masuk ke halaman rumah Putri dan dengan segera keluar dari mobilnya,
Mami Rania yang kebetulan masih berada di depan melihatnya,
(Raditya)
Mih, Putri dimana??
(Rania)
Kamu habis kemana zie Dit, Putri udah nunggu kamu hampir 2jam lebih lo
(Raditya)
Maaf Mi, tadi Radit ditelpon kalo klien Radit minta meeting dadakan karena dia bakal balik ke negaranya siang ini
(Rania)
__ADS_1
Putri d ikamarnya, dia kecewa sama kamu kamu samperin dia aja ke kamar gih
Radit langsung berjalan menuju kamar Putri,
Radit membuka hendle pintu kamar Putri dan melihat Putri tengkurap dan menagis,
Radit duduk di tepi ranjang sedangkan Putri yang melihat Radit langsung membuang mukanya,,
(Raditya)
Sayang,, Kaka Minta Maaf ya,,
Putri tidak menjawab dan malah menutup telinganya dengan bantal,,
(Raditya)
Putri,, Hey,, Kaka minta Maaf sayang
Sambil menarik bantal yang menutupi telinga Putri
Putri masih terus terdiam dan tidak menjawab atau melihat Radit,,
(Raditya)
Putri,, kaka mau ngomong kamu duduk ya,,
(Putri)
Mau ngomong apa lagi, paling juga gag jadi jalan kan gara-gara kaka ada meeting,, lagu lama Ka,,
(Raditya)
Kamu duduk dulu sayang,,
Akhirnya Putri pun duduk dan masih gag mau memandang Radit karena masih merasa kesal
(Raditya)
Putri menggeleng dan masih tidak mau menatap Radit
Radit yang melihatnya pun langsung menarik dagu Putri agar manatapnya,,
(Raditya)
Kaka minta Maaf, tadi kaka udah mau jalan tapi di telp Andra untuk meeting klien kaka akan kembali ke negaranya siang ini jadi langsung minta meeting dadakan,,
(Putri)
Selalu sama alasannya Ka, meeting meeting kapan Kaka ada waktu buat Putri,,
Radit langsung menarik Putri dan memeluknya, Putri memberontak namun tenaga Putri kalah dengan Radit akhirnya Putri menangis dan tangannya terus memukul dada Radit
(Raditya)
Kaka terima kamu pukul sampai kaka babak belur Put, asal kamu jangan nangis juga mau maafin kaka
(Putri)
Kaka jahat sama Putri
Radit terus memeluk Putri sampai Putri tidak memukulnya lagi namun Tangisan Putri masih terdengar,,
Radit terus memeluk dan mengucap maaf kepada Putri,,
Tangisan Putri pun sudah bekurang namun masih sesegukan,,
Radit melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Putri,,
Melihat Putri menangis sampai matanya sembab membuat Radit sangat merasa bersalah,,
Radit mengusap air mata di pipi mulus Putri
(Raditya)
__ADS_1
Maafin Kaka ya, Kaka janji ini yang terakhir dan kaka akan meluangkan waktu kaka buat kamu,, kamu mau kan maafin kaka,,
Putri menatap wajah Radit, mata Radit terlihat sayu dan Radit Terlihat sungguh mengucapkan semua itu,
(Putri)
Kaka Janji,,?? Gag bohong?
(Raditya)
Janji sayang,, kaka gag bakal bohong sama kamu,, kamu mau kan maafin kaka??
Putri tersenyum dan mengangguk,,
Radit yang melihat Putri tersenyum pun merasa lega dan langsung memeluknya erat
(Raditya)
Makasih sayang,, kaka janji gag bakal bikin kamu kecewa lagi,,
Putri mengangguk dalam pelukan Radit,,
(Raditya)
Terus..?? Kita jadi perginya??
Mami Rania tadi ngomong kalo kamu udah nunggu in kaka hem,,
(Putri)
Iya udah nunggu kaka sampe 2jam tapi gag sampe-sampe ucapnya sambil mengusap air mata dipipinya,,
(Raditya)
Ya Udah yuk,, berangkat,,
(Putri)
Gag mau udah gag mood
(Raditya)
Serius,, ya udah kalo gitu kaka sendiri aja yang jalan,,
(Putri)
Kaka,, ikut,,
Radit merasa gemas dengan tingkah kekasihnya yang seperti anak Tk tapi Radit merasa senang saat Putri bertingkah Manja kepadanya,,
(Raditya)
Ya Udah yuk
(Putri)
Bentar Putri ambil tas dulu,,
Mereka berjalan turun dengan Putri yang bergelayutan manja dilengan Radit,,
Mami Rania yang melihatnya pun merasa lega karena Radit selalu bisa membuat Putri berhenti ngambek,,
Setelah pamit dengan Mami Rania mereka menuju mobil dan mobil melaju keluar halaman rumah Putri,,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=] \=\=\=\=\=[[[[[[[\=\=\=
Jangan lupa Like, Vote juga komen kalian ya gaes,,
Tetap ikuti kelanjutan ceritanya,,
Terimakasih
🤗🤗🤗
__ADS_1