
3 bulan berlalu
Prince baru saja sampai ke perusahaan tapi tepat dipuncak gedungnya terjadi ledakan yang luar biasa sampai menghancurkan satu lantai
Prince terdiam melihat kejadian itu dengan Rio
"Prince!"Ucap Rio
"Ini keterlaluan"Ucap Prince
"Suruh semua karyawan yang bertugas di lantai 19-21 untuk pulang"Ucap Prince
"Baik Prince"Ucap Rio dan dia menelpon anak buahnya
"Kita pergi!"Ucap Prince dan masuk ke dalam mobil
"Kita pergi ke Wijaya grub!"Ucap Prince
"Buat apa?"Ucap Rio
"Bawa gua kesana"Ucap Prince
Rio menganggukan kepalanya tanda setuju
45 menit diperjalanan akhirnya dia sampai Prince langsung turun dengan terburu-buru bahkan meninggalkan Rio tapi dia buru-buru mengejar Prince
Karena masih pagi jadi para karyawan masih sedikit
"Kita ngapain kesini?"Ucap Rio
"Gak mau reunian sama tuan muda Wijaya Rio?"Ucap Prince
"Buat apa?bukannya Ken masih diluar negeri"Ucap Rio
"Gua lama gak ngopi-ngopi sama dia sejak 3 tahun lalu"Ucap Prince
"Bukannya biasa yang ngajak lu ngopi dia bukan lu?"Ucap Rio
"Sesekali kan gua yang ajak dia"Ucap Prince
"Tapi dia masih diluar negeri kan?"Ucap Rio
Mereka duduk di tempat tunggu dengan santainya
Prince tersenyum orang yang di tunggu datang dia adalah Ken teman SMA nya dulu
"Rio? Prince?"Ucap Ken yang tak tahu akan kedatangan Prince dan Rio
"Apa kabar Ken?"Ucap Prince
"Saya baik"Ucap Ken dan memeluk Prince lalu bergantian memeluk Rio
"Masih pagi dan kamu ngapain kesini?"Ucap Ken
"Mau ketemu elu lah apalagi kan?"Ucap Prince
"Pagi ini ada meeting mau ngopi-ngopi seperti biasanya?"Ucap Prince
"Saya gak bisa Prince pagi ini saya ada meeting dengan klien penting"Ucap Ken
"Ah sayang sekali padahal ini waktu luang karena baru saja gedung ku terjadi ledakan makanya gua santai"Ucap Prince
"Hah benerkah?"Ucap Ken
"Ya!"Ucap Prince
"Oke lah kalau gitu gua permisi dan maaf udah mengganggu"Ucap Prince dan dia pergi begitu saja
Didalam mobil Rio benar-benar heran dengan sikap Prince
__ADS_1
"Kita ke markas"Ucap Prince
"Oke"Ucap Rio
"Prince sampai sekarang kita belum ketemu siapa pelaku peneror dan pembunuh mertua lu"Ucap Rio
"Gua gua bingung kenapa dia benar-benar seperti belut sangat licin"Ucap Prince
"Tapi lu emang gak curiga sama mantan kekasih Tiara yang akhir-akhir ini meresahkan banget?"Ucap Rio
"Lu harus ambil tindakan sama dia Prince"Ucap Rio
"Loh kenapa dia bukan orang berbahaya"Ucap Prince
"Lu tau dimana hah?lu selalu gitu,suka banget ngeremehin orang tapi kalau dia berbuat sesuatu lu nanti bakalan gak berkutik"Ucap Rio
"Dia hanya seorang pembisnis tahu kecil kenapa kita harus takut hah?"Ucap Prince
"Om Willy juga dapat apa selama 1 bulan disana?"Ucap Rio
"Makanya kita temuin dia hari ini"Ucap Prince
Mereka sampai di markas besar mereka
Prince masuk ke dalam didalam hanya ada Gio dengan Willy
"Om Willy!"Ucap Prince
Gio dan Willy menoleh menatap Rio dengan Prince
"Kalian"Ucap Willy
"Om gedung utama terjadi ledakan"Ucap Rio
"Ya kami sudah tahu"Ucap Willy
"2 jam sebelum kantor dibuka ada orang misterius masuk seperti nya dia mencari sesuatu tapi karena tak menemukan apapun dia meledakan dirinya"Ucap Gio
