
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
>Di Bumi<
Seorang gadis sedang mengurung dirinya sendiri dikamarnya, dia sedang menangis karena mendengar bahwa orang yang dia sangat sayangi telah meninggal dunia.
Hisk.. Hisk..
"Kenapa kau begitu tega meninggalkanku.. Dan kenapa kau tidak mengajak aku juga agar aku bisa terus bersamamu" gumam sang gadis.
Dia sudah mengurung diri selama 3 hari penuh dan belum keluar kamar sama sekali, orang tuanya khawatir dengan apa yang anaknya alami.
"Bagaimana ini.. Ayah apakah kita hanya akan membiarkan dia seperti ini.. Ibu sudah gak kuat liat anak kita sedih terus" ucap sang ibu menangis.
"Sabarlah bu.. Bapak juga lagi mikirin cara agar anak kita gak sedih lagi" ucap sang ayah menenangkan.
Di dalam kamar gadis itu malah makin bersedih dan pikirannya kemana-mana.
"Apakah.. Aku harus menyusul mu.. Tapi aku takut kita tidak akan bertemu walau aku menyusul mu.. Apa yang harus kulakukan Toni" ucap gadis itu sambil menangis.
Gadis itu sangat menyukai dan menyayangi toni, dia terus mengingat kenangan dia bersama dengan toni, karena hanya toni lah yang bisa membuat dia tersenyum dan hanya toni lah yang bisa menarik minat dihatinya.
Tok.. Tok.. Tok..
"Tania.. Nak bisa keluar sebentar tidak ibu mau ngomong sesuatu" ucap ibu.
"Em.. Tania gak mau keluar" ucap tania dengan suara lemah.
"Jangan gitu nak ibu khawatir sama kesehatan kamu.. Tolong keluarlah sebentar ibu mau bicara" ucap ibu sambil nangis.
"Nak.. Keluarlah jangan buat nak toni kecewa disana.. Kalau dia tau kamu membuat ibu menangis mungkin dia akan membecimu" ucap ayah dengan nada sedikit tinggi.
Deg..
Hati tania tidak bisa menahan rasa sakit ketika mendengar kata-kata ayahnya, tania kembali ke dalam akal sehatnya.
"Iya.. Tunggu tania akan keluar" ucap tania dengan nada lemah.
"Iya kamu tunggu" ucap ayah.
Krekk~
"Akhirnya kamu keluar.. Maaf kalau ayah sedikit membentak tadi.." ucap ayah nada lembut.
"Gak.. Tania yang minta maaf karena sudah membuat kalian khawatir" ucap tania sambil memeluk mereka berdua.
"Ya.. Tapi jangan membuat kami khawatir lagi ya.. Ibu tau kamu sedih tapi kalau nak toni tau mungkin dia juga akan tidak tenang disana" ucap ibu.
"Em" jawab tania.
"Sudah sekarang cepatlah bersiap.. Kita akan melihat dan menjenguk ibu dan ayahnya nak toni" ucap ayah.
"Emm.. Tunggu sebentar" ucap tania sambil masuk.
>Di rumah Toni<
Terlihat 2 orang paruh baya sedang mengobrol sambil memeluk foto seorang remaja, mereka berdua terlihat sangat sedih sekali.
"Pak sudah.. Seminggu kita di tinggal toni.. Semoga dia tenang disana" ucap ibu toni.
"Iya bu.. Bapak harap toni bisa tenang.. Kita juga harus merelakan dia bu.. Kalau dia tau kita begini mungkin dia sangat sedih" ucap bapak toni.
Terlihat dari jauh oleh ibu dan bapak toni mobil berwarna hitam sedang melaju dan berhenti didepan mereka.
"Pak.. Mereka siapa" tanya ibu toni.
"Bapak juga gak tau bu" jawab bapak toni.
Pintu mobil itu terbuka dan keluar seorang gadis yang sangat cantik dan gadis itu langsung menyapa mereka.
__ADS_1
"Bapak.. Ibu.." ucap tania sambil melambaikan tangan.
"Eh.. Nak Tania kenapa ada disini" tanya ibu toni kaget.
