
Setelah makan Tiara bukannya tidur tapi malah mengajak Prince untuk duduk ditepi kolam renang
"Bee mau gak nostalgia sama-sama?"Ucap Tiara
"Nostalgia tentang apa?"Ucap Prince
"Tentang apa aja"Ucap Tiara
"Waktu kamu SMP hal apa aja yang buat pengen balik lagi kesana"Ucap Tiara
"Gak ada sayang soalnya hidup ku terlalu monoton kalau kamu?"Ucap Prince
"Aku waktu kecil sampai aku nikah sama kamu aku nakal kan?"Ucap Tiara
"Nakal?nakal gimana?"Ucap Prince
"Aku pernah maling buah tentang bee sampai di kejar sama bambu dulu"Ucap Tiara
Prince tertawa kecil mendengar kan cerita Tiara
"Buah apa emang?"Ucap Prince
"Buah rambutan bee soalnya pohon dia sendiri yang banyak buahnya sedangkan yang lain gak"Ucap Tiara
"Kan bisa sayang minta baik-baik ke dia nya"Ucap Prince
"Gak bakalan di kasih bee soalnya dia pelit waktu itu ada anak kecil lain yang lewat cuma liatin aja malah dibilang mau ngambil rambutan dia kan sedeng dia tuh"Ucap Tiara
"Lucu yah kaya kamu sayang punya banyak teman bahkan punya pengalaman yang gak aku miliki"Ucap Prince
"Aku emang punya teman tapi semaunya palsu"Ucap Prince
"Aku bisa aja kaya kamu tapi aku harus jaga nama baik keluarga ini biar gak kecontreng"Ucap Prince
"Setelah pulang sekolah aku langsung belajar setelahnya aku manja-manja sama Mamah terus pergi sama Rio"Ucap Prince
"Aku bisa aja mau nakal sih tapi aku takut nanti bakal ada karmanya"Ucap Prince
"Setakut itu bee dengan kehidupan?"Ucap Tiara
"Aku takut karma sayang"Ucap Prince
"Aku kira jadi anak orang kaya itu enak bee"Ucap Tiara
"Ternyata gak yah?"Ucap Tiara
"Memang aku bisa beli apapun dengan uang tapi aku gak bisa berbuat banyak dengan apa yang aku mau"Ucap Prince
Tiara hanya diam menatap Prince
"Cuma kamu sayang yang berani tumpahin minuman ke muka aku padahal semua orang takut kalau dengar nama ku"Ucap Prince
"Hah benarkah?"Ucap Tiara
"Tapi ya jelas suami ku seorang tuan muda Dhekson sekaligus orang yang sangat hebat"Ucap Tiara
"Mau dengar cerita kematian Tiara?"Ucap Prince
"Aku gak mau cemburu bee"Ucap Tiara
"Kalau gitu kamu cerita tentang Erik dong?"Ucap Prince
__ADS_1
"Males bahas laki-laki lain bee"Ucap Tiara
Prince tertawa kecil lalu memeluk Tiara
"Kita emang gini aja nih sampai siang?"Ucap Prince
"Aku gak bisa tidur bee"Ucap Tiara
"Masih gak bisa tidur?"Ucap Prince
"Iyah"Ucap Tiara
Tiba-tiba saja entah dari mana ada sarang tawon terbang ke arah mereka tapi Prince dengan cepat menangkis sarang itu
Penghuni sarang itu langsung keluar bahkan menyengat Prince dan Tiara
Tiara menarik tubuh Prince masuk kedalam kolam renang
Mereka berdua diam didalam kolam renang tapi tangan Prince terus menggenggam tangan Tiara
Prince menangkup tangannya memberi isyarat jika dia meminta maaf karena tidak bisa melindungi Tiara
Tiara menggelengkan kepalanya sambil mengelus pipi Prince
Prince muncul sedikit kepermukaan dan ternyata para bodyguard Prince sudah datang untuk membawa pergi sarang tawon dan juga mengambil perhatian tawon-tawon itu
Prince muncul kepermukaan tapi Tiara tak muncul-muncul membuat Prince panik ternyata Tiara kehabisan tak sadarkan diri karena terlalu lama didalam air
