
Rafael menutup pintu di belakang nya dan kemudian menguncinya. Rafael memegang tangan elena kemudian menuntun nya
"Apa kita akan naik angkot lg" tanya elena
"Iya"
"Kenapa"
"Apanya"
"Knp kita hharus naik angkot. padahal kakak kluar rumah biasa nya dengan menggunakan mobil.
"Tidak apa, iseng saja"
"Hmmm. Terserah dech. Yang penting aku bisa kluar rumah." Ucap elena dengan mengayunkan tangan nya yg berada di genggaman kakak nya.
Rafael dan elena menunggu angkot setelah itu memasuki nya
sesampai nya di jalan raya besar supir pun menurunkan keduanya di tepi jalan. Terlihat pasar malam di hadapan nya. Walau elena tak bisa melihat tapi ia bisa merasakan keramaian yang berasal dari pasar malam tersebut
Rafael menuntun elena menyelusuri pasar mlm tersebut. Rafael tidak melepaskan tangan elena dan terus menggenggam nya erat sampai di sebuah bangku panjang. Rafael dan elena pun menduduki nya
Elena memakan arum manis yang berada di tangan nya "kau mau?" tanya elena sambil menyodorkan arum manis yang satu nya.
"tidak aku hanya mau yang kau makan"
"msksut mu?"
Tanpa di duga Rafael langsung memakan arum manis yg di makan oleh elena. Dan mereka memakan arum satu arum manis.
Ketika arum manis hampir habis. Rafael menghentikan gerkan nya. Tinggal lah elena yang memakan nya hingga jarak mereka semakin dekat. Bibir mereka hampir bersentuhan.
Rafael tidak memundurkan kepalanya. Hanya menatap elena yang berada sangat dekat dengan nya dengan diam
__ADS_1
Sial jantung nya berdetak sangat cepat.
Sebelum bibir mereka bersentuhan rafael pun menjauh kan kepalanya.
Berdekatan dengan elena sedekat ini tidak baik untuk jantung nya....
Satu jam kemudian festifal kembang api di mulai. kembang api memenuhi langit malam
"apa kempang api nya indah kak?! Tanya elena penasaran
"tentu indah kau bisa mendengarkan suara nya bkn."
"iya"
"andai aku bisa melihat nya," ucap elena sedih
"suatu saat kau bukan hanya bisa melihat kembang api saja. Tapi ksu bisa melihat seluruh dunia ini." ucap rafael tanpa keraguan
"iya"
Elenapun langsung memeluk rafael erat
Andaikan kau bisa melihat dunia ini dengan kedua mata ku. Akan kah kau terus memeluk ku seperti ini
Ucap rafael dalam hati sambil mengelus punggung elena
Elenapun melepaskan pelukan nya
"kakak tau? Sebentar lagi ulang tahun ku yang ke dua puluh tahun. Kado apa yang kakak berikan terhadap ku?" tanya elena penasaran
"tentu saja aku akan memberikan kado spesial yang pastinya berbeda dari tahun sebelum nya. Sesuatu yang kau impikan selama ini" jawab rafael.
Walau elena tak bisa melihat nya tapi ia tau bahwa terdengar nada sedih dari suara rafael.....
"suatu saat jika aku bisa melihat hal pertama yang aku lakukan adalah menonton kembang api dengan kakak", ucap elena antusias
__ADS_1
Tapi efek nya sangat berbeda bagi rafael. Rafael langsung memeluk elena erat dan tidak melepaskan nya.
"jika itu benar, alangkah bahagia nya diri ku" ucap rafael memeluk elena erat
Tanpa elena ketahui setetes air msta jatuh di pipi rafael. Akan kah dia bisa seterus nya bisa memeluk ele na seperti ini. Sedangkan ke nyataan nya adalah rafael tau bahwa suatu saat dia akan menjadi orang pertama yang elena benci
"aku sayank kakak," ucap elena tulus tapi tak ada jawaban dari rafael. Rafael hanya memluk elena saja seperti takut kehilangan hingga suara ponsel menyadarkan.
Rafael pun melihat nama yang tetera di ponsel tersebut kemudian pergi menjauh dari elena dan kemudian mengangkat nya
" ada apa kau menelfon ku, sudah kubilang jangan menelfon ku dan jangan menggangguku"
"sekeras apa pun kau menyembunyiksn dia dari ku. Tetap saja aku bisa menemukan nya."
"sialan" bukan kah sudah ku bilang jangan mengganggu kami sepeti yg kita sepakati di awal. Jangan sekalipun kau menyakiti elena!"
"jika tidak?" kau akan membunuh ku? " ucap sebuah suara di sebrang sana mengejek
"jika kau berani sejengkal saja menyentuh elena,, maa ka aku pastikan aku sendiri yang akan menghancurkan mu!," ancsm rafael kemudian langsung mematikan nya
Tbc by ismia wardani
Blh jujur diantara cerita sya yg lain saya paling suka cerita yg ini. Saya sampai bacs berulng" ngk bosen
Jgn lupa voment nya
Terimakasih
__ADS_1