
Intan dan Tiara sama-sama memakan lahap jajan yang mereka beli tadi bahkan Prince hanya di beri sisa nya dari mereka
"Sayang makan nya jangan banyak-banyak nanti sakit perut"Ucap Prince
"Bilang aja mau minta"Ucap Tiara
"Gak gitu sayang tapi aku khawatir aja"Ucap Prince
Tiara mendekati Prince dan dia menyuapi makanan yang ada ditangannya pada Prince
"Kenapa?"Ucap Prince
"Nyuapin kamu"Ucap Tiara
"Gak usah sayang"Ucap Prince
"Buka mulut beee"Ucap Tiara
"Sayanggggg"Ucap Prince
"Ayo cepat buka mulut beeee"Ucap Tiara dan Prince membuka mulutnya
Tiara menyuapi Prince tapi mata Prince menatap intan entah kenapa dia teringat kejadian sang Kaka dulu yang juga pernah hampir diperkosa oleh laki-laki
Tiara mengikuti tatapan mata suaminya yang menatap adiknya
"Beee!"Ucap Tiara sambil mencubit paha Prince
"Iyahhh"Ucap Prince dengan wajah linglung
"Ngapain natap Intan begitu banget?"Ucap Tiara
"Aku ke inget Kaka aja"Ucap Prince
"Liat intan kok bisa ke inget ka Riel kenapa?"Ucap Tiara
"Apa yang dialami Intan itu dulu pernah di alami ka Riel sayang"Ucap Prince
"Apa?kamu beneran bee?siapa pelakunya"Ucap Prince
"Namanya Jacob orang yang pernah Kaka sukai dulu tapi dia cuma manfaatin kepolosan ka Riel"Ucap Prince
"Terus sekarang gimana"Ucap Tiara
Prince hanya diam tak menjawab pertanyaan Tiara
"Beee aku tanya malah diam aja"Ucap Tiara
"Gak bahas bahas orang brengsek itu lagi"Ucap Prince membuat Tiara terdiam
"Iyah"Ucap Tiara
"Ka Prince dulu waktu SMA selalu sama ka Rio yah?"Ucap Intan
"Iyah sama siapa lagi"Ucap Prince
"Soalnya dulu cuma dia yang mau temenan sama Kaka"Ucap Prince
"Masa sih ka?Kaka itu bisa dibilang ganteng lah yah terus pinter juga kan?apalagi status kaka"Ucap Intan
"Dan karena itulah Kaka gak punya temen karena mereka gak percaya diri"Ucap Prince
"Oh gitu ya ka?"Ucap Intan dan Prince menganggukan kepalanya
"Sebenarnya aku takut ka sekolah disini karena paati disini beda banget sama dinegara kita"Ucap Intan
__ADS_1
"Pasti sulit cari nama penjual kantin yang namanya emak emm"Ucap Intan
"Kalau Catlin banyak"Ucap Intan membuat Prince dan Tiara tertawa kecil
"Maafin Kaka ya ntan gara-gara Kaka kamu harus pindah sekolah"Ucap Prince
"Bukan salah Kaka tapi kan semuanya salah aku,karena aku tuduh Kaka terus aku fitnah ka Tiara kalau anak yang Kaka kandung itu bukan anak Ka Prince"Ucap Intan
"Aku benar-benar pengacau hubungan kalian ka tapi bangga punya Kaka ipar kaya ka Prince,Kaka sama sekali gak pernah marah ke aku"Ucap Intan
"Bahkan aku tau rasanya punya Kaka laki-laki itu bagaimana setelah ada Ka Prince"Ucap Intan
"Makasih ya ka"Ucap Intan
Prince tersenyum menatap intan
"Mau peluk ka Prince"Ucap Intan tapi Tiara langsung memeluk Prince membuat intan tak jadi memeluk Prince
"Kaka ah"Ucap Intan
"Ini punya aku gak boleh ada yang lain"Ucap Tiara
"Aku peluk juga karena dia Kaka aku aja"Ucap Intan
"Tetap gak boleh"Ucap Tiara
"Pelit ah"Ucap Intan
"Nanti ntan setelah dia tidur"Ucap Prince membuat Tiara langsung menarik baju Prince
"Apa maksudnya?mau main belakang sama aku?mau tidur tidur atau aku tidur sama intan aja"Ucap Tiara
"Sayang aku cuma bercanda"Ucap Prince
"Bercanda?masa nanti tau-tau aku udah tidur kamu beneran macam-macam lagi"Ucap Tiara
