
"Selamat datang Queen" ucap barista yang ada di club itu
Ya, tengah malam ini zea mempunyai waktu yang luang hingga ia memutuskan untuk mengunjungi salah satu clubnya, zea memang memeiliki beberapa club yang terkenal di Indonesia tentunya bisnis itu hanya dunia bawah lah yang tau kalo pemilik club yang terkenal itu Queen seorang ratu mafia.
"Berikan aku minuman dan camilan Kali antarkan itu di meja VIP aku ingin duduk santay disana sambil memantau" ucap Zea pada barista yang bernama Kali
"Baik nona" ucap Kali
Zea berjalan menuju meja VIP yang memang masih tersisa satu disana, meja Zea pas posisi di tengah Zea melihat ke samping kanan dan kirinya banyak laki-laki dan wanita yang saling mengoda,
Apa lagi Zea melihat sebelah kanannya terdapat dua wanita yang mencoba mengoda satu laki-laki dengan satu cowok di sampingnya yang nampak acuh dengan yang dilakukan oleh temannya itu.
Zea mendudukan dirinya di sofa VIP malam ini Zea berpenampilan sangat berbeda, Zea mengunakan dress merah di atas lutut dress itu tampak memperlihatkan lekuk tubuhnya yang nampak ideal dengan rambut di gerai dan sedikit di curly di bagian bawahnya, Zea memakai make up natural dengan memepertajam bagian matanya hal itu membuat zea tampak semakin cantik. Tapi jangan salah di balik dresnya itu Zea selalu membawa pistol dan pisau kecil yang ia selipkan di balik dress itu.
"Ahhhh shhhhh, sial tanganmu membuatku tak tahan ahhh terusss elus junior ku biar bangun kalo sudah bangun jangan harap ampun dari ku" desah zuan sambil mengombongkan diri.
Nampak kedua wanita itu tidak menghiraukan ucapan zuan mereka berdua saling berlomba untuk membuat nafsu zuan berkobar, wanita itu pun tak saling rebut karena tujuan mereka sama ingin dipuaskan dan memuaskan oleh sang singa emas itu.
Zea yang mendengar \*\*\*\*\*\*\* cowok itu menjadi kesal "shitt!! Kenapa mereka ga pesan rom privat aja sihhhhhh kaya ga punya uang aja" umpat zea dalam hatinya
"Permisi Queen, ini minuman dan camilanya" ucap Kali sangat barista
Ya sudah menjadi kebiasaanya setiap Queen datang hanya Kali yang zea percaya untuk menyiapkan pesanannya.
"Kali! " panggil zea saat Kali ingin pergi setelah mengantarkan pesanan Queen nya. Kali pun menghentikan langka hanya saat ia mendengar panggilan itu.
"Iya Queen? "
"Apa rom privat sudah penuh?"
"Sepertinya masih ada yang kosong Nona, apa nona ingin memakainya"
"APA KEPALAMU INGIN AKU TEBAS KALI? KAU TENTU SUDAH SANGAT MENGENAL AKU BUKAN" ucap zea berteriak dengan penekanan di setiap katanya, zea sudah sangat kesal dengan adegan yang ia lihat bukan apa kalo melihat orang yang sebatas bermesraan itu sudah hal lumrah yang terjadi di clubnya tapi kalo dengan adegan bercumbu sambil membangkitkan masing² gairah nafsu itu pas orang pun akan memilih untuk memesan romm privat.
"Am ampun Queen! " ucap kali yang kini sudah menjatuhkan lututnya di lantai Kali pun masih waras untuk tidak kehilangan nyawanya karena barani² nya ia membuat Queen berteriak marah.
Teriakan itu berhasil membuat perhatian zuan teralihkan ke meja VIP sebelahnya Kening zuan mengernyit merasa mendengar nama yang di sebut barista itu tak asing di telinganya, zul uang menjadi penasaran dengan meja VIP sebelahnya itu zuan ingin menghampiri namun itu hurung ia lakukan saat ia merasa kedua wanita bayaran yang masih berada di kedua pahanya itu masih dengan agresifnya membangun birahi nafsu zuan.
__ADS_1
"Ck, sudahlah kau bangun kali! Aku sangat kesal melihat orang yang bercumbu tanpa mampu menyewa room privat" ucap zea sambil memandang jengah kearah meja zuan.
Mendengar ucapan zea kalipun segera kembali berdiri "apa perlu ku panggilan teman²mu nona?"
"Ahh, kau memang bisa ku andalkan kali, cepat suruh kelompok singa 2 kesini segera!"
Ya, di kalangan bawah zea memiliki dua kelompok yang di namai 'Singa' untuk menemani atau menghiburnya saat ia butuh bantuan atau pun saat mood nya sedang buruk.
Ke dua kelompok itu beranggotakan berbeda Singa 1 beranggotakan 4 cowok muda dan Singa 2 beranggotakan 4 cewek muda ya kedua kelompok itu umur hampir sama dengan zea, masing² kelompok punya tugas sendiri yaitu singa 2 untuk zea yang ingin di temani , penyelidikan hal rahasia dan menikmati hidup seperti wanita pada umumnya. Dan Singa 1 saat zea sedang dalam Lost kontrol dalam menahan emosinya, iya gunakan Singa 1 untuk mwluapkan wmosinya lewat berlatih bela diri yang akhirnya tentu saja zea menang walaupun dengan beberapa luka lebam.
