Queen Untuk Prince

Queen Untuk Prince
Part 24


__ADS_3

Keesokan hari nya


Tiara belum bangun sama sekali sedangkan Prince sudah bangun tapi dia masih rebahan disamping Tiara sambil menatap wajah Tiara yang masih tertidur


"Kamu cantik juga Boo kalau dilihat-lihat"Ucap Prince dan dia tertawa kecil


"Boooooooo"Ucap Prince dengan lembut tapi Tiara tak bangun dengan jahilnya dia menusuk-nusuk pipi mulus Tiara tapi dia masih belum bangun juga


Prince mengigit pipi Tiara bahkan mengisap-ngisap pipi Tiara


"Kenyal banget sih pipi nya?kaya mochi"Ucap Prince yang malah keasikan mengisap-ngisap pipi Tiara


Tiara mulai membuka matanya dia melihat Prince langsung terkejut bahkan memukul wajah Prince


"Aduhhhhhhh"Ucap Prince sambil memegangi wajahnya


"Beeeeeeee"Ucap Tiara dan langsung mendekati Prince


"Maafin aku"Ucap Tiara sambil menangkup wajah Prince


"Sakittttttttttt"Ucap Prince dengan manja bahkan wajah dibuat-buat agar Tiara kasihan


"Maafin akuuuu kamu juga sih ngagetin aku"Ucap Tiara


"Malah nyalahin aku"Ucap Prince


"Kan emang kamu yang salah"Ucap Tiara


Prince memanyunkan bibirnya tanda dia ngambek


"Kenapa gitu?"Ucap Tiara


"Aku ngambek lah"Ucap Prince


"Muka sangar tapi ambekan"Ucap Tiara


"Biarin"Ucap Prince


"Ya udah deh aku mau mandi"Ucap Tiara ingin turun dari ranjang


"Loh kok aku aku gak dibujuk?"Ucap Prince


"Buat apa lagian juga aku mau kuliah hari ini"Ucap Tiara


Prince langsung memeluk pinggang Tiara membuat Tiara tak bisa turun dari ranjangnya


"Kamu apaan sih?"Ucap Tiara


"Gak mau ditinggalllllllll"Rengek Prince sambil menggoyangkan-goyangkan tubuh Tiara membuat Tiara menahan tawanya dengan sikap Prince


"Baru jam 7 masa kamu udah siap-siap?mau ngapain?"Ucap Prince


"Ya mau siap-siap aja"Ucap Tiara


"Gak ada!Gak ada! sini lagi peluk aku"Ucap Prince


"Gak mau"Ucap Tiara


Prince langsung duduk tapi tanganya masih melingkar dipingganya Tiara


"Mau bantah aku?"Ucap Prince


"Emang kenapa?"Ucap Tiara

__ADS_1


Prince langsung menggelitiki pinggang Tiara membuatnya tertawa sambil mendorong-dorong Prince


"Mah bantah aku lagi?"Ucap Prince


"Gak kok"Ucap Tiara sambil tertawa


Sampai Tiara memundurkan tubuhnya dan mengenai Ujung ranjang Prince menghentikan gelitikannya dan malah mereka saling tatap


Tiara menelan saliva karena tatapan Prince bahkan dia sudah berpikir macam-macam


"Aaaaaa mau dipelukkkk"Ucap Prince dan masuk kedalam pelukan Tiara menyandarkan kepalanya didada Tiara


"Peluk aku!"Ucap Prince dan Tiara memeluk kepala Prince yang ada didadanya


Prince tersenyum nakal dan memasukan tangannya kedalam baju Tiara


"Kamu ngapain?"Ucap Tiara


"Periksa gunung Krakatau apa dia mau meletus?"Ucap Prince sambil terus melancarkan aksinya sampai Prince meremas dada nya Tiara membuat Tiara mengeluarkan suaranya


"Aaaahhh"Ucap Tiara dan buru-buru Tiara menutup mulutnya


"Mau ***** yah Boooook"Ucap Prince dengan manja


"Yahhhh yahhhhhhhhhh"Ucap Prince sambil menggoyang-goyangkan tubuh Tiara


"Ayoooo Booooooo"Ucap Prince terus merengek seperti anak kecil karena Tiara hanya diam sambil menatapnya


