Rania Gadis Supranatural

Rania Gadis Supranatural
permulaan


__ADS_3

Sebuah kehidupan yang dimana keluarga yang menurut orang lain harmonis tapi kenyataannya tidak harmonis sama sekali.


Rania dia gadis kecil yang mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari keluarganya,dia sering menjadi sasaran kemarahan orang tua nya.


"Rania dimana kamu kesini sekarang" panggil mama Rania.


"i iya mah Rania segera kesana" jawab Rania dan langsung bergegas menuju mamanya.


"ada apa mah manggil Rania" tanya Rania dengan polosnya.


"sini kamu" bentak mama Rania dan langsung menampar Rania.


Rania hanya bisa menangis karena tamparan mama nya sambil berkata memohon "ampun mah ampun kenapa mama menampar Rania mah Rania salah apa sama mama"


"kamu tidak ada salah apa-apa tapi mama sekarang lagi kesel karena mama ada masalah di perusahaan mama,jadi kamu harus mau mamah pukul" jawab mama Rania sambil marah dan terus memukuli Rania.


Ketika sudah melampiaskan amarahnya kepada Rania akhirnya Rania kekamar dan menangis terisak sambil berkata lirih "kenapa kenapa aku selalu jadi bahan amarah mama dan papa ketika mereka sedang ada masalah"

__ADS_1


"hai kenapa kamu menangis" sapa seorang perempuan dibelakangnya dan Rania sama sekali geberani menoleh melihat siapa yang memanggilnya.


"hai kenapa kamu gamau menoleh dan melihatku" ucap perempuan itu lagi.


"siapa kamu mau apa kamu" tanya Rania sambil gemetaran dan masih gaberani menoleh dan membatin "siapa gadis itu kenapa ada suara gadis disini, disini gaada gadis lain selain aku"


"aish menolehlah dan lihatlah aku bagaimana kamu bisa tau aku siapa kalo kamu gamau menoleh dan melihat aku" pinta gadis itu.


Perlahan lahan Rania membuka mata dan menoleh, betapa terkejutnya dia ketika melihat gadis yang berwajah hancur dan mukanya penuh dengan darah, "arghh siapa kamu kenapa wajahmu begitu menyeramkan" teriak Rania dan merasa ketakutan dan kembali menutup mata menggunakan tangannya.


"kenalin namaku Christina Victoria panggil aja aku Tina" jawab gadis itu sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman.


"kamu gausah takut sama aku, umur kamu berapa?" tanya Tina kepada Nia.


"umurku 7 tahun dan kamu kenapa kamu kesini dan kenapa wajahmu menyeramkan, apakah kamu hantu?" tanya Rania dengan polosnya.


"iya aku hantu aku mau berteman denganmu apakah kamu mau berteman denganku?" tanya Tina sambil menunjukan wujud manusia di kehidupan sebelumnya.

__ADS_1


"ka ka kamu cantik banget" ucap Rania karena terkagum dengan kecantikan Tina.


"hihi terimakasih, kamu juga cantik kok dan kenapa kamu menangis seperti itu?" tanya Tina.


"kenapa kamu tadi muncul dengan muka yang menyeramkan padahal kamu padahal sangat cantik" ujar Rania dengan menggembungkan pipinya.


"hahahaha gemes banget deh, kamu kok bisa sih gemesin gitu kalo lagi ngambek" ledek Tina kepada Rania sambil ketawa.


Muka Rania memerah dan kembali bertanya "ish kamunya itu padahal sangat cantik tapi malah nunjukin muka yang menyeramkan" ujar Rania kembali dan masih menggembungkan pipinya.


"hihi maaf kan niatku cuma mau ngagetin kamu" ucap Tina tanpa rasa bersalah.


"iyadeh iya" ucap Rania dan masih ngambek.


"ohyah Nia kamu belum menjawab pertanyaanku tadi" ujar Tina sambil mengingatkan pertanyaannya ke Rania.


"kamu nanya apa yah tadi aku lupa hihi" jawab Rania dengan polosnya sambil ketawa lirih.

__ADS_1


"aku tadi bertanya kenapa kamu menangis seperti itu" tanya kembali Tina ke Rania.


Seketika Rania murung dan mengingat kejadiannya sambil menceritakan semuanya kepada Tina dan seketika Rania kembali menangis "hiks hiks hiks Tina kenapa hidupku seperti ini kenapa mamah papa tidak menyayangiku?" tanya Rania sambil menangis.


__ADS_2