Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 23


__ADS_3

Zhao tak menghiraukan ucapan para karyawan wanitanya, ia terus berjalan memasuki lift menuju ruang kerja nya.


Setelah sampai, Zhao masuk dan duduk di kursi kebesarannya dan langsung mengerjakan pekerjaannya. Sedangkan Nifeng juga pergi ke ruangannya.


Pukul 09.45. Nifeng datang ke ruangan Zhao.


"Tuan, 15 menit lagi kita akan melakukan pertemuan dengan ED Group." ucap Nifeng.


"Em..."ucap zhao masih fokus pada pekerjaan nya.


Melihat taun nya masih fokus Nifeng menghela nafas.


"Tuan." panggil Nifeng.


"Apa?" tanya Zhao tanpa memerhatikan Nifeng.


"Sebentar lagi kita ada pertemuan dengan DG Group tuan." ucap Nifeng.


"Apakah mereka sudah sampai." ucap Zhao.


"Beliau sudah ada di ruangan tinggal menunggu anda." ucap Nifeng.


"Sebentar lagi, aku ingin menelepon istri ku." ucap Zhao sambil mengibaskan tangan nya pertanda Nifeng untuk pergi.


"Hah...." Nifeng menghela nafas dan pergi meninggalkan ruangan bos nya.


Nifeng pergi ke ruang rapat, di sana terdapat CEO DG Group dan asistennya.


"Maaf tuan, sepertinya kita harus menunggu sebentar karana tuan sedang menelepon istri nya." ucap Nifeng.

__ADS_1


"Istri...? Apakah tuan Zhao sudah menikah?" tanya CEO DG group.


"Sudah tuan, beliau juga sudah memiliki seorang putri." ucap Nifeng.


"Oh..benarkah. saya tidak percaya kalau tuan Zhao sudah menikah dan malah sudah punya anak." ucap CEO DG Group.


"Anda saja tidak percaya apalagi saya." ucap Nifeng dalam hati.


15 menit kemudian, Zhao datang keruangan itu.


Zhao duduk di kursinya dan melihat ke arah ke dua tamu mereka.


Saat melihat salah satu mereka Zhao mengernyitkan alis nya diam terus memandang.


"Perkenalkan tuan nama saya Edward dan ini asisten saya Key." ucap Edward menjabat tangan Zhao.


"Em..saya tidak perlu memperkenalkan diri saya. pasti anda sudah mengetahui nya kan?" ucap Zhao.


"Silahkan duduk tuan." ucap Nifeng.


Dalam hati Zhao.


"Ciih..ternyata bajingan kecil itu adalah kau Edward, sungguh sempit sekali dunia ini. Lihatlah apa yang akan ku berbuat dengan mu karena kau berani berani nya membawa putri kecil ku.


Saat Key menjelaskan tentang perusahaan nya. tanpa mereka sadari Zhao menjentikkan jarinya membuat omongan Key melenceng kemana mana.


Edward yang mendengar melotot tidak percaya, Bagaimana tidak Key menceritakan tentang kebiasaan buruk Edward yang baginya sangat menyebalkan.


"Apa apaan kau ini key, Awas saja kau nanti akan ku buat kau merasakan apa itu bogem mentah ku." ucap Edward dalam hati

__ADS_1


Berbeda dengan Zhao ia tertawa mendengar semua itu. Saat key hendak duduk tiba tiba kaki nya terpeleset dan tangan nya menyenggol gelas di meja dan air itu pun tumpah ke badan Edward.


"Key...."geram Edward.


"Maaf tuan seperti nya kita harus pergi dulu, kita akan bahas semua nya nanti lagi." ucap Edward menarik tangan Key agar mengikutinya.


Melihat Edward dan Key pergi, Zhao tertawa terpingkal pinggkal.


"Ha...Ha...Ha...Ha...bukan kah itu lucu Feng." ucap Zhao.


"Ia tuan. Tapi kenapa bisa Asisten Key berbicara seperti itu, sungguh aneh." ucap Nifeng.


"Seperti nya anda sangat senang sekali tuan melihat hal tadi." ucap Nifeng.


"Tentu saja, apakau tidak tahu bajingan kecil tadi telah mencuri gadis ku kemaren." ucap Zhao.


"Maksud nada tuan Edward menculik nona Mayleen?." ucap Nifeng.


"Em..." Zhao mengangguk.


"Bagaimana bisa, Apakah mereka saling kenal?." tanya Nifeng.


"Tidak, May bilang dia tidak mengenalnya." ucap Zhao.


"Sudah ayo kembali bekerja." ucap Zhao.


Mereka berdua akhirnya melanjutkan pekerjaan mereka lagi.


selamat membaca

__ADS_1


jangan lupa like and komen.


__ADS_2