"Ya gak ntan?"Ucap Prince
"Gak tau ka,takut ikut campur"Ucap Intan
"Astaga intan segitunya kamu sama Kaka?"Ucap Prince
"Aku ngomong kamu malah fokus sama intan"Ucap Tiara semakin kesal pada Prince
"Sayang gak gitu kok"Ucap Prince ingin memeluk Tiara tapi Tiara sudah keburu berdiri
"Ayok ntan kita masuk kamar biar aja si genit ini tidur sendirian"Ucap Tiara dan dia pergi Intan mengikuti langkah Tiara
"Semoga aja kodok bisa buat kamu tidur nyenyak"Ucap Tiara sambil berjalan tanpa menatap Prince
"Sayang jangan ngambek dong"Ucap Prince Tiara tak menghiraukan ucapan Prince
"Sayangggggggg"Ucap Prince tapi Tiara sudah ada diatas dan masuk kamar intan
"Ahhh sial!"Ucap Prince sambil melempar bantal
Prince diam sambil mengacak-acak rambutnya sampai ada tangan yang menepuk pundak menbuatnya terkejut bahkan langsung ingin menghajar nya tapi orang itu adalah Rio
"Hay"Ucap Rio membuat Prince tersenyum dan memeluk Rio dengan senang
"Rio ini benaran lu kan?gua gak berhalusinasi kan?"Ucap Prince
"Ini gua"Ucap Rio
"Puji Tuhan doa gua terkabul,gua kangen banget sama lu"Ucap Prince memeluk Rio dengan erat
__ADS_1
"Jangan cuma peluk aja dong cium kek"Ucap Rio membuat Prince langsung mendorong tubuh Rio
"Lu bikin gua jijik"Ucap Prince
"Kan kangen katanya"Ucap Rio
"Udah-udah gak usah di bahas sekarang duduk"Ucap Prince
"Kapan lu datang?"Ucap Prince
"Kan lu baru liat baru aja"Ucap Rio
"Basa-basi"Ucap Prince
"Lu kesini buat apa?kalau ka Riel tau gimana?"Ucap Prince
"Tenang aja gua ditugasin kesini sama Papi jadi lu tenang aja"Ucap Rio
"Tugas apaan?"Ucap Prince
"Lu gak ingat kalau Papi sama om Arka pernah bangun perusahaan cabang di Sydney?"Ucap Rio dan Prince mengingat-ingat
"Oh itu terus?"Ucap Prince
"Nah ada permasalahan disana jadi Papi suruh gua yang urus"Ucap Rio
"Kok bisa kebetulan gini?"Ucap Prince
"Mungkin raga kita jauh tapi hati kita satu"Ucap Rio
"Lu bisa gak jangan buat gua jijik?"Ucap Prince
"Gua sayang sama lu emang lu gak?"Ucap Rio
"Lu bicara kaya gini lagi gua tembak lu"Ucap Prince
"Tembak aku Kaka Prince"Ucap Rio dengan nada seperti wanita
"Bangsat lu"Ucap Prince sambil tertawa kecil karena tingkah Rio begitupun Rio
"Tapi pertanyaannya gua?lu sayang gak sih sama gua?"Ucap Rio
"Bisa diam gak sih?"Ucap Prince
"Gua sayang sama lu Princeeeeeee"Ucap Rio dengan lebay nya
Prince sedikit kesal sekaligus jijik dengan sikap Rio dia langsung mengacungkan pistol kearah Rio
Rio langsung tertawa dengan sikap Prince
"Gua kira lu udah berubah setelah sama Tiara tapi ternyata gak yah?masih aja kaku tapi kalau masalah ranjang lu kan paling aktif?"Ucap Rio
"Rioooooooo"Teriak Prince
"Apa Prince"Ucap Rio dengan santai
Tiara dan intan dari tadi mengintip Prince dan Rio diatas sambil bertungging agar tak ketahuan
"Ka Rio tertawa lucu juga yah godain ka Prince"Bisik intan
"Mereka gitu kalau cuma berdua kalau lagi sama orang banyak kaya kaku gitu"Ucap Tiara
"Emang gitu?lucu banget sih?"Ucap Intan
"Tapi ka Prince kaya nya salting kalau ka Rio godain dia"Ucap Intan
__ADS_1
"Tapi mereka kalau serius serem banget,gak perlu pakai suara cuma tatapan mata aja mereka kaya bicara dalam hati bisa saling paham"Ucap Tiara
"Kan mereka udah mulai dari kecil jelaslah paham sifat masing-masing"Ucap Intan