
Nissa datang tapi dengan Gabriel berserta anak-anak nya
"Tiara....Tiara mana Tiara minggir!"Ucap Gabriel sambil menggendong Dania sedangkan si kembar juga ikut berlari karena ulah Gabriel
"Kenapa sih pelukan?"Ucap Gabriel
"Ssttttt"Ucap Nissa pada Gabriel
"Kamu nih ribut banget"Ucap Nissa
"Aku bahagia ty gara-gara adik menantu udah ketemu"Ucap Gabriel
"Kamu gak bahagia Prince sudah siuman koma"Ucap Nissa
"Haha aku lupa itu"Ucap Gabriel
Prince melepas kan pelukannya dan Gabriel duduk disisi ranjang
Gabriel menatap Tiara yang penuh dengan lebam
"Riel aunty dulu yang duduk situ,aunty mau periksa Tiara"Ucap Nissa
"Ty diam dulu"Ucap Gabriel
"Ini kenapa?"Ucap Gabriel sambil menatap tangan Tiara
Tiara hanya tersenyum pada Gabriel
"Astaga kamu cuma bisa tanya Riel?"Ucap Nissa
"Aunty mau obatin Tiara dulu"Ucap Nissa
"Aku gak papa kok sekarang"Ucap Tiara
Gabriel berdiri tapi matanya masih menatap Tiara
"Minggir"Ucap Nissa dan dia duduk dia memeriksa Tiara
"Dari semua cobaan kalian ternyata Tuhan kasih kalian kebahagiaan"Ucap Nissa
"Tiara hamil usia kandungan 5 Minggu"Ucap Nissa
Tiara dan Prince saling tatap lalu tersenyum
"Hamil?"Ucap Gabriel
Arka dan Hana juga ikut masuk
"Siapa yang hamil?"Ucap Arka
"Istri ku Pah"Ucap Prince
Arka dan Hana sama-sama tersenyum ikut bahagia dengan kabar kehamilan manantunya
"Tapi kandungan gak papa kan selama di sekap?"Ucap Prince
"Gak papa Prince tapi Tiara hanya stres aja dan syukur kandungannya kuat"Ucap Nissa
"Yee Hellen bakal punya adik"Ucap Prince pada Hellen yang ada dipahanya
Hellen tertawa sambil bertepuk tangan
Disisi Rio
Rio sedang memukuli Ken dengan tongkat besball dengan kuat
"Gua bakal siksa lu selama 1 Minggu ini dan tukang eksekusi nya adalah Prince nanti"Ucap Rio
"Ternyata gua salah selama ini"Ucap Ken
__ADS_1
"Gua kira kalian semua bodoh dan lemah tapi kalian bisa hancurin semua ide yang gua rancang beberapa selama bertahun-tahun bahkan kalian habisi semua anak buah gua yang gua kumpulin sejak lama"Ucap Ken
"Ingat Ken buaya diam di air bukan berarti dia lemah tapi dia sedang menunggu siapa yang bersikap bodoh mau masuk kedalam air dan jadi makanannya"Ucap Willy
"Makanya om lebih mau ikut keluarga Dhekson daripada keluarga ku kan?"Ucap Ken
"Kita berkerabat tapi didalamnya tidak ada kata keluarga Ken malah berbeda dengan mereka,mereka benar-benar keluarga ku"Ucap Willy
"Karena istri muda om itu anak dari om Arka kan?"Ucap Ken
"Om Willy ikut keluarga kami sejak kita belum ada"Ucap Rio
"Om kenapa mau jadi pelayan mereka?"Ucap Ken
"Pelayan?kata siapa kami pelayan?"Ucap Bagus
"Malah kami adalah keluarga semua tak ada nama nya pelayan yang ada hanya ikatan keluarga"Ucap Bagus
"Omong kosong"Ucap Ken
"Bahkan kamu sejak tadi omong kosong"Ucap Willy
Rio langsung memukul wajah Ken sampai dia pingsan
Seminggu berlalu
Kondisinya Tiara sudah membaik tapi Prince belum dia juga belum bisa berjalan jika tanpa alat bantu
