Queen Untuk Prince

Queen Untuk Prince
Part 89


__ADS_3

Prince dan Tiara turun dengan Hellen yang ada digendongan nya Prince


"Tuh dia turun"Ucap Arka menunjuk Prince dan Tiara


"Om pin"Ucap Danial dan daniash bersamaan mereka juga buru-buru berdiri menghampiri Prince


"Hallo nanti jatuh"Ucap Prince


"Ty tiala"Ucap Danial


"Iyah tampan"Ucap Tiara


"Andeng ty"Ucap Danias


Dan Tiara menggandeng keduanya


Alice tersenyum pada si kembar tapi mereka malah bersembunyi dibelakang Tiara


"Kalian kenapa?"Ucap Tiara mereka hanya diam tak menjawab


Prince duduk diantara Hana dan Gabriel


"Nial Dias"Ucap Gabriel


"Mamah"Ucap Danial


"Kenapa sayang?"Ucap Gabriel


"Gak boleh gitu yah, orang senyum harus balas senyum gak boleh sembunyi gitu"Ucap Gabriel


Danial dan daniash patuh ucapan Gabriel dan mereka sama-sama mendekati Alice


"Ty aaf yah"Ucap Danial tapi Alice hanya tersenyum karena tak paham apa yang ucapkan oleh si kembar


"Mereka minta maaf sama kamu Alice"Ucap Rio menggunakan bahasa Inggris


Alice menganggukan kepalanya


Alice mencubit pipi keduanya sambil terus tersenyum


"Ka Riel menurutku si kembar udah bisa home schooling deh"Ucap Prince


"Ya cuma sekedar bisa bahasa asing aja"Ucap Prince


"Bahasa kita aja mereka masih belum benar kok kamu suruh mereka pakai bahasa lain?" Ucap Gabriel


"Pakai bahasa Inggris dong jangan pakai kita nanti Alice gak paham kasihan dia"Ucap Rio


"Iyah benar tuh"Ucap Tiara


Danial menarik rambut panjang Alice dan Alice menunduk lalu si kembar mencium pipi Alice


"Ka Riel anak kamu genit"Ucap Prince


"Pinter juga nih si kembar cari yang cantik"Ucap Gabriel


Alice tersenyum lalu membalas ciumannya keduanya


"Lucu banget sih?"Ucap Alice


"Mah ty Alice omong apa?"Ucap Danial karena dia tidak paham


"Aunty Alice bilang kalian lucu sayang"Ucap Gabriel


Si kembar berkompak kegirangan


Danial dan Daniash berlari memeluk kaki Willy karena Mereka malu sebab pujian dari Alice

__ADS_1


"Kalian kenapa?"Ucap Willy


"Malu Pah"Ucap Danish


"Malu kenapa? anak-anak Papah kan pinter-pinter"Ucap Willy


"Oh Iyah kamu mau gendong Hellen Alice?"Ucap Prince


"Boleh"Ucap Alice dan Prince menyerah kan Hellen pada Alice


Rio menatap Alice tak berkedip ketika melihat Alice menggendong Hellen


"Kamu sebelumnya udah pernah belum gendong bayi?"Ucap Hana


"Belum Tante"Ucap Alice


"Tapi Tante lihat kamu kaya udah bisa itu"Ucap Hana


"Kayanya udah pantas deh jadi Mamah"Ucap Nissa


"Iyah Hellen juga diam tuh digendongan kamu lice"Ucap Prince


"Ya gimana lagi aku cuma bisa nunggu kan?"Ucap Alice


"Hay anak cantik"Ucap Alice


Hellen malah tersenyum pada Alice membuat Alice ikut tersenyum


"Pandangin punya orang biasa aja kali"Ucap Gio pada Rio


"Apaan sih Om?"Ucap Rio


"Kalau seandainya om benar-benar dekatin dia kamu gak papa kan?"Ucap Gio


"Om jangan bikin kesel deh"Ucap Rio


"Soalnya cantik banget Rio"Ucap Gio


"Iya deh tapi kalau kamu nyerah om yang maju yah"Ucap Gio


"Om Gio!"Ucap Rio


"Bercanda Rio"Ucap Gio dan dia tertawa


"Alice lebih baik bawa jalan-jalan aja dianya"Ucap Tante Lala


"Memangnya boleh?"Ucap Alice


Tiara menatap Prince dan dia tersenyum


"Kenapa gak?hari ini dia belum ada keluar rumah"Ucap Prince


"Aku bawa yah"Ucap Alice


"Rio temenin Alice"Ucap Riko


"Siap Pi"Ucap Rio dan langsung berdiri lalu menyerahkan Dania pada Willy


Alice membawa Hellen ke temen-temen nya yang menunggu di ruang tamu


Tapi setelah melihat Hellen mereka langsung kembali ke kantor lagi sedangkan Alice masih disana


