
Hari sudah berganti gelap Prince tak mau melepaskan Tiara dari pelukannya bahkan Prince tak mengizinkan Tiara bergerak sedikitpun kecuali ke toilet
"Boo kamu tau gak bedanya kamu sama langit?"Ucap Prince
"Apa?"Ucap Tiara
"Langit itu gak bisa digapai tapi kalau dari keindahan kamu setara bahkan lebih"Ucap Prince
"Haha aku gak salting"Ucap Tiara mengejek Prince
Prince tertawa sambil mencium gemas pipi istrinya
"I love you sayang"Ucap Prince
"Aku lapar"Jawab Tiara membuat Prince langsung cemberut
"Harusnya i love you too bukan malah aku lapar boo"Ucap Prince
"Tapi aku beneran lapar bee"Ucap Tiara
"Oh kamu lapar?"Ucap Prince dan dia duduk
"Aku panggilin pelayan buat kamu yah"Ucap Prince
"Iyah"Ucap Tiara dan Prince menelpon pelayan untuk membawakan makanan untuk Tiara dan juga dirinya
Intan mengetuk kamar Prince dan Tiara dia merasa sepi karena sendirian saja apalagi para kakanya hanya didalam seharian
Prince membukakan pintu untuk adik iparnya itu
"Ka boleh gabung kan?aku bosan sendirian dikamar gak ada temen ngobrol"Ucap Intan
Prince mempersilahkan intan masuk dan intan langsung naik kekasur Tiara dan memeluk kakanya
"Kaka"Ucap Intan
"Ntan itu posisi Kaka,kalau kamu disitu Kaka dimana dong"Ucap Prince
"Kalau Kaka disini terus aku dimana?"Ucap Intan
"Ka Plis yah aku mau ikut kalian tapi aku gak tidur disini kok"Ucap Intan
"Aku cuma butuh temen ngobrol aja kok ka"Ucap Intan
Pintu diketuk lagi dan pelayan yang masuk membawakan makanan untuk mereka
Prince menyuruh untuk meletakkan nya di atas meja sofa mereka
"Oke Kaka bolehin tapi kalau istri ku sudah ngantuk itu waktu nya dia istirahat dan juga kamu yah"Ucap Prince
"Dan satu lagi Kaka bakal daftarin kamu disekolah dinegeri ini Ntan"Ucap Prince
"Hah?"Ucap Tiara dan intan bersamaan
"Kok kaget?"Ucap Prince
"Bee kamu yakin?kan intan gak bisa bahasa Inggris kok kamu mau daftarin dia masuk sini ya jelaslah dia bakal jadi orang gagu"Ucap Tiara
"Kaka ah"Rengek intan
__ADS_1
"Tapi aku benarkan?"Ucap Tiara
"Gak Malasah kok sayang aku bakal siapin orang yang bakal jadi orang translet buat dia tapi kamu juga bakal kursus sama dia"Ucap Prince
"Kaka yakin mau masukin aku kesekolah negeri ini?"Ucap Intan
"Yakin lah!kamu tau kan pendidikan itu lebih penting"Ucap Prince
Intan hanya mengangguk kepalanya tanda setuju dengan Prince
"Tapi ingat intan apa yang kamu lihat disini cukup kamu lihat jangan kamu ikutin"Ucap Prince
"Karena negara ini berbeda dengan negara kita"Ucap Prince
Intan menganggukan kepalanya
Tiara tersenyum melihat Prince yang begitu bijak pada adiknya
"Ya sudah ayo kita makan dulu"Ucap Prince dan Prince membantu Tiara menuju sofa
Mereka makan bersama dan intan sebagai obat nyamuknya
"Ntan nanti setelah makan ada yang Kaka ingin omongin sama kamu"Ucap Prince
"Iyah Ka"Ucap Prince
"Ngomong apa?"Ucap Tiara
"Jangan bilang kamu mau deketin adik aku yah"Ucap Tiara
"Ngomong apa sih?"Ucap Prince
"Apa sih ngomel-ngomel gak jelas sayang?"Ucap Prince
"Aku gak jelas kamu bilang?wah bener-bener ini orang"Ucap Tiara
