
Rio membawa Prince ke restauran karena sudah jam makan siang
Rio memesankan makanan untuknya dan juga Prince tapi Prince membuka-buka buku menu tapi dia kaget bukan main bahkan dia melempar buku menu itu kesembarang arah
"Lu kenapa?"Ucap Rio
"Tiara!"Ucap Prince seperti ketakutan
"Tiara?"Ucap Rio dan dia mengambil buku menu yang dibuka Prince tadi
Ternyata ada banyak foto-foto Tiara disana dan Rio memanggil manajer ditempat itu
"Apa ini maksudnya?"Ucap Rio
"Foto-foto seperti kenapa bisa ada di sini?"Ucap Rio sambil membanting buku menu itu dan manajer itu membuka buku itu dia ikut terkejut
"Maafkan kami tuan atas kejadian ini"Ucap Nya
"Tapi buku menu ini seperti berbeda dengan buku menu restoran ini pak"Ucap Pelayan
Prince hanya diam sambil melamun
"Prince"Ucap Rio
"Tiara maafin aku"Ucap Prince dengan tatapan kosong
"Prince kita pergi dari sini"Ucap Rio
"Kita ke makam Tiara"Ucap Prince
Rio menganggukan kepalanya
Disisi Tiara
Tiara sedang duduk diteras rumahnya sambil melamun entah dia kenapa dia sangat mengkhawatirkan Prince
Tiara menelpon Rio tapi baru saja berdering langsung ditolak oleh Rio karena Prince yang merejeck ponselnya Rio
"Apa Rio juga marah yah ke aku?"Ucap Tiara
"Apa malam ini aku nginep dirumah Ayah bunda aja yah?"Ucap Tiara
"Tapi kalau aku nginep pasti Bunda dan ayah introgasi aku"Ucap Tiara
"Ahhhhh aku pusing"Ucap Tiara
"Tapi besok juga acara pembagian rapot intan kalau aku nginep tanpa Prince kayanya bakal heboh rumah"Ucap Tiara
"Tapi perasaan aku gak enak banget dari tadi"Ucap Tiara
"Kamu lagi apa Bee"Ucap Tiara
"Aku harus pulang,aku takut Prince kumat lagi"Ucap Tiara dan dia bergegas masuk mengambil jaket helm dan kunci motornya lalu dia pergi tanpa permisi pada keluarga nya
Tiara melajukan motornya dengan kecepatan sedang sampai ada kucing yang melintas didepan membuatnya merem mendadak dan dia terjatuh
"Auuuuuu"Ucap Tiara karena lutut dan tangannya terluka karena jatuh ke aspal tapi syukur nya Tiara tidak mengalami luka yang yang serius
Ada orang yang melintas dan menolongnya dia adalah Fiko teman kuliah Gabriel dulu
Fiko langsung menggendong Tiara ke tepi jalan dan juga menepikan motornya Tiara
"Kamu gak papa?"Ucap Fiko
Fiko langsung mengeluarkan obat-obatan khusus miliknya seperti hansaplas dan juga obat merah
__ADS_1
"Aku obatin yah"Ucap Fiko
"Aaaa jangan pakai obat merah perih"Ucap Tiara
"Luka kamu nanti infeksi kalau gak dikasih obat"Ucap Fiko
"Tapi aku gak mau pakai obat itu"Ucap Tiara
"Luka kamu lumayan gede dilutut"Ucap Fiko
"Biarin aku mau cepat soalnya"Ucap Tiara dan dia ingin berdiri tapi dia malah terduduk lagi karena kakinya sakit
"Kamu mau kemana sih?"Ucap Fiko
"Kamu ini keras kepala banget sih sama kaya Kaka ipar kamu"Ucap Fiko
"Kaka ipar aku?tunggu kamu kenal siapa Kaka ipar aku?"Ucap Tiara
"Siapa yang gak kenal sama Gabriel?"Ucap Fiko
"Dia orang yang sangat spesial dihatiku "Ucap Fiko
"Berhalusinasi ketinggian"Ucap Tiara
"Aku gak berhalusinasi saya sungguh-sungguh"Ucap Fiko
Fiki tak lagi memberikan obat pada Tiara tapi dia langsung menutup luka Tiara dengan perban
