QUEEN MAFIA UNTUK CEO KEJAM

QUEEN MAFIA UNTUK CEO KEJAM
identitas Zea


__ADS_3

Di rumah sakit kini Zea dan keno tengah melihat ayah dan ibunya lewat kaca pembatas ruangan itu, sudah satu bulan lebih ayah dan ibunya belum juga sadarkan diri, Zea menatap dengan sendirinya ke arah ayah dan ibunya begitupun dengan keno namun keno berusaha menyembunyikan kesedihan nya itu karena iya harus lebih kuat untuk menguatkan Zea adiknya itu.



Mereka berdua selalu bergantian untuk menjaga ayah dan ibunya jikapun keduanya terpaksa harus meninggalkan ayah dan ibunya mereka selalu meminta anggota mafianya untuk berjaga ketat di sekitar rumah sakit dan sekitar ruangan yang di tempati ayah dan ibunya.



Zea memerintahkan penjagaan yang ketat karena penyelidikan yang menyebabkan ayah ibunya kecelakaan belum juga mendapat titik terang. Zea juga memerintah untuk berpakaian seperti orang biasa agar tidak menimbulkan kecurigaan.



Keno menoleh pada Zea yang tampak sedang menahan air mata yang ia tengah tahan itu.


Drtttt Drtttttt


Getar henpon keno membuat ia segera mengambil ponselnya yang barada di saku celananya dilayar henpon itu nampak sebuah panggilan dari anak buahnya keno segera mengeser layar henpon untuk menjawab panggil tersebut keno berjalan sedikit menjauh dari Zea.


"Tuan saya mempunyai kabar penting"


"Kabar apa? "


"2 minggu yang lalu ada yang menyelidiki identitas nona Queen, orang itu menyelidiki layar belakang nona Queen termasuk sepak terjang bisnis butik yang nona Queen miliki, orang itu juga tau kalo nona Queen adalah arsitek yang desain nya banyak di incar oleh pembisnis"


"Siapa orang yang menyelidiki katar belakang Queen? "


"Setelah saya menyelidikinya ternyata itu orang suruhan dari perusahaan Zu properti"


"Lalu apa identitasnya sebagai ketua White Dragon juga orang itu ketahui? "


"Tidak tuan untuk keamanan itu sudah saya amankan ke level yang lebih tinggi namun untuk Identitas nona Queen di dunia nya saya kurang bisa mengingat sepak terjang bisnis yang nona Queen jalani"


"Baik lanjutkan pekerjaan mu"


"Siap tuan"


Tut


Keno menagikan panggilan itu dan menghampiri Zea. Keno menepuk pundak Zea dengan pelan.


Puk


Zea yang mendapat tepukan pelan di pundaknya itu menoleh pada abangnya,


"Zea mari ikut abang ke taman ada yang ingin abang bicarakan PENTING"


Zea pun mengikuti abangnya dengan berjalan di sampingnya. Menyusuri koridor rumah sakit menuju taman kecil yang ada di samping rumah sakit. Setelah sampai zea dan keno duduk di kursi yang ada di sana.

__ADS_1


"Ada apa sih bang tinggal bicara aja kok susah amat harus kesini dulu" ucap Zea ketus karena harus meninggal kan ayah dan ibunya


"Ck lo tuh dek ga peka bangettt dah, selain bicara penting abang lo ini pengen duduk berdua sama adek bangsul kaya lo ini, udah lama lan kita ga santai² bareng kaya adek abang real gitu" ucap keno mengungkapkan lerinduan akan waktu bersama dengan adiknya itu.


"Yaelah bang,,, lah lo kira kita ga adek abang yang nyata gitu, ck ck ck" zea berdecak sambil mengeleng² kan kepalanya.


"Yeeee bukan gitu ogeb, kita emang adek abang tapi kan akhir² ini kita sering banyak masalah, terus perang juga"


"Iye iye bang ngerti adek mahhhh, Oh ya bang tadi katanya mau ngomong penting?" ucap zea yang sudah menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi.


Keno pun ikut menyandarkan punggungnya pada kursi yang mereka duduki.


"Dek, tadi abang dapet info dari anak buah kita kalo identitasmu tengah Diselidiki oleh orang suruhan perusahaan Zu properti" jelas keno pada adiknya


"Hah, kok bisa bang emangnya apa tujuan orang itu buat suruh orang²nya menyelidiki identitasku bang, aku ataupun White Dragon kan ga pernah berurusan dengan perusahaan maupun pemilik perusahaan itu."


"Lo tenang dulu dek mereka hanya menyelidiki latar belakang identitas lo mereka tidak bisa membobol keamanan identitas lo yang ketua mafia White Dragon."


"Berarti gue harus hati² mulai sekarang sama pemilik perusahaan itu, lo tau detailkan bang soal perusahaan Zu properti? "


"Tau dek, perusahaan itu salah satu rekan bisnis perusahaan kita, cucu dari Abraham namanya ZUAN ABRAHAM"


"Zuan abraham" beo zea.


