
Zhao membantu Xiao Xia melawan Morgan, pertarungan Satu lawan Dua bertambah sengit, dan kini Morgan kualahan menghadapi kedua nya hingga membuat Morgan kalah dan terpental jauh.
Buuuuuk....
Braaaak....
Duuuuuar......
Morgan marah dan memanggil naga beracun untuk bergabung dengan nya. Naga beracun yang mendapat panggilan langsung menghilang.
Naga beracun bergabung dengan Morgan.
Melihat itu Xiao Xia dan Zhao menyerang bersama. Namun sebelum kekuatan mereka sampai, Morgan dalam bentuk iblis bertangan enam menghempaskan kelautan mereka berdua.
Duuuuuuuar....
Zhao dan Xiao Xia terpental jauh.
Buuuuuk....
Braaaak....
Uhuuuk...Uhuuuuk.....
Kedua nya memuntahkan seteguk darah dari mulut nya. Namun mereka berdua tidak akan menyerah melawan Morgan. Mereka kembali berdiri dan bertarung kembali.
__ADS_1
Pertarungan yang seperti tidak seimbang itu membuat Zhao dan Xiao Xia kualahan menghadapi kekuatan Morgan yang sangat kuat.
Hingga kini Zhao dan Xiao Xia sudah terkapar dengan keadaan luka berat di sekujur tubuh nya. Mayleen dan Edward yang melihat sungguh geram, kini mereka membantu Zhao dan Xiao Xia.
Edward dan Mayleen yang kekuatan nya di bawah Zhao dan Xioa Xia langsung dengan mudah dikalahkan.
Xiao xia yang melihat putri nya terluka dengan terengah-engah menghampiri nya.
"Sayang bertahan lah, bunda akan melindungi mu." ucap Xiao xia membelai Surai Mayleen.
"Bun...da ma...maafkan a..aku...." ucap Mayleen lemah
"Tidak, tidak, jangan tinggalkan bunda. Bunda mohon sayang." ucap Xiao xia menangis.
Sungguh saat ini keadaan semua nya sangat kacau, suami nya terluka parah, Edward tak sadarkan diri. Sedangkan dirinya juga tidak tahu apakah bisa mengakhiri semua ini.
Mayleen Yang sudah tidak kuat akhirnya memejamkan mata nya, melihat hal itu Xiao Xia bagai orang yang kehilangan jiwanya.
Xiao Xia tak menghiraukan ucapan Morgan, ia hanya memperhatikan dan memeluk tubuh Mayleen yang mulai dingin. Tiba tiba sesuatu masuk dalam fikiran nya, suara seseorang yang tak asing baginya.
"Hai gadis tengik, apakah kau bisa mendengar ku?" ucap suara tua.
Xiao Xia yang mengenal suara itu menangis dan mencari.
"Kakek tua dimana kau, aku membutuhkan mu. Bantu aku, putri ku, suami ku, menantu ku. Hik...Hik...Hik...Aku tidak mau kehilangan mereka."ucap Xiao xia menangis.
"Ternyata kau bisa menangis juga ya." ledek kakek Lingxi.
__ADS_1
"Kakek tua." ucap Xiao xia dengan suara lemah
"Baiklah, baiklah. Aku tidak tega melihat mu seperti ini, aku akan membantu mu kali ini." ucap Kakek Lingxi
Namun sebelum itu, Tiba tiba suara hantaman kekuatan besar mengarah ke merak berempat.
Duuuuuar.......
Beruntung kakek Lingxi menghalau dengan barir kuat untuk melindungi, sehingga kekuatan besar itu tidak membunuh mereka semua.
Kakek Lingxi muncul dengan tubuh separuh asap. Xiao Xia yang melihat langsung melepas Mayleen dan memeluk kakek Lingxi yang selama ini tidak pernah ia jumpai. Walaupun Xiao Xia tidak bisa memeluk tubuh itu tapi ia bisa merasakan dingin yang menyentuh kulit nya.
"Dengar kan aku." ucap Kakek Lingxi dan di angguki oleh Xiao Xia sambil menangis.
"Semua kekacauan ini hanya bisa di selesaikan oleh putri mu." lanjutnya dan itu membuat Xiao Xia mengernyitkan alisnya.
"Tapi dia....." ucap Xiao xia menunjuk ke arah Mayleen.
"Dia belum pergi, dia hanya pingsan dan berada di alam bawah sadarnya. Tarik lah dirinya dengan kekuatan mu dan suami mu. Gabungkan kekuatan kalian menjadi satu agar bisa mengalahkan mahluk iblis itu. Aku percaya kalian bisa, kekuatan putri mu sesungguhnya belum bangun." ucap Kakek Lingxi.
"Maksud nya?" tanya Xiao Xia.
"Apakah kau tahu tanda bintang yang di miliki putri mu?" tanya Kakek Lingxi dan di angguki Xiao xia..
.
.
__ADS_1
.
Selamat membaca.