Rio datang untuk menjemput Prince karena dia sudah bosan menyiksa Ken sendirian
Prince sedangkan diruang tamu dengan Hellen sedangkan Tiara ada dapur dengan Hana
"Prince cepat lu habisi aja si Ken itu gua benar-benar muak liat muka dia yang terusan gak mau minta maaf"Ucap Rio
"Kenapa gak lu habisi aja kan selesai?"Ucap Prince
"Itu tugas lu gua cuma serpihannya aja kan?"Ucap Rio
"Lu mau semua ini selesai karena lu mau pergi temuin Alice kan?"Ucap Prince
Rio diam sambil memainkan tangan Hellen
"Lu masih harapin dia?"Ucap Prince
"Lu yang pernah suruh gua buat terus perjuangin dia kan?sampai gua bosan tapi nyata nya gua belum bosan bahkan nyerah Prince"Ucap Rio
"Jadi kita bakal kepisah nih?"Ucap Prince
"Gua mungkin disana lama Prince"Ucap Rio
"Lu jahat tinggalin gua bro"Ucap Prince
"Tapi cinta perlu diperjuangkan kan?"Ucap Rio
"Itu benar juga,oke deh gua selalu dukung lu sampai lu dapatin dia"Ucap Prince
Prince memanggil baby sitter Hellen untuk membawa Hellen sedangkan dia pergi dengan Rio tanpa berpamitan pada Tiara
Dijalan Rio dan Prince bertemu dengan intan yang menuju pulang tapi intan berboncengan dengan Gema
"Itu intan kan?"Ucap Rio
"Mana?"Ucap Prince
"Itu didepan"Ucap Rio
Rio langsung mempercepat mobilnya agar bisa mengejar Motor Gema
"Wih udah main boncengan aja sih?"Ucap Prince
__ADS_1
"Kaka?"Ucap Intan
"Kenapa lu pulang sama dia?"Ucap Rio
"Emang kenapa kan seru naik motor"Ucap Intan
"Kalian bisa dekat kaya gini tapi ingat kalian gak bakal bisa pacaran apalagi sampai jodoh!"Ucap Rio dan dia melajukan mobilnya
Intan mengerucutkan alisnya karena ucapan Rio
"Dia kenapa ntan kok kaya gak suka gitu?"Ucap Gema
"Gak tau juga, paling-paling juga lagi dapat dia"Ucap Intan
"Emang bisa dapat?"Ucap Gema
"Buat ka Rio ya jelas bisa lah"Ucap Intan
"Kamu ini ada-ada aja sih"Ucap Gema
Disisi Rio dan Prince
"Woy maksud lu apaan tadi ngomong gitu ke mereka?"Ucap Prince
"Gak papa spontan aja tadi"Ucap Rio
"Jangan bilang lu cemburu ya?"Ucap Prince
"Gua cemburu?lu jangan aneh-aneh gila"Ucap Rio
"Gua mana tau kan itu hati lu"Ucap Prince
"Diam ah"Ucap Rio
"Oke deh"Ucap Prince
"Tapi gua gak tau nanti karena lu kelamaan di Australia setelah lu pulang intan udah gendong anak aja"Ucap Prince
"Lu apaan sih hah?gua gak cemburu kalau dia nikah nanti emang urusan gua?"Ucap Rio
Prince tertawa kecil karena Rio seperti salah tingkah
Mereka pun sampai di markas ternyata disana hanya ada Gio dan Hero
"Akhirnya datang juga"Ucap Gio
"Kenapa om?"Ucap Prince
"Bosan saya kalau sama dia terus"Ucap Gio menunjuk Hero
"Apaan sih lu hah?"Ucap Hero
"Gak papa gua"Ucap Gio
"Kalian ini"Ucap Prince
Prince berjalan masuk menuju ruangan Ken
Ken duduk dinding tapi tangan dirantai
Prince melihat Ken menendang pelan kaki Ken
"Woy Ken"Ucap Prince
"Gua datang buat akhiri penderitaan lu"Ucap Prince
Ken menatap Prince dia tertawa kecil
"Lu mau habisin gua?"Ucap Ken
__ADS_1
"Jiwa berbie kaya lu mana mungkin bisa habisin gua"Ucap Ken
Prince hanya diam mendengarkan ucapan Ken