"Bukan lah itu orang yang ayah ibu terakhir temui di mension abraham? Dan setelah ku ingat² dia juga menjadi pelanggan di butik ku bang dia bersama calon istri nya memesan gaun untuk pernikahan nya. Lalu kenapa dia mencari tau tenang ku bang? "


"Kayanya sih enggk bang, au ahhh bodo amattt bikin pening ajee tuh orang"


"Gayamu pening² nanti di jadikan budak mafsunnya baru nyahok lo pening² betul dah pala lo! "


"Gile lo bang do'ain gue jadi budak nafsunga si brengsek itu"


"Ya ga gitu dek, gue malah minta lo harus hati² sama tuh cowok lo tau sendiri kan kalo dia tuh suka main perempuan buat nuntasin nafsunya"


"Iya iya bang gue juga tau, sebelum cowok itu berhasil nyentuh gue, pasti gue lebih dulu matahin tangannya dan gue tebas tuh benda pusakanya. "


"Ck ck ck sadis amat lo dek mau ngilangan ini masa depan orang"


"Iya biarin bang punya masa depan tapi ga bisa jaga buat bininya nanti malah tanem benih sana sini, gue jijik tau ga sama cowok brengsek kaya gitu. Terus nanti ada drama kaya sinetron ikan terbang gitu"


"Ikan terbang" beo keno


"Ck, iya bang ikan terbang yang dramanya tuh kaya gini kalo cowok itu udh nikah tiba² di tengah² pernikahan nya jalang² nya dateng ngaku hamil benihnha gitu dan alhasil bininya sah di tinggalin buat milih ****** dan benih yanga ada di ****** itu . Bisa² depresottt bang bininya kalo kaya gitu"


"Lo hafal bener dek sinetron ikan terbang itu"


"Gimana ga hafal bang, itu kan sinetron favorit para emak² ya termasuk ibu kita bang"

__ADS_1


"What!!!masa dek"


"Heleh ga percaya, nanti kalo ibu udah sadar abang tanya deh sama ibu"


"Betul gue harus tanya, masa ibu juga pengemar sinetron ikan terbang, kenapa ga nonton dia tuyul yang salah satunya cuma punya rambut sebiji itu"


"Hah? Dua tuyul? Rambut sebiji? Emang ada bang"


"Ck ya adalah abang aja suka nonton itu"


"Yang mana sih bangggggg, gue ga pernah lihat dua tuyul main sinetron"


"Ck, yang suka ngomong 'TUL BETUL BETUL BETUL' itu loh dek! "


Zea membulatkan mulutnya merasakan sudah tau sinetron 2 tuyul yang di maksud oleh abangnya itu. Zea mengeplak lengan abangnya yang membuat keno meringis


Plakkkk


"Ashhh, ****** lo main geplak aje"


"Adek tau bang itu mah bukan sinetron bang! Itu kartun ipon upon. "


"Iya ya tau tapi ga usah geplak juga bangsattt".


"Hehehe sorry bang!, makan kuy bang laper gue" ucap zea yang memang cacing diperutnya sudah meronta²


"Kuy lah kita makan pnyetan yuk dek kaya nya enak sekaleeee" ucap keno dengan semangat


"Kita lah bang"


Mereka berdua meninggalkan taman itu dan berjalan keluar dari parkiran rumah sakit mereka berjalan kaki karena warung penyetan yang mereka akan maksud berada pas di depan rumah sakit.


...****************...


...******...


Di tengah malam hingar bingar club nampak masih memutar musik dj dengan sangat keras lampu wara warni nampak mengalun mengikuti dentuman musik dj yang mengalun.



Zuan tengah berada di club itu di tempat duduk VIP yang di jaga oleh 2 penjaga di kanan dan kiri sofa dan arco yang duduk di samping zuan dan tak lupa ada 2 wanita penghibur yang menemani Zuan satu di atas pangkuan paha kanan zuan dan satu lagi di pangkuan paha kiri zuan.


Wanita itu saling bergantian menungakan minuman untuk zuan lalu dengan lihainya tangan wanita itu bergerak liat membuat zuan sedikit mendesah menahan nafsunya.


"Ahhh, tangan kalian nakal sekali " desah zuan dengan di lanjutkan ucapan yang sensual.


Kedua wanita itu merasa senang bisa membangkitkan birahi zuan yang kedua wanita itu sudah tau kalo zuan sang singa emas kapan di sebut singa emas ya karena zuan mampu memuaskan para wanita yang dengan suka rela melemparkan tubuhnya untuk zuan nikmati dn zuan juga membayar mereka yang mampu membuat zuan sangat puas dengan bayaran yang tak main².

__ADS_1


__ADS_2