Prince langsung mengakatakan Tiara naik ketepi kolam
Prince memberikan pertolongan pertama pada istrinya dengan memberikan nafas buatan 5 menit Prince terus melakukan itu sampai Tiara tersedak dan dia sadar
Dia bernafas lega dan langsung memeluk Tiara
Prince menangis sambil memeluk Tiara dengan eratnya
"Kamu kenapa bee?"Ucap Tiara
"Aku benar-benar takut sayang kalau kamu gak bangun lagi"Ucap Prince
"Aku akan terus hidup bee sampai tuhan bosen liat aku jalan-jalan didunia dia"Ucap Tiara dengan nada candaan membuat Prince menggoyang-goyangkan tubuhnya Tiara karena kesal pada Ucapannya Tiara
"Bee kita kekamar yuk dingin mana badanku sakit karena sengatan tawon tadi"Ucap Tiara
Prince menatap Tiara tangan kaki Tiara benar-benar banyak sekali merah-merah karena sengatannya tawon tadi tapi Prince juga sama
Prince langsung menggendong Tiara masuk kedalam rumah tapi kejadian tadi tidak membuat pada keluarga bangun
Prince dan Tiara sudah berganti pakaian mereka saling mengobati satu sama lain
"Kok kamu bisa sayang tadi sampai pingsan gitu?"Ucap Prince
"Aku gak terlalu bisa lama-lama didalam air karena dulu aku sempat tenggelam dikolam renang umum tapi buat orang dewasa sedangkan aku masih umur 3 tahun waktu itu"Ucap Tiara
"Kamu trauma?"Ucap Prince
"Iyah bisa dibilang gitu"Ucap Tiara
"Tapi gara-gara aku sekarang ngantuk bee"Ucap Tiara
Prince menganggukan kepalanya
__ADS_1
Prince mencium bibir Tiara sekilas
"Pokoknya apapun alasan nya kamu harus sama aku sayang aku gak mau ditinggalin"Ucap Prince
"Tapi kamu juga yah"Ucap Tiara
"Iyah"Ucap Prince
Prince meletakan kepalanya dibahu Tiara tapi sambil saling berhadapan
"Kelemahan aku kamu dan Hellen sayang kalau dia antara kalian hilang aku gak tau lagi nanti"Ucap Prince
"Pokoknya kalian adalah dunia aku"Ucap Prince
"Iyah bee"Ucap Tiara
Tiara memeluk Prince dan langsung merebahkan tubuhnya dan sekarang Prince ada diatas Tiara
"Tidur sambil gini yah"Ucap Tiara
"Kamu gak berat?"Ucap Prince
"Gak papa kalau aku keberatan nanti aku tinggal tendang aja kamu nya"Ucap Tiara
"Tega sayang?"Ucap Prince
"Gak"Ucap Tiara
Tiara memejamkan matanya begitupun Prince dan mereka pun tidur
Pagi tiba
Hana heboh karena dia baru tau kejadian tadi malam soal Prince dan Tiara disengat tawon
"Mah kami gak papa"Ucap Prince
"Gak papa apanya sih hah?coba liat itu badan kalian merah bahkan sampai bengkak gitu?"Ucap Hana
"Mah udah kami obatin kok Mah"Ucap Tiara
"Sayang gak baik ngomelin pas lagi makan"Ucap Arka
"Lagian juga ini musibah kan bukan karena memang mereka yang cari masalah sama tawon"Ucap Arka
"Tapi tetap aja honey aku badan mereka sampai kayagitu"Ucap Hana
"Mamah kami gak papa kok"Ucap Prince
"Tetap aja mamah khawatir Prince"Ucap Hana
"Tapi Mamah kesannya kaya ngomelin kami"Ucap Prince
Arka tersenyum melihat sifat Hana sejak dulu tak pernah berubah jika khawatir pasti akan sangat berlebihan
"Kalian hari ini kemana?"Ucap Arka
"Aku gak kemana-mana Pah gak tau suamiku"Ucap Tiara
"Mungkin kerumah Oma Pah buat jenguk Rio"Ucap Prince
"Ikut"Ucap Tiara
__ADS_1
"Iyah sayang"Ucap Prince