RAFAEL & ELENA

RAFAEL & ELENA
bab 2


__ADS_3

"siapa tadi yang telfon kak," tanya elena setelah rafael kembali duduk di samping nya



"hanya klien,"



"oh"



"sebentar lagi ulang tahun ku yang ke dua puluh tahun. Aku ingin saat ulsng tahun ku kita merayakan nya dsini kak"



"'jika orang lain lebih suka merayakan nya di hotel. Kenapa kau lebih suka merayakan nya disini"



"karna lena suka suara kembang api kak"



Kedua nya menyaksikan kembang api yang berada di atas mereka. Walau elena tidak bisa melihat. Tapi ia cukup senang dan antusias mendengarkan kembang api tersebut.



Satu jam kemudian pesta kembang api selesai dan rafaell mengajak elena untuk pulang tapi yang di ajak pulang tidak mau



"ayo lah lena, sudah gerimis. Sebentar lagi turun hujan,"



"tidak, pokok nya lena masih mau disini!"



"lena,"



"kakak,"



Akhirr mya rafael mengalah dan menuruti ke mauan elena



Mereka tetap duduk disana walau hujan gerimis membasahi tubuh mereka



Rafael tau bahwa elena sangat suka sekali dengan hujan. Maka ketika seorang lebih memilih mengungsikan diri berbeda dengan elena yang bberda di tempat...



"ayo lena kita pergi."



"sebentar lg kak. Kalau deras kita mengungsikan diri," bujuk elena



Hujan rintik rintik turun membasahi tubuuh elena. Elena tersenyum dan merentangkan tangan



"ketika turun hujan orang yang lena ingst untuk pertama kali adalah kakak"



"kenapa begitu?"



"karna aku sayang kakak," ucap elena langsung memeluk rafael membuat rafael terkejut



Dengan pelan rafael berusaha melepaskan pelukan dari elena, "lena semua orang menatap kita,"



"biar saja, mungkin mereka semua mengira lena  adalah kekasih dari kakak," ucap lena tertawa



Rafael melihat elena tertawa entah mengapa itu membuat debaran di dada nya kian meningkat.  Rafael menyentuh pipi elena dan kemudian mencium puncak kepala elena membuat elena terdiam

__ADS_1



"ayo kita pulang lena, nanti kau masuk angin. Kakak tak ingin kau sakit"  ucap rafael mengajak elena pulang dan elenapun tak menolak ajakan dari rafael.



Elena dan rafael pun mengungsikan diri nya di bawah pohon menunggu hujan reda "kau kedinginan?," tanya rafael kemudian melepaskan jaket nya dan memakai kan nya pada pundak elena



"terimakasih," ucap elena..



Tak lama kemudian rafael menelfon seorang untyk menjemput nya



Beberapa jam kemudian terdengar suara ponsel yang berdering dan rafael pun mengangkat nya



"halo"



"baik aku akan kesana sekarang"



"ayo lena pak rudi sudah ada di depan sekarang,"ucap rafael sambil menarik tangan elena dan berlali di tengah hujan



                             💞💞💞


Sesampai nya di mobil rafael langsung melepas jaket yang di pakai oleh elena.



"sudah kaksk bilang jangan hujan hujanan nanti masuk angin".,ucap rafael pada elena.



ElenA hanya nyengir tanpa dosa membalas perkataan rafael



"rudi kau tak menyimpan handuk atau sejenis nya bukan ? Di mobil,"




Rafael pun mencari handuk di bagasi dan menemukan nya. Rafael mengelap rambut elena dengan handuk yang ia pegang. Mula mula kepala terus wajah nya dan terakhir badan nya. Tak ia pedulikan diri nya yang basah dan kedinginan. Yang ia pikirkan hanyalah elena saja.



                            🌿🌿🌿



Sesampali nya di rumah rafael menyiapkan air hangat untuk elena dan menyuruh nya mandi "ini handuk nya, baju nya akan kakak taruh di ranjang " ucap rafael pada elena



Setelah mengatakan itu wisnu langsung pergi dari kamar tersebut meninggalkan elena sendirian



Setelah mandi ratna langsung mengambil gaun selutut beewarna merah. Elena memakai nya dan ia tidak bisa menutup resleting belakang gaun nya



Sedetik kemudian terdengar pintu yang di buka yang arti nya rafael telah memasuki ruangan tersebut



Terlihat punggung elena yang ter ekpos. Dsn rafael langsung menutup resleting punggung belakang elena



"kakak akan menyiapkan makansn untuk mu," ucalp rafael



"tidak usah kak, buatkan lena coklat hangat saja"



"baik lah jika itu mau," ucap rafael memegang pipi elena


__ADS_1


Rafael mengambil ke dua cangkir dan memasukkan coklat bubuk ke dalam cangkir tersebut



Setelah selesai wisnu ke sofa. Ketempat prapian yang elena telsh duduki



"ini untuk mu"



"terima kasih kak"



Elena terlihat kedingin terbukti dengan menggosokkan kedua telapak tangan nya



"kau kedinginan?



Elenapun hanya mengangguk sebagai jawaban nya



Tanpa di duka rafael langsung menarik elena ke arah nya "kemarilah" membuat elena terkejut



Di depan prapian elena berada di pelukan rafael tak ads kata di antara mereka hanya ada swbuah kehangatn yang coba mereka cari lewat peluksn mereka



Dengan erat elena mempererat pelukan mereka hingga membuat rafael tersenyum.



Lena memang sangat manja terhadap nya. Rafael pun membalas pelukan elena semakin erat dan mengusap punggung elena sampai elens tertidur



Tbc by ismia wardani



No edit



Gmn udh mesra


Apa kurang mesra



Yang tanyak rafael itu kakak kandung elena? Jawaban nys tidak



Entah kenapa saya jatuh cinta pada rafael pengen dech punya suami yg perhatian kyk rafael..



Ngarep hehe





Mau buka olshop dari berbagai macam produk sperti baju jam tas mukena hijab dll yuk join olshop (database konveksi) modal 50.000 saja



Mau jual pulsa pket data internet yuk join agen kuota modal 50.000 saja



Wa.083848186905


Bbm.E32634CD


Ig. ismia_wardani



Wardani database Agen kuota


__ADS_1



__ADS_2