
Tiara menatap tajam Prince dan spontan Prince menyerahkan ponselnya pada Tiara tanpa diminta
Tiara langsung membuka ponsel Prince dan dia menemukan apa yang dia cari lalu Tiara langsung menjewer telinga Prince
"Gak bisa liat yang cantik ternyata sekarang yah?"Ucap Tiara
"Sayang aku cari itu buat Rio karena dia suka sama Alice bukan aku"Ucap Prince
"Gak kok bahkan aku gak lirik dia sama sekali tadi"Ucap Rio
Intan hanya diam menyaksikan perdebatan didepannya
"Riooooooooooo"Teriak Prince
"Gak usah lempar batu sembunyi tangan"Ucap Tiara
Prince memeluk Tiara dengan wajah memelasnya
"Itu semua nya bohong sayang"Ucap Prince
"Aku cuma sayang dan cinta sama kamu"Ucap Prince
"Malam ini aku benar-benar tidur sama intan liat aja"Ucap Tiara
"Sayangggg aku gak gitu percaya sama aku"Ucap Prince
Prince semakin memeluk Tiara bahkan dia menangis didepan semuanya tanpa malu
"Sayang aku cuma sayang ke kamu pandangan aku cuma ke kamu"Ucap Prince sambil menangis dibahu Tiara
Rio tertawa geli melihat Prince seperti anak kecil yang tak dibelikan mainan oleh ibunya
Tiara mendorong Prince dan dia naik kekamar Prince mengejarnya tapi ketika didalam kamar dia menguncinya
"Sayang semua yang diucapkan Rio itu bohong percaya sama aku"Ucap Prince
"Sayanggggggg"Ucap Prince sambil terus mengetuk pintu kamar Tiara
Rio makan sambil terus tertawa
"Ka Rio emang beneran ka Prince kayagitu?"Ucap Intan
"Gak"Ucap Rio
"Kaka cuma kesal sama dia,dia juga mulai menuju pulang dan sampai disini dia terus-menerus ejekin Kaka ya Kaka balas lah"Ucap Rio
"Wah Kaka jahat banget"Ucap Intan
"Kaka tau emosi ka Tiara lagi gak stabil dia bisa marah lama kok ke ka Prince"Ucap Intan
"Biarin aja"Ucap Rio
"Kaka ini tega banget sih sama ka Prince"Ucap Intan
"Sesekali lah buat dia gitu"Ucap Rio
"Aduh bakal sulit tidur aku malam ini ka soalnya pasti ka Prince terus-menerus ketuk kamar aku"Ucap Intan
"Tidur dikamar lain aja kamu"Ucap Rio
"Pasti Kaka ikut lah"Ucap Intan
"Maafin Kaka yah"Ucap Rio
"Tapi ka Rio beneran suka sama sekretaris kantor Kaka tadi?"Ucap Intan
"Bukan suka tapi kagum aja sih tapi sayang udah punya pacar"Ucap Rio
__ADS_1
"Kalau belum pasti bakal Kaka dekatin yah?"Ucap Intan
Rio hanya mengangkat bahunya sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya
"Ka Rio jahil nya keterlaluan"Ucap Intan
"Dia pantas digituin ntan"Ucap Rio
"Eh tapi kamu kapan masuk masuk sekolah disini?"Ucap Rio
"Kata ka Prince sih Minggu depan"Ucap Intan
"Wah selamat datang disekolah baru yah dan semoga kamu bisa beradaptasi dengan lingkungan baru"Ucap Rio
"Iyah Ka Rio"Ucap Intan
Malam tiba
Rio duduk ditepi kolam renang dengan kaki menjuntai ke dalam air kolam
Prince datang dengan wajah lelahnya karena Tiara sejak tadi hanya dikamarnya tak mau membuka pintunya untuk Prince
"Brengsek lu"Ucap Prince dan dia ikut duduk disamping Rio
"Kita sama jadi gak usah saling puji"Ucap Rio
"Saling buli bukan saling puji"Ucap Prince
"Diam lu"Ucap Rio
"Gua bakalan gak bisa tidur kalau gak peluk istri gua"Ucap Prince
"Gua peluk lu yah"Ucap Prince
"Gak mau,gua normal"Ucap Rio
"Gitu yah rasanya kalau dicuekin sama istri?"Ucap Rio
"Iyah badan rasanya cape"Ucap Prince
"Lu bakal rasain nanti setelah lu nikah atau lu rasain aja dulu namanya jatuh cinta"Ucap Prince
