
Semuanya masih sibuk membahas kasus perusahaan sedangkan Rio hanya diam entah kenapa pikiran nya benar-benar tidak tenang sekarang
"Om Arka,om Willy dan om Gio aku permisi dulu yah ada urusan penting"Ucap Rio dan dia pergi meninggalkan semuanya
Ponsel Prince berdering begitupun dengan Willy dan Arka yang menelpon adalah para istri mereka tapi mereka tak mengangkatnya
"Maaf sayang"Ucap Mereka pelan tapi bersamaan
"Jadi gimana?"Ucap Arka
"Kaya tadi aja sih Pah itu ide yang bagus"Ucap Prince
"Aku benar-benar khawatir sekarang setelah dia berani meledakan gedung kita"Ucap Prince
"Masukan anak buah ke perusahaan nya dan usahakan dia bisa masuk setiap saat ke ruangan pribadi nya"Ucap Arka
"Baik Arka"Ucap Willy
Disisi Rio
Rio melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju sekolah intan entah kenapa dia memikirkan intan sejak tadi
Rio sampai disekolah intan dan benar saja jika sekolah intan sedang ada kekacauan bahkan gerbang sekolah terbuka begitu saja
Rio langsung masuk kedalam bahkan mobilnya terparkir disemberang tempat
__ADS_1
Rio mengirim pesan darurat pada Prince untuk minta bantuan
"Ada apa ini?"Ucap Rio sambil berlari mencari intan
Banyak anak murid berlarian untuk menyelamatkan diri
"Intan"Teriak Rio
Rio berlari menuju kelas intan tapi tak menemukan intan
"Lu dia mana ntan"Ucap Rio dengan sangat khawatir bahkan panik
Dia terus berlari sampai ada puluhan orang membawa turun murid dari lantai atas yang dijadikan sandera, Rio ingin mendekat tapi tak bisa karena terhalang anak murid
Ternyata intan ada diantara sandera itu bahkan tubuh intan dikelilingi oleh bom
Intan melihat Rio begitupun Rio
"Kaka"Ucap Intan pelan
"Ntan!"Ucap Rio
Mereka membawa intan dan yang lain ke tengah lapangan
Rio masih berdiri disana sambil menatap intan
__ADS_1
Semuanya diikat ditengah lapangan tapi intan di ikat terpisah oleh mereka sambil diacungkan pistol dikepala nya
Rio hanya mengusap wajahnya sambil menatap intan
Tapi dia menemukan ide dia berlari naik keatas lantai 3 sekolah
Rio terus berlari menaiki satu persatu anak tangga dan dia sampai diatas dia menatap satu persatu orang-orang bertopeng emas itu
Jumlah Meraka ada 15 orang,Rio mengeluarkan pistol nya lalu membidikkan pistolnya
Dor!
Satu tembakan mengenai salah satu orang itu tapi dia terus menembak sampai tersisa 3 orang lalu dia bersembunyi agar tidak ketahuan karena mereka masih belum tahu posisi Rio sekarang
Karena tembakan itu semua anak murid dan guru semakin kacau karena melihat orang tewas tertembak dikepala ditengah lapangan dengan berlumuran darah
Sisa 3 orang mungkin jika Rio menghadapi sendiri dia mungkin pasti bisa menang tapi orang yang menjaga intan memegang tombol peledak tubuh intan membuat Rio harus bersabar
"Sial siapa yang melakukan ini hah?"Teriak orang menjaga intan
"Salah satu dari mereka berlari mencari keberadaan Rio tapi Rio lagi-lagi menembak orang yang menjaga anak murid lain
Posisi Rio ketahuan oleh yang menjaga intan dia langsung berlari untuk menangkap Rio
Rio bukannya takut tapi dia ikut berlari turun untuk melawan 2 orang itu
__ADS_1
Dengan ilmu beda diri yang mempuni Rio bisa mengalahkan nya dengan mudah
Hanya tersisa 1 lagi dia juga yang memegang kendali bom yang ada di badan intan