Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 52


__ADS_3

Pangeran Luis terluka


. . . . . .


Di kediaman kastil Raja Ramon.


Luis dan seorang yang membawa nya pergi kini telah sampai di kastil.


Ramon yang melihat putra terluka langsung menghampirinya.


"Apa yang terjadi?" tanya raja Ramon.


"Yang mulia, pangeran mengalami luka karena pertarungan nya melawan Seorang wanita." ucap Orang yang saat ini memapah Luis yang tak lain bernama jen


"Wanita?." ucap Ramon.


"Yang mulia, sebaiknya kita harus segera memanggil dokter untuk memeriksa Pangeran." ucap Jen


"Ah iya...cepat panggil kan dokter untuk memeriksa pangeran." ucap Ramon memerintah seorang pengawal.


"Baik yang mulia." ucap Pengawal itu dan pergi.


Pengawal itu pergi untuk memanggil dokter, selang beberapa menit, akhirnya dokter dan pengawal itu sampai di kamar milik pangeran Luis.

__ADS_1


"Hormat hamba yang mulia." ucap Dokter.


"Yah, periksalah dia." ucap Raja Ramon.


"Baik yang mulia." ucap Dokter.


Dokter itu pun memeriksa keadaan Pangeran Luis dengan teliti dan hati hati. Setelah selesai.


"Yang mulia sepertinya pangeran mengalami luka dalam yang sangat serius." ucap Dokter.


"Apakah akan baik baik saja?" tanya raja Ramon.


"Pangeran akan baik baik saja, saya akan membuatkan Obat untuk pangeran." ucap Dokter.


"Baik lah aku percayakan semua nya kepada mu." ucap raja Ramon


"Baik yang mulia, kalau begitu saya pamit dulu." ucap Dokter


Namun sebelum itu, Dokter itu memberikan sebuah pil untuk menghilangkan rasa sakit kepada Jen untuk di berikan saat pangeran sadar nanti.


Dokter itu pun pergi dan meninggalkan kamar pangeran Luis untuk membuat pil penyembuh luka dalam yang di hasil kan dalam pertarungan nya melawan Mayleen.


"Apa yang terjadi dengan nya, kenapa ia bisa terluka begitu parah?" tanya raja Ramon.

__ADS_1


"Saat saya sampai pangeran sudah terluka yang mulia, untung saat itu saya dengan cepat membawa pangeran pergi dari hadapan wanita yang hendak membunuh pangeran dengan pedang nya.


Wanita itu masih sangat muda namun aura dan tekanan yang ia keluarkan sungguh sangat mengerikan, baru kali ini saya Merasakan hawa dan aura seperti itu." ucap Jen.


"Apakah wanita itu sangat hebat?" tanya raja Ramon.


"Jika menurut pengamatan saya, wanita itu sangat kuat karena ia dengan mudah mengalahkan pangeran, namun sejak saat saya melihat nya wanita itu cukup aneh." ucap Jen.


"Maksud mu?" tanya raja Ramon.


"Maksud saya, wanita itu memiliki mata merah pekat, saya sempat berfikir apakah wanita itu adalah ras Vampir, tapi jika saya merasakan dari aura nya itu bukan." ucap Jen.


"Apakah ada ras lain selain ras Vampir dan serigala di dunia ini?" tanya raja Ramon.


"Saya tidak tahu yang mulia, tapi sebaiknya kita harus berhati hati karena pengeran pernah melawan wanita itu, jadi saya berfikir mungkin pangeran mempunyai perselisihan dengan wanita tadi." ucap Jen.


"Sebaiknya kita tunggu pangeran sadar, kita akan tahu kejelasan dari cerita mu itu." ucap raja Ramon.


"Baik yang mulia." ucap Jen.


Mereka berdua pun akhirnya menunggu hingga pangeran Luis sadar .


__ADS_1


Pangeran Luis


__ADS_2