Prince bersandar dibahu Rio dan Rio bukannya menolak tapi malah mengelus rambut Prince
"Maafin gua gara-gara gua Tiara ngambek sama lu"Ucap Rio
"Udah biasa gua"Ucap Prince
Prince menatap langit yang penuh dengan bintang
"Rio gua rasa ada hawa lain sama Alice yang kayanya bagus buat lu"Ucap Prince
Rio menatap Prince dengan tatapan dalam
"Maksud lu?"Ucap Rio
"Umur lu udah segini tapi gak ada satu pun yang pernah buat lu yang kaya tadi, spontan senyum bahkan puji dia tanpa sadar"Ucap Prince
"Gua tau lu Rio, mantab kan hati lu kalau lu yakin dia buat lu rebut karena dia memang pantas buat lu"Ucap Prince
"Lu ngomong apa sih?"Ucap Rio
"Ngomongin lu bego"Ucap Prince
"Udah lah gak usah bahas begituan gua malas dia udah ada yang punya"Ucap Rio
Prince diam dan mereka sama-sama menatap langit
__ADS_1
"Kita jalan-jalan keluar lah,qualiti time berdua kan lama udah gak"Ucap Prince
"Terus Tiara gimana?"Ucap Prince
"Kita pergi aja dulu pikirin itu nanti aja belakangan"Ucap Prince dan mereka pergi berdua
Rio membawa mobil entah kemana karena mereka hanya niat jalan-jalan saja
"Rio ada lapangan basket tuh main yuk"Ucap Prince
"Jauh-jauh kesini ternyata cuma mau main basket?"Ucap Rio
"Di mansion gua gak ada lapangan basket kan?"Ucap Prince
"Iyah juga sih,gas lah"Ucap Rio dan dia memarkirkan mobilnya
Mereka sudah berada ditengah-tengah lapangan
"Biar pertandingan seru gimana kita pakai taruhan"Ucap Rio
"Sejak kapan lu main ginian pakai taruhan?uang lu menipis?"Ucap Prince
"Gak biar seru aja"Ucap Rio
"Oke lu mau apa?"Ucap Prince
"Gua mau lu beliin gua mobil sport mewah terbaru"Ucap Rio
"Oke?"Ucap Prince
"Dan lu?"Ucap Rio
"Gua mau lu dekatin Alice atau bahkan jadiin dia istriku bawa dia ke negara kita sebagai Nyonya Wijaksono"Ucap Prince
Rio diam menatap Prince
"Kenapa?ayo dong"Ucap Prince
"Itu taruhan yang sulit"Ucap Rio
"Ingat Rio lu lebih unggul dari pacar nya Alice bahkan dari segalanya"Ucap Prince
"Kalau lu mau lu bisa aja pakai cara kotor dengan cara habisi kekasihnya"Ucap Prince
"Otak lu benar-benar sadis Prince"Ucap Rio
"Why not man"Ucap Prince
"Kita main aja dulu"Ucap Rio dan lama mendribble bola dan dengan mudah masuk ke keranjang Prince
Prince tersenyum dan langsung ingin membalas Rio tapi Rio mencoba menganggu Prince dan bahkan bisa mengambil bola dari Prince tapi Prince juga bisa merebut nya dari Rio dan langsung melempar bola dan masuk
Permainan mereka sangat sengit bahkan saling kejar angka sampai skor mereka seri keringat membasahi mereka berdua nafas mereka pendek-pendek
Saling bertatapan bola ada ditangan Rio tapi Prince dengan secepat kilat bisa mengambil bola dari Rio baru ingin membidik Rio datang dan langsung merebutnya
Prince datang mengahalau bola Rio agar tidak jadi skor ditengah-tengah lapangan Prince langsung melempar bolanya dan akhirnya Prince menang
Mereka berdua sama-sama terkapar ditengah-tengah lapangan mereka berdua sama-sama tertawa
"Gua mau sama lu kayagini sampai tua Prince"Ucap Rio
"Gua juga"Ucap Prince
"Menua sama lu benar-benar menyenangkan walaupun tanpa pasangan sekalipun"Ucap Rio
"Gua menang dan lu harus bisa buat Alice jadi Nyonya Wijaksono"Ucap Prince
__ADS_1
Rio diam sambil menatap langit entah kenapa senyum manisnya Alice terukir diatas langit itu membuatnya ikut tersenyum