"Mau ku antar?"Ucap Fiko
"Gak usah aku bisa sendiri"Ucap Tiara
Tiara mulai menghidupkan motornya lalu pergi
"Bisa-bisa dari cara dia bicara dan sikapnya sama dengan Gabriel tapi dia tidak sepolos Gabriel"Ucap Fiko dan dia juga pergi
"Tiara?"Ucap Randi
"Randi"Ucap Tiara
"Kamu mau kemana?"Ucap Randi
"Aku mau pulang"Ucap Tiara
"Sendirian?mana suami kamu"Ucap Randi
"Ada kok dirumah"Ucap Tiara
"Kamu habis jatuh Tiara?"Ucap Randi
Tiara menganggukan kepalanya
Randi mengelus kepala Tiara membuat Prince yang melihatnya jadi mengepalkan tangannya
"Kenapa Tiara bisa jalan sama dia?kata lu dia dirumah orang tuanya"Ucap Prince
"Gua juga gak tau"Ucap Rio
Prince ingin turun tapi lampu berubah merah dan Rio langsung melajukan mobilnya
"Ikutin dia"Ucap Prince
"Oke"Ucap Rio
"Baru tadi lu nangis-nangis didepan makam Tiara tapi sekarang lu malah dibuat cemburu sama istri lu sendiri"Batin Rio
__ADS_1
Tiara dan Randi beriringan sambil berbicara dimotor
"Mampir ke markas aku dulu yuk,biar aku obatin"Ucap Randi
"Gak usah nanti aku dirumah aja,tadi udah diobatin kok"Ucap Tiara
"Kalau gak kita mampir ke markas ku dulu ngobrol-ngobrol sebentar"Ucap Randi
"Gak usah nanti suamiku ngamuk ke kamu gimana"Ucap Tiara tertawa kecil
"Aku mau kangen tau Tiara sama kamu"Ucap Randi
"Aku mau temenan lagi kaya dulu"Ucap Randi
"Aku udah punya suami jadi waktuku kaya gitu terbatas"Ucap Tiara
Markas motor Randi sudah dekat
"Ya sudah kamu hati-hati yah"Ucap Randi dan lagi-lagi mengelus kepala Tiara
"Dah"Ucap Randi tapi Tiara hanya mengangguk kepalanya
Tiara melajukan motornya dengan kecepatan santai tak berani lagi secepat tadi
"Bisa-bisa dia jalan sama cowo lain Rio?"Ucap Prince
"Prince dia kayanya gak jalan deh tapi cuma gak sengaja ketemu aja"Ucap Rio
"Emang Iyah?"Ucap Prince
"Prince Tiara itu dia emang cerewet,bawel suka bantah tapi gua bisa liat kok dia cewe yang setia"Ucap Rio
"Dahuluin dia"Ucap Prince
"Lu gak mau pantau dia gitu?"Ucap Rio
"Udah mau nyampe ngapain pantau dia"Ucap Prince
"Lu ini emang yah"Ucap Rio
Prince sampai rumah dan Tiara juga baru saja sampai
Tiara tersenyum melihat Prince baik-baik dan dia bergegas melepaskan helmnya dan ingin berlari mengejar Prince tapi kakinya sakit
dia pun hanya berjalan senatural mungkin agar semuanya tidak mengkhawatirkan dirinya
Tapi tetap saja dia bejalan pingcang dan Rio melihat Tiara pun langsung mendekati nya
"Tiara kamu gak papa kan?"Ucap Rio
"Emangnya aku kenapa?"Ucap Tiara malah bertanya
"Kamu jatuh dari motor"Ucap Rio
"Aku masuk kedalam dulu yah"Ucap Tiara dan Rio menatap Tiara
"Bisa-bisa kamu Tiara nahan sakit demi kejar Prince"Ucap Rio
"Kenapa sih rumah tangga kalian berdua harus ada kata gengsi?"Ucap Rio
"Ah udahlah bukan urusan gua juga"Ucap Rio dan dia pergi lagi untuk pulang
Dengan susah payah Tiara naik tangga sedangkan Prince sudah masuk kamar
Tiara berjalan dengan pincang masuk kedalam kamar dia duduk disofa sambil mengambil nafas sebanyak-banyaknya karena harus menahan sakit
__ADS_1
"Seperti nya kaki ku keseleo deh"Ucap Tiara
Prince tak terlihat dikamar mungkin dia masuk kedalam kamar mandi