Lagi-lagi meremas dada Tiara membuat Tiara mengeluarkan suara kesukaan Prince


"Boooooooooo"Ucap Prince


"Iiiiiiyah"Ucap Tiara pelan dan Prince tersenyum


Prince benar-benar seperti bayi yang menyusu pada ibu nya


Disisi intan


Jam menunjukkan pukul istirahat sekolah


Intan sedang makan siang dikantin dengan teman-teman nya


"Hari ini jalan-jalan yuk ntan?"Ucap Prilly


"Gas aja lah aku bosan dirumah udah gak ada Kaka yang jahilin"Ucap Intan


"Tapi kan kamu sekarang punya Kaka ipar kaya mana ganteng lagi"Ucap Dewi


"Kalian tau sejak 1 bulan terakhir aku udah gak save nomor Kaka"Ucap Intan


"Kenapa?"Ucap Dewi dan Prilly bersamaan


"Males aku liat status dia soalnya dia posting foto suaminya terus,mana ganteng banget lagi"Ucap Intan


Intan membuka ponselnya untuk memperlihatkan status terakhir yang buat Tiara


"Kalian liat!"Ucap Intan dan menyerahkan ponselnya pada teman-teman nya



"Astaga ini ganteng banget!"Ucap Dewi


"Mana dada nya coba liat bidang banget"Ucap Prilly intan langsung merebut ponselnya dari teman-temannya

__ADS_1


"Itu Kaka ipar kamu?"Ucap Dewi


"Enak banget ya ka Tiara punya suami ganteng, kaya lagi"Ucap Prilly


"Kapan kita dapat kaya gitu?"Ucap Prilly


"Tapi gara-gara dia Kaka sekarang gak sama aku lagi bahkan Kaka jarang banget datang kerumah"Batin Intan


Disisi Randi


Randi masih dirumah dirumah sakit karena tangannya masih belum sembuh dia dijaga oleh teman-temannya


Pintu ruangan nya terbuka yang masuk adalah Prince dan Rio


Semua temannya yang melihat Prince langsung berdiri bahkan menahan Prince yang berjalan mendekati Randi


"Mau apa lu?"Ucap Randi


"Gua mau besuk orang yang selalu ngechat gua yang katanya mau bunuh gua"Ucap Prince


"Ya! setelah gua sembuh gua akan lakukan itu"Ucap Randi


"Sebelum lu kenapa-kenapa kemarin kenapa gak bisa bunuh gua?bahkan sentuh gua aja bisa ga?"Ucap Prince dan dia tersenyum miring begitupun Rio


"Bahkan kalian bertujuh kemarin kan? sedangkan gua cuma sendirian tapi kok bisa gak ada satupun pukulan kalian yang kena ke gua"Ucap Prince


Semua teman-teman Randi tak ada yang berani mereka hanya menjadi benteng padahal mereka berjumlah 10 orang


"Kalau gua ingin kemarin bisa gua bunuh lu dan teman-teman lu tapi sayang istri gua larang itu"Ucap Prince


"Pengecut!"Ucap Randi


Prince hanya bersikap santai dan cool


"Gua ingatin ke kalian kalau negara ini ada digenggaman kami jadi kalian jangan sok-sokan buat ancam-mengancam kami"Ucap Rio


"Bahkan sekarang gua bisa aja buat lu diusir dari rumah sakit ini dan buat semua rumah sakit gak ada yang mau nerima lu"Ucap Prince


"CEO dan putra dari Arka Bryan Dhekson hanya identitas yang terlihat dan banyak orang ketahui tapi dibalik itu?"Ucap Prince dan dia mengangkat alisnya


"Semoga cepat sembuh dan wujudkan mimpi lu itu"Ucap Prince lalu mereka berdua tertawa dan mereka pergi


"Kurang ajar"Teriak Randi


"Siapa dia sebenarnya?"Ucap Tio


"Siapapun dia kita harus habisi dia"Ucap Randi


"Gua masih ingat aura dia saat dia berkelahi dengan kita Randi"Ucap Tio


"Kenapa?apa lu takut?"Ucap Randi


"Kalau boleh jujur saja gua takut"Ucap Tio


"Pengecut!"Teriak Randi


"Dia seorang anak kaya raya Randi bukan hanya itu saja dia bahkan dia sangat mengerikan"Ucap Doni


"Dengan kekayaan dia bisa lakukan apapun termasuk membuat kita masuk penjara tanpa sebab"Ucap Doni


"Ya dia menghajar kita hanya sekali serangan apa itu wajar?"Ucap Tio


Randi diam dengan keadaan marah

__ADS_1


__ADS_2