"Gimana caranya dia masuk?"Ucap Prince
"Penjagaan sangat ketat om bahkan kantor juga terkunci rapat"Ucap Prince
"Satpam yang memegang kunci perusahaan tewas Arka dan orang itu lah yang melakukannya untuk mengambil kunci"Ucap Willy
"Apa?"Ucap Rio
"Om ini benar-benar gak bisa dibiarkan"Ucap Prince
"Kalian punya kandidat tersangka?"Ucap Willy
"Aku gak ada om"Ucap Prince
"Rio?"Ucap Gio dia menggelengkan kepalanya
Rio menghempaskan tubuhnya duduk disofa sambil menghela nafasnya
"Perasaan gua benar-benar gak enak"Batin Rio
"Prince Hellen sama Tiara gak papa dirumah?"Ucap Rio
"Mereka gak papa sih emang kenapa?"Ucap Prince
"Gak papa gua cuma tanya aja"Ucap Rio
"Kemarin om juga kesana gak dapat apa-apa ternyata itu cuma markas para pengedar narkotika aja"Ucap Willy
"Jadi om gak dapat apa-apa?"Ucap Prince
"Om apa kita harus nyamar lagi?"Ucap Prince
__ADS_1
"Kalaupun nyamar kita mau kemana?"Ucap Willy
"Iyah juga yah"Ucap Prince
"Lu aneh banget sih?"Ucap Rio
"Prince kamu gak curiga sama dia?"Ucap Gio datang sambil menyerahkan berkas seseorang
Prince membukanya dan dia membacanya
"Saya dan juga yang lain menaruh curiga dengan dia"Ucap Gio
"Om Willy?"Ucap Prince
"Om juga"Ucap Willy
"Tapi apa yang buat kalian dialah pelakunya om?"Ucap Rio
"Gak usah nuduh orang lah om kita cari bukti dulu tentang dia"Ucap Prince
"Jangan terlalu menganggap orang itu baik Prince"Ucap Arka dari belakang mereka
"Papah?"Ucap Prince karena Arka jarang sekali sekarang ke markas
"Papah juga punya keyakinan dia orang yang terlibat atau bahkan ikut dalangnya"Ucap Arka
"Kamu tau keluarga dia memang rekan bisnis kita tapi asal kamu tau mereka sering membohongi Papah tapi Papah pura-pura gak tau aja sih"Ucap Arka
"Hero dan juga bagus sudah menyelidiki ini tapi belum dapat apa-apa"Ucap Willy
"Kita tunggu aja dia bertindak lagi dan usahakan jangan sampai lepas"Ucap Gio
Prince diam sambil menatap satu-satu laki-laki dewasa didepannya
"Coba kalau gak kita main-main aja ke saham dia om"Ucap Rio
"Mungkin dianjlokin harga sahamnya apa dia bakal ngamuk ke kita?"Ucap Rio
"Ide yang bagus"Ucap Arka
"Tapi setelah kita lakukan ini semuanya harus waspada jangan sampai ada korban lagi"Ucap Arka
"Keluarga kita sudah terlalu nyaman seperti ini jadi sampai ada meninggalkan kita lagi"Ucap Arka
"Iyah Pah"Ucap Prince
"Kalau benar-benar dia pelakunya gua bakalan buat lu menjerit ampun!"Batin Prince
"Tapi Papah tumben kesini?"Ucap Prince
"Papah baru dapat kabar kalau gedung utama kita meledak karena ada penyusup?"Ucap Arka
"Iyah Pah tapi pelukannya sudah tewas ditempat kan?"Ucap Prince
"Baru pertama kali perusahaan bisa ada penyusup seperti ini? bagaimana bisa Prince?"Ucap Arka
"Aku benar-benar gak tau Pah,maafin aku karena lalai"Ucap Prince
"Lihat saja apa yang akan terjadi nanti"Ucap Arka
"Papah mau turun tangan?"Ucap Prince
"Kalau kamu gak bisa atasin ini biar Papah yang urus"Ucap Arka
"Papah kenapa? Papah gak percaya aku"Ucap Prince
"Makanya kamu harus fokus Prince pada perusahaan kita"Ucap Arka
Prince terdiam
__ADS_1