Alice dan Rio hanya membawa Hellen dihalaman rumahnya


"Kayanya Hellen suka di gendongan kamu?"Ucap Rio


"Bayi yang baru lahir itu kan emang gini?kerjaan tidur aja tapi kalau udah berumur beberapa bulan nanti dia udah bisa mengenal orang-orang"Ucap Alice

__ADS_1


"Kamu tau itu?"Ucap Rio


"Aku suka baca ini aja sih soalnya nanti aku bakal punya anak kan?"Ucap Alice


"Kamu sama kekasih kamu udah berapa lama?"Ucap Rio


"7 tahun dan sekarang udah mau 8 sih"Ucap Alice


"Lamanya?gak mau nikah gitu?"Ucap Rio


"Ya gimana lagi kan dia masih fokus sama karir dia yang dia impikan sejak kecil masa aku hancurkan itu gak mungkin kan?"Ucap Alice


"Boleh tanya serius?"Ucap Rio


"Tanya aja"Ucap Alice


"Misal nya ada seseorang datang dihidup kamu dia benar-benar pengen ajak kamu bahagia dan serius buat ajak kamu bangun rumah tangga apa kamu bakal terima?"Ucap Rio


Alice menatap dalam-dalam wajah Rio tapi Rio juga menatap wajah Alice


"Aku bakal tunggu Luis aku mau orang itu Luis gak boleh siapapun gantiin dia"Ucap Alice


"Kenapa?"Ucap Rio


"Karena aku mencintai Luis"Ucap Alice


Rio tersenyum jawaban Alice benar-benar membuat hatinya sangat terpukul


"Aku tau bagaimana Luis Alice tapi aku gak mau buka keburukan dia ke kamu karena itu cara bajingan"Batin Rio


"Apa sih yang buat kamu kayanya tergila-gila sama Luis?"Ucap Rio masih penasaran


"Aku juga terkadang tanya itu pada diri aku kenapa sampai bisa segitunya sama dia"Ucap Alice


"Gua bakal tetap perjuangin lu Alice"Batin Rio


"Cewe kaya lu gak pantas buat dia Alice"Batin Rio


"Liat Rio dia senyum cantik banget kan?"Ucap Alice


Rio menatap Hellen dia tersenyum tapi dia curi-curi pandang ke Alice dan dia malah salah tingkah


"Kamu kenapa?"Ucap Alice tertawa kecil dengan tingkah laku Rio


"Kamu cantik"Ucap Rio tanpa sengaja bahkan dia terkejut dengan ucapannya sendiri


"Maaf"Ucap Rio


"Maksud nya Hellen yang cantik"Ucap Rio dengan cepat meralat ucapannya


"Puji cucu sendiri aja kok kaya orang gugup gitu"Ucap Alice tapi matanya masih menatap Hellen


"Alice jika seandainya Luis nyakitin kamu,kamu telpon aku jangan sampai kamu ngerasa sendiri"Ucap Rio


"Jangan berusa masuk kedalam kehidupan ku Rio,aku kurang suka"Ucap Alice sambil tersenyum


Ucapan Alice benar-benar memukul keras wajah Rio


"Luis dan aku itu hal pribadi gak ada yang boleh ikut campur,aku dan kamu adalah partner kerja kalau diluar kita bukan siapa-siapa"Ucap Alice


"Bukan siapa-siapa?tapi kamu bisa anggap aku teman?"Ucap Rio


"Kamu kenal keluarga ku dan itu tanda nya kita bukan siapa-siapa"Ucap Rio


"Anggap aku teman Alice"Ucap Rio


"Teman?kalau seandainya aku anggap kamu adik ku bagaimana?"Ucap Alice

__ADS_1


Rio menghela nafas nya lalu dia tersenyum


"Iyah"Ucap Rio dan Alice juga ikut tersenyum


__ADS_2