
Pagi tiba
Hari ini Prince bisa menemani Rio kekantor nya sedangkan Tiara hanya dirumah dengan intan tapi dia jaga oleh anak buah Prince dengan penjagaan yang begitu ketatnya
Tapi hampir 10 menit sekali Tiara menelpon Prince sekedar hanya tau Prince pergi kemana atau sedang apa
"Tiara ternyata posesif juga yah?"Ucap Rio
"Setelah dia hamil ini aja yang dia benar-benar posesif bahkan cemburuan luar biasanya"Ucap Prince membuat Rio tertawa
"Anak lu cewe apa cowo?"Ucap Rio
"Cewe anak gua"Ucap Prince
"Pantesan aja sih"Ucap Rio
"Tapi bisa tuh kalau dia udah umur 20 tahun jadi jodoh gua yak"Ucap Rio dan dia tertawa
"Lu mau ikutin jejak om Willy?"Ucap Prince
"Boleh juga"Ucap Rio
"Kalau dia mau sama lu bisa aja,tapi umur lu berapa?udah mau 50 tahun"Ucap Prince
"Lebih baik lu nikah sama yang seumuran aja"Ucap Prince
"Tapi kok gua sampai sekarang gak dapat-dapat yah?"Ucap Rio
"Mungkin jodoh lu udah mati duluan"Ucap Prince
"Prince lu kurang ajar banget sih?"Ucap Rio
"Gak gua bercanda yah"Ucap Prince
"Tapi gua kayanya mau nikah sama yang lebih tua dari gua dah kayanya lebih hot gitu"Ucap Rio dan dia tertawa
"Otak lu ngeres Mulu"Ucap Prince
"Gak papa kan gua udah diatas 18+ kan?"Ucap Rio
"Terserah lu aja lah"Ucap Prince menatap malah Rio
"Dulu lu kan yang ngeledekin gua sama sabun terus sekarang lu tuh kayanya yang sama sabun terus"Ucap Prince
"Ngapain pakai sabun kan sekarang jaman lebih modern pakai alat dong kan di online banget"Ucap Rio
"Goblok emang lu"Ucap Prince sambil tertawa dengan tingkah sahabatnya ini
"Itu kenyataan tau,gak bikin lecet"Ucap Rio
"Prince kita sarapan dulu yak"Ucap Rio
"Bukannya kita sarapan yah?"Ucap Prince
__ADS_1
"Gua masih lapar kan gua tadi makan dikit tadi gara-gara lu terlalu mesra sama Tiara"Ucap Rio
"Lu yang makan dikit gua yang disalahin"Ucap Prince
Rio menghentikan mobilnya direstoran yang ada disana
Baru saja Rio masuk di sudah bertabrak dengan orang yang berbadan besar bahkan wajahnya sangat sangat sangar
"Maaf"Ucap Rio dengan bahasa Inggris orang itu diam dan Rio dan Prince masuk kedalam
Mereka memesan makanan tak berapa lama makanan mereka datang
"Lumayan juga"Ucap Rio sambil memakan makan yang ada dihadapannya dan orang berbadan besar tadi lagi-lagi mendekati Rio dan Prince lalu orang itu menumpahkan makanan kekepala Rio semua orang yang ada disana kaget begitu Prince
Orang berbadan besar itu seperti puas melihat Rio yang penuh dengan makanan ditubuhnya lalu dia duduk lagi kekursinya
"Lu cuma diam digituin?buatlah cedera sendikit"Ucap Prince dengan santai
Rio berdiri sambil membawa nampan makanan miliknya dan langsung berjalan cepat menghampiri orang tadi yang masih tersenyum puas Rio langsung memukul dengan membabi buta kepala orang itu sampai tampan ditangannya hancur bahkan kepala orang itu juga berlumuran darah dia juga pingsan tak sadarkan karena ulah Rio
Dan kali ini Prince puas melihat pertunjukan dihadapannya
Prince datang menghampiri Rio berdiri di samping Rio dengan tangannya berada didalam kantong
"Thank you"Ucap Prince dan Prince pergi dan Rio mengikuti Prince
"Ah brengsek badan gua berlumuran makanan gini"Ucap Rio
"Cari hotel aja lu ganti baju disana kalau pulang kan pasti lama lagi"Ucap Prince
