
Rafael dan elena menaiki sebuah mobil menuju pantai di jakarta. Sesampai nya disana rafael di suguhi pemandangan yang sangat indah
Rafael menuntun elena untuk turun dari mobil. Mereka sampai di pantai di waktu sore.
"apakah pantai nya indah," tanya elena
"yah sangat indah, se indah dirimu,"jawab rafael
"kakak gombal lagi!," ucap elena sambik mencubit pinggang rafael
"aduh," ucap rafael mengaduh
"kau,"
"maaf, abis nya kakak gombal sih,"
"Kemarilah," ucap Rafael menuntun Elena duduk di pantai
Elena duduk di samping raafael kemudian menyen mdenkan pundak nya ke pundak Rafael
Tanpa kata rafael mengelus rambut elena. Rafael mengeluar kan ponsel nya kemudian mengarahkan ponsel nya ke arah nya dan elena
"kakak mem foto ku,"
"iya"
"sebentar aku merapikan rambut ku dulu," elena merapikan rambut nya tanpa di duga elena mencium pipi rafael saat itulah rafael meng foto ke dua nya
"bagaimana hasil nya. Apa kah bagus," ucap Elena antusias.
Rafael melihat hasil nya, sangat bgus
Sore itu Mereka menghabiskan waktu nya untuk menikmati semilir angin yang berhembus dengan suara ombak di pantai dan beberapa kali mereka berfoto bersama,
💞💞💞
Malam nya rafael dan elena memghbbiskan waktu nya di penginapan. Di luar hujan deras yang membuat mereka duduk di depan perapian. Rafael membuatkan elena coklat hangat setelah sebelum nya ia menyuruh pelayan untuk membelikan coklat. Elena menerima nya dan berguman terima kasih.
Setelah meminum coklat nya elena menaruh coklat nya di samping nya. Elena kembali menyendenkan kepala nya di pundak Rafael dan menggenggam tangan RAFAEL.
"Kakak hangat ," ucap Elena menempelkan diri nya pada rafael berusaha mencari kehangatan
"kemarilah," kemudian Rafael merangkul elena berusaha memberi kehangatn
"apakah lebih baik,"
"yach lebih baik, "jawab elena
__ADS_1
"tiga tahun yang lalu saat kakak mengadopsi ku dari sebuah panti asuhan saat itu lah aku bersyukur karna aku mempunyai seorang kakak ysng sangat baik seperti kakak,"
"kau hanya menganggapku hanya sebagai kakak?"
"iyah hanya sebagai kakak. Kalo tidak sebagai kakak sebagai apa lagi," tanya elena polos
"tidak, lupakan pertanyaan ku tadi," ucap rafael sambil mengelus puncak lepala elena
"huh kakak tidak jelas sih,"
"sudah malam ayo kita tidur,"
"aku masih belum mengantuk kakak."
" ya sudah aku tinggal tidur dulu aku mengantuk," ucap rafael bendiri
Tapi langkah nya terhenti di sebabkan elena yang memegang tangan nya
"apa?," tanya rafael
"biarkan malam ini aku tidur dengan kakak. Aku takut di luar petir nya menyambar sangat keras,"
Rafael kembali duduk di hadapan elena. Rafael memegang kedua pipi elena, " lena kau sekarang sudah besar usia mu 19 tahun. Kau harus tau batasan antara pria dewasa dan wanita dewasa,"
"maksut kakak,"
"maksut kakak,"
"yah seperti itu intinya kau harus tidur sendiri di ranjang biar kakak tidur di sofalll"
"tapi lena takut," ucap lena sambil menunduk
"lena kau harus belajar berani. Ayo ku antar kau ranjang.,"
Rafael mengantarkan elena ke ranjang kemudian menyelimuti nya.
Sebelum pergi rafael mencium kening elena lalu me langkah ke sofa.
Mungkin besok pagi badan nya akan pegal—pegal di sebabkan tidur di sofa pikir Rafael
💞💞💞
Elena terbangun di sebabkan silau nya matahari yang mengenai wajah nya. Dia terduduk dengan malas
"mandilah, aku akan menyiapkan air hsngat untuk mu,"
"jam berapa sekarang?"
__ADS_1
"jam tuju kita akan pulang ke rumah sekarang,"
Ratna menyibak selimut nya dan turun dari ranjang. "biar aku yang menuntun mu," ucap Rafael
Rafael menuntun elena ke kamar mandi dan menutup nya
Elena mandi di bawa pancuran shower setelah mandi elena langsung memakai jubah mandi nya.
"aku akan berpakaian kakak tutup mata," ucap Elena
"baiklah," rafael melangkah ke jendela dan melihat pemandangan pantai di hadapan nya
"sudah," ucap elena dan rafael pun berbalik ke arah nya
"sini biar kakak yang merias mu,"ucap rafael sambil menarik elena ke depan cermin. Mula mula rafael menyisir rambut elena "kau tau aku sangat suka sekali dengan rambut mu jadi jjangan memotong nya,"
"baik kak, aku tidak akan memotong nya tanpa izin dari kakak," ucap elena sambik tersenyum
Rafael memasukkan baju nya dan elena kedalam tas. Setelah selesai rafael mengajak elena ke pantai . Hari ini pantai lumayan sepi pengunjung. Kedua nya bermain di pantai. Elena berbain air dan mencipratkan nya kepada rafael. Elena tertawa dengan lebar nya membuat rafael terpana seperkian detik. Ia memegang dada nya yang berdetak dengan cepat. Ia membalas elena dengan mencipratkan air
Elena berlarian di pinggir pantai menghindar dari kejaran rafael. Tapi dengan mudah rafael menangkap elena. Rafael memeluk elena dari belakang"kau tak bisa lari lagi lena," ucap rafael sambil menggelitiki elena
"kakak geli," ucap elena
"hentikan kak ini benar benar geli,"
Rafael berhenti menggelitiki elena tapi rafael masih memeluk elena dari belakang.
Rafael dan elena melihat pantai di hadapan nya. Suara ombak bergemuruh di telinga ke duanya. Rafael memeluk elena dari belakang dan menyendenkan kepala nya di bahu elena..
Rafael berbisik di telinga elena" elena aku menyayangi mu, apa pun yang terjadi jangan pernah pergi meninggalkan ku"
Tbc 827 kata by ismia wardani
Mau buka olshop dari berbagai macam produk sperti baju jam tas mukena hijab dll yuk join olshop (database konveksi) modal 50.000 saja
Mau jual pulsa pket data internet yuk join agen kuota modal 50.000 saja
Wa.083848186905
Bbm.E32634CD
Ig. ismia_wardani
Wardani database Agen kuota
__ADS_1