
"Siapa kau?" tanya Erwin.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku.
Hanya saja aku sedang merasa tidak senang dengan mu." ucap Xiao xia.
"Kita tidak ada urusan, jadi menyingkirlah." ucap Erwin.
"Oh ya..." ucap xiao xia menampilkan senyum manis nya.
Tapi yang mereka lihat semua adalah senyum mematikan.
"Siapa wanita ini, aku harus berhati hati dengan nya, sepertinya dia bukan wanita biasa." ucap Erwin dalam hati.
"Maaf nona kita memang tidak ada urusan, jadi pergilah dari tempat ini, saya tidak ingin melukai anda." ucap Erwin.
"Melukai ku, jika kau sanggup." ucap Xiao xia tiba tiba menghilang dan berada di sekitar anak buah Erwin.
Craaas....Craas...Craaas....Separuh anak buah Erwin mati mengenaskan.
"A..apa...yang terjadi." ucap Erwin melihat anak buah nya mati dengan luka tebasan di lehernya.
Ia melihat Xiao xia berdiri di sekitar anak buah nya dengan tangan kosong.
"Uup...maaf, aku sudah membunuh anak buah mu, tangan ku rasa nya gatal karena sudah lama tidak bermain main." ucap Xiao xia terkekeh kecil sambil menutup mulutnya dengan anggun nya.
__ADS_1
Mayleen yang melihat tercengang dengan apa yang di lakukan ibu nya. cepat cepat ia mengambil hp dan menghubungi Ayah nya mengatakan apa yang di lihat nya tentang ibu nya.
Namun apa yang di dengar nya, Ayah nya malah menyuruhnya menyaksikan apa yang di lakukan ibunda nya.
"Apa apaan wanita itu." ucap Erwin dalam hati
"Kau....ib..lis..." ucap Erwin gemetar.
"Apa iblis!!!, kau salah. Aku bukan iblis." ucap Xiao xia.
"Kau pasti Iblis." ucap Erwin.
"Baiklah, baiklah. karena kau menganggap ku Iblis, aku akan menuruti apa perkataan mu kalau aku ini iblis." ucap xiao xia.
Xiao xia berubah ke bentuk rambut putih nya.
Semua yang ada di tempat itu tercengang melihat perubahan Xiao xia, begitu pun Mayleen yng belum pernah melihat Wujud asli ibunda nya.
"Kanapa kalian semua melihat ku. Apakah aku sangat cantik." ucap Xiao xia dengan percaya diri nya. " Tapi ku harap kalian tidak menaksir ku, jika kalian tidak ingin berurusan dengan suami ku" ucap nya lagi.
"Apa apaan ucapan itu, sungguh menggelikan. Siapa juga yang akan menaksir wanita iblis seperti mu." ucap Erwin dalam hati
"Apa apaan perkataan nya itu, sungguh membuat ku geli. Tapi memang benar sih dia memang cantik." ucap Edward dalam hati
__ADS_1
"Dia memang cantik Bolehkah aku merebutnya dari suami nya." ucap Key dalam hati.
Semua nya diam masih mengamati Xiao xia.
"Sudah sudah, kenapa kalian jadi terpesona dengan kecantikan ku tanpa mengalihkan penglihatan kalian." ucap Xiao xia.
"Bunda kenapa ucapan mu membuat ku malu." ucap Mayleen sendirian di dalam mobil.
"Kau, yo lawan aku." xiao xia menunjuk Erwin.
Wuuus....Buuk...
Xiao xia yang tiba tiba berada di depan Erwin dan memukul nya
Uhuuk....Uhuuuk....erwin terbatuk
"Sungguh kuat sekali wanita ini." ucap Erwin dalam hati sambil memegang dada nya.
Xiao xia berjalan sambil mengeluarkan kan sedikit aura nya. Anak buah Erwin yang masih tersisa merasakan sesak di dada nya karena tekanan dari aura Xiao xia yang menyebar.
"Berani nya kau main main dengan ku dan berani nya kau menginginkan putri ku." ucap Xiao xia dengan suara penuh tekanan.
"Si..siapa kau sebenarnya." ucap Erwin gemetaran.
"Aku adalah ratu pencabut nyawa, yang akan mencabut nyawa mu." ucap Xiao xiar mengangkat tangan nya mengeluarkan pedang phoenix apinya.
__ADS_1
Tapi sebelum Xioa xia melayangkan pedang itu ke tubuh Erwin, sebuah kabut tiba tiba datang mengitari tubuh Erwin dan erwin pun menghilang dari tempat itu.