"Boo aku mau ngomomg masalah surat menyurat nya intan bukan apa-apa kok"Ucap Prince
"Emang Iyah?"Ucap Tiara
"Iyah kok"Ucap Prince
"Ini lagi makan loh kok bisa-bisanya berantem sih?"Ucap Intan
"Kaka juga masa iya Kaka prince mau deketin aku? Kaka itu kalau cemburu liat-liat orang dong"Ucap Intan
"Tuh dengerin"Ucap Prince
"Apa?"Ucap Tiara sambil melotot
"Gak kok,ohh enaknya nih roti gandum"Ucap Prince dan memasukan roti itu kedalam mulutnya
"Kalau dia macam-macam kamu jangan diam aja ntan"Ucap Tiara
"Emang Kaka Prince mau apain aku?"Ucap Intan
"Ka Prince aku percaya gak gitu kecuali ka Randi"Ucap Intan yang keceplosan membuat Tiara dan Prince langsung menatap serius kearah nya
"Apa maksud kamu?"Ucap Tiara
__ADS_1
"Gak ada kok ka aku cuma ngomong asal"Ucap Intan yang gugup
"Jawab Kaka!Randi pernah apain kamu?"Ucap Tiara meninggi
Intan diam sambil menundukkan kepalanya bahkan tangannya gementar karena takut pada Tiara
"Sayangggg"Ucap Prince sambil mengelus bahu Tiara
"Biar aku aja"Ucap Prince
"Hey ntan jangan ada rahasia diantara kita ,kita kan keluarga sekarang"Ucap Prince
"Ayo bilang aja ke kami apapun masalahnya kami gak bakal marahin kamu kecuali kamu jujur"Ucap Prince
Intan hanya diam sambil terus menundukan kepala nya
"Intan!"Ucap Tiara dengan nada tinggi
"Sayangggg"Ucap Prince melarang Tiara jangan membentak adiknya
"Kalau gak gitu dia gak bakal jawab bee"Ucap Tiara
"Tapi dia malah semakin takut kalau kamu bentak dia"Ucap Prince
"Dia sekarang lagi takut dan kamu bentak dia kan dia semakin takut sayang"Ucap Prince
Tiara diam tapi matanya masih menatap tajam adiknya
"Ntan kamu diapain sama Randi? sampai-sampai kamu takut bilang ke kami?"Ucap Prince dengan lemah lembut
Intan bukannya menjawab tapi dia malah pergi begitu saja tanpa permisi
"Intan"Teriak Tiara dan ingin mengejar Intan tapi Prince melarangnya
"Sayang jangan kamu jangan mudah kepancing emosi kamu lagi hamil"Ucap Prince
"Gimana aku gak emosi sih?dia sembunyikan sesuatu bee dibelakang aku"Ucap Tiara
"Boo anak kita perempuan kan?"Ucap Prince
"Iyah"Ucap Tiara
"Nah ini awal dari cara kita mendidik anak kita boo"Ucap Prince
"Intan itu anak SMA yang masih labil dia dengan mudah dipengaruhi dan emosinya gak ke kontrol dan kamu sebagai Kaka seharunya mencontohkan hal baik sayang bukan malah marah-marah ke dia"Ucap Prince
"Ingat masalah gak bakal selesai kalau pakai emosi"Ucap Prince
"Tapi aku penasaran bee apa yang dilakuin Randi sama dia"Ucap Tiara
"Kamu kan Kaka nya seharusnya kamu paham adik kamu dong,apa yang bakal buat dia bicara soal permasalahan dia"Ucap Prince
"Sama seperti ka Riel ketika aku lagi marah dengan semua orang cuma dia rasanya yang paling bisa buat aku bicarakan semua permasalahan aku sampai dada aku rasanya plong"Ucap Prince
"Oke aku bakal ngomong baik-baik nanti sama dia"Ucap Tiara
Prince tersenyum dan mengelus rambut Tiara
"Ingat jangan bentak-bentak dia yah sayang"Ucap Prince
__ADS_1
"Iyah bee"Ucap Tiara dan mereka melanjutkan makan lagi dan Prince menelpon pelayan nya untuk membawakan makanan kekamar intan