"Kau yakin nona sepertinya moodmu sedang kacau bukanlah lebih baik kelompok singa 1 biar nona bisa menyalurkan kekesalan nona dengan melatih ilmu bela diri nona"
"Tidak, aku ga mau memforsir tubuhku aku masih harus menjaga ayah dan ibu ku jadi aku kira aku hanya ingin minum bersama mereka"
"Baiklah nona akan segera saya panggilkan mereka" ucap kali seraya beranjak dari sana.
*****
Dirumah sakit keno sedang berada didepan ruangan ayah dan ibunya setelah ia tadi melihat keadaan ayah dan ibunya yang masih belum ada perubahan, keno duduk di depan ruangan itu dengan anak buahnya yang ingin melaporkan tentang penyelidikan penyebab kecelakaan ayah dan ibu keno. Suasana tengah malam rumah sakit yang lumayan sepi membuat keno dan orang kepercayaan nya itu membahas hal itu di sana.
"Jadi apa hasil penyelidikan mu? "
Keno mengernyit keningnya "maksut lo?"
"Ya lo salah besar kalo lo fikir zuan Abraham yang menyebabkan sabotase pada mobil ayah dan ibu lo"
"Ga mungkinlah kalo salah, secara orang yang terakhir ditemui ayah ibu gue ya si cowok bajingan itu, apalagi ayah ibu gue pernah menolak tawaran untuk menjual tanah yang dekat dengan pantai itu."
"ya gue tau kalo yang terakhir bertemu dengan ayah ibu lo itu zuan dan ayah ibu lo nolak tawaran itu sebelum kecelakaan itu terjadi dari penyelidikan gue zuan tidak ada sangkut pautnya soal kecelakaan itu ya memang zuan sangat tak terima atas tawarannya yang di tolak ayah ibu lo, zuan pun berfikir akan melakukan rencana liciknya untuk membuat ayah ibu lo menyerahkan tanah itu namun sebelum ia berencana ternyata ada orang yang lebih dulu mencelakai ayah dan ibu lo"
" apa kebenaran dari penyelidikan lo sudah benar?"
"Ya tentu saja seorang Ali sang kepercayaan wakil ketua white Dragons tentu sudah mengklarifikasi info ini"
"Apa Queen sudah tau? "
"Belum baru lo yang nerima info ini"
__ADS_1
"Oke, biar gue yang jelasin info yang lo kasih tadi pada Queen"
*******
Di apartemen kini Alice dan Aris nampak santai di kitchen bar tentunya setelah mereka melakukan rutinitas \*\*\*\* mereka. Mereka nampak menikmati makanan yang telah aris pesan melalui go food saat Alice masih membersihkan diri.
"Sayang, bukan kah kamu sebentar lagi akan menikah dengan zuan?"
Alice mengangguk kecil "kenapa sayang? "
"Tak apa kamu harus janji sama aku setelah kamu menguras harta milik zuan kamu harus segera meninggalkannya untuk kembali padaku"
"Itu tentu saja sayang, kamu ga usah kawatir mungkin tubuhku bisa dia nikmati saat aku jadi istri nya tapi soal cinta, itu hanya mikikmu"
CUP
Alice mengecup sekilas bibir kekasihnya itu.
"Berarti dua hari ini terakhir kita bertmu ya kan? " ucap aris yang membuat wajahnya sedikit sendu.
"Heem sayang kenapa? "
"Ahh masa kamu ga tau sayang, rudal ku ini pasti ingin selalu mencari sarangnya, apalagi kamu selalu bikin aku letagihan" ucap aris mengoda alice.
"Ahhh kalau itu kamu ga usah khawatir yang, zuan tau nya aku hamil jadi dia tidak isa melakukan itu padaku dan aku akan melakukan itu sama kamu yang selalu bisa membuat aku melayang dari pada orang² yang biasa menyewa ku"
"Sayangggg" ucap aris dengan pandangan sudah berkabut dengan gairah lagi. Ga bagaimana tidak bergairah lagi, melihat pemandangan di depan matanya. Ya alice sengaja mengoda aris dengan mengigit bibir bawah sensual dengan membuka sedikit kakinya yang memperlihatkan paha mulus dan sedikit terpampang inti kewanitaanya, alice menjulurkan satu kakinya untuk mengelus paha aris terus kearah kejantananya.
Posisi keduanya memang duduk berhadapan dengan aris yang hanya mengunakan celana boxser dan alice yang masih mengunakan handuk bathrobe tanpa memakai sehelai benang pun di dalamnya.
"Sayang kau jangan mengoda ku lagi,aku takut kau malah ga bisa tidur sepanjang hari ini"
"Oh ya, pasti sangat nikmat, kalo aku tak bisa tidur seharian ini karena didalam kungkunganmu, ahhhhhhhhh" ucap alice yang masih mengoda dengan mendesah di akhir kalimat dan ya hal itu membuat aris untuk tidak mengulang lagi pergulatan keranjang mereka.
Aris turun dari tempat duduknya ia menghampiri alice, aris menggendong alice segera ke kamar untuk bisa menungaskan hasratnya yang terpancing oleh godaan alice itu. Namun aris urung melangkahkan kakinya karena di tahan oleh alice.
"Tunggu sayang, bukankah bermain disini akan terasa berbeda?"
__ADS_1
Aris paham dengan kode alice yang ingin suasana berbeda dalam permainannya Aris segera menurunkan kembali alice ke tempat duduknya. Tanpa ba bi bu Aris membuka ke dua paha alice lalu ia berjongkok pas di inti kewanitaan alice tanpa menunggu lama Aris membuka kedua bibir kewanitaannya dengan lidah nya menyapu pelan inti kewanitaan yang tentu saja membuat alice menglinjang nikmat.
"Ahhhhhhhh"'