Dengan tergesa-gesa dia masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya sedangkan Prince hanya bersikap santai sambil membalas chat Tiara karena jika tidak atau lambat beberapa detik saja Tiara bisa ngambek pada nya
Hampir 1 jam Rio dikamar mandi akhirnya dia selesai dan kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju kantor Riko
"Benar-benar brengsek orang tadi"Ucap Rio
"Gak papa lah kan gua ada tontonan tadi"Ucap Prince
"Enak banget lu ngomong?badan gua kotor banget tadi"Ucap Rio
"Mana gua gak punya video lagi kan bisa kasih buat Tiara dirumah"Ucap Prince
"Ternyata lu lebih brengsek dan tolol dari orang tadi"Ucap Rio
Prince tertawa karena ucapan Rio
Akhirnya mereka pun sampai di kantor nya Riko ketika keluar mobil ekspresi mereka berdua langsung berubah menjadi datar bahkan tanpa ekspresi diwajahnya
Mereka berjalan dengan gagahnya benar-benar berwibawa
Mereka berjalan menuju ruangan utama tak jauh dari ruangan utama ternyata ada sekretaris nya kantor Riko dia sangat cantik dan menawan dia berumur 25 tahun dia bernama Alice Geraldine
Dia tersenyum manis pada Prince dan Rio
__ADS_1
Prince tak menganggukan kepalanya sedangkan Rio malah tersenyum pada Alice
"Silahkan masuk tuan kedatangan kalian sudah kami tunggu"Ucap Nya dengan ramah dan santun
"Cantiknya"Ucap Rio dan Prince menyenggol lengan Rio
"Serius Rio"Ucap Prince dan Rio langsung merubah ekspresi nya
Dan mereka berdua masuk Alice juga masuk kedalam ruangan mereka
Rio dan Prince langsung membaca-baca berkas yang sudah ada diatas meja itu sedangkan Alice hanya berdiri menunggu mereka berdua selesai
Prince tersenyum melihat data-data keuangan perusahaan itu
"Bukan hal yang sulit kaya nya Rio coba lu liat data-data keuangan dari perusahaan ini"Ucap Prince dan menyerahkan berkas nya pada Rio
Rio hanya Tertawa kecil melihat data-data keuangan perusahaan yang dipalsukan
"Panggil semua staf keuangan"Ucap Prince pada Alice dan dia mengangguk kan kepalanya lalu pergi
Prince langsung menoyor kepala Rio
"Lu kenapa?liatin dia gitu banget?"Ucap Prince
"Gua juga gak tau kok bisa liatin dia begitu banget kayanya gak rela gitu berkedip"Ucap Rio
"Lu suka?"Ucap Prince sambil tertawa kecil
"Emangnya gitu kalau suka?"Ucap Rio dengan polosnya
Alice datang dengan staf-staf yang lain mereka berdua langsung menjadi cool lagi
Prince tak mau membuang-buang waktu untuk mengintrogasi satu persatu staf yang berjumlah 5 orang itu
Prince langsung mengeluarkan pistol nya dan mengarahkannya pada mereka
"Siapa yang sudah menggelapkan uang kantor sebesar 1 triliun ini?jawab atau anggota tubuh kalian berlubang karena peluruku"Ucap Prince
"Saya tidak akan membawa ini ke hukum tapi saya akan menghukum sendiri kalian"Ucap Prince
"Ini kantor milik keluarga ku jadi siapapun pengacau disini maka harus di lenyapkan"Ucap Prince dengan wajah datarnya
Rio ikut mengeluarkan pistolnya mengarahkan pada orang yang sudah berkeringat dingin sejak masuk tadi
Rio berdiri dan mengarahkan pistol nya tepat dikepala orang itu
"Jawab atau pistol ini yang membungkam kamu selamanya"Ucap Rio
Orang itu menatap Rio dengan wajah pucat badan bergemetar hebat bahkan keringat dingin mengalir membasahi wajahnya
"Maaf"Ucapnya
__ADS_1
Rio dan Prince menyimpan pistolnya lagi kedalam jas mereka