"Ahaha.. Sebenarnya tania hanya ingin menjenguk ibu sama bapak" ucap tania sambil tersenyum.
"Kamu memang anak yang baik tania" ucap bapak toni sambil tersenyum.
"Ehehehe.. Oh iya tolong kenalkan ini ayah dan ibu tania" ucap tania.
"Oh.. Maaf pak salam kenal saya bapaknya toni dan ini ibunya" ucap ayah toni.
"Ah.. Iya gak apa-apa.. Salam kenal.. Juga saya kesini hanya ingin membuat tania lebih tenang dan tidak bersedih lagi.. Kerena dia sudah tidak keluar kamar selama tiga hari.." jelas ayah tania.
"Ahh.. Begitukah jadi tani-.." ucap bapak toni tapi di potong oleh ibu.
"Sudah sekarang kita masuk dulu saja" ucap ibu.
"Baiklah silahkan masuk" ucap ayah.
Setelah masuk mereka langsung mengobrol bagaimana mereka bisa mengenal toni dan bagaimana tania bersedih akan kepergian toni.
"Oh.. Jadi seperti itu" tanggap bapak.
"Nak Tania.. Mau ikut ibu sebentar" tanya ibu toni ke tania.
Tania langsung melihat kepada kedua orang tuanya untuk meminta persetujuan.
"Pergilah.. Ayah dan ibu akan mengobrol dengan ayah toni" ucap meraka berdua.
"Em" tania mengangguk.
"Ayo" ajak ibu toni.
>Di dalam hutan<
Terlihat 2 orang wanita memasuki hutan, diantara mereka terlihat tidak ada yang angkat bicara dan akhirnya salah satu dari mereka angkat bicara.
Deg..
Jantung tania langsung terasa sakit dan tanpa sadar air mata keluar dari kedua matanya.
"Kau tau.. Pesan terakhir dia" tanya ibu toni.
Tania hanya menggelengkan kepalanya.
"Dia adalah anak yang bodoh.. Saking bodohnya dia pergi mendahului ibu dan ayahnya" ucap ibu toni sambil menangis.
Tanpa sadar meraka sudah sampai dimana toni meledakan diri dan membunuh semua penjahat itu.
"Inilah tempatnya.. Nak tania.. Kamu pasti sudah tau kalau toni adalah anak yang sangat baik dan ramah" ucap ibu toni menangis.
"Iya tania tau bu.. Dan hanya toni pula lah yang bisa membuat tania tersenyum dan keluar dari kesepian" ucap tania.
Ibu toni tersenyum mendengar ucapan tania, dia senang karena anaknya sudah mampu untuk membebaskan seseorang dari apa yang namanya kesepian.
"Bagus.. Nak tania anak ibu meninggal dengan cara yang bisa dibilang bodoh.. Tapi kamu tau kalau di pesan terakhir yang dia bikin dia masih bisa tersenyum tanpa ada penyesalan" ucap ibu toni.
Tania terkejut dan menangis lagi, dia tidak menyangka apa yang dilakukan oleh orang yang dia sangat sayangi akan sangat membuat hatinya berdebar.
"Jadi ibu ingin kamu untuk melepaskan anak ibu.. Dan berhentilah bersedih karena kalau dia mengetahuinya maka dia akan sangat menyesal dan mungkin tidak akan tenang" ucap ibu toni.
"Baiklah.. Tania akan mencobanya dan juga tania tidak akan melupakan apa yang toni lakukan untuk tania.. Tapi tania akan mencoba untuk tegar" ucap tania sambil tersenyum.
"Baiklah mari kita kembali" ucap ibu toni.
Setelah pulang dari rumah toni, tania kembali menjadi seperti biasa dan kembail ceria, dia juga sudah mulai berkuliah kembali, dikampus dia bertindak seperti biasa saja tapi teman-teman dia tau bahwa hati tania sedang sedih sekali karena kehilangan orang yang dia sayangi.
Sebulan sudah berlalu dari waktu dia mengurung diri, dia sekarang sedang berbelanja dengan sahabatnya, itu dia lakukan untuk melupakan kesedihannya.
__ADS_1
Di saat dia dan sahabatnya sedang menunggu lampu merah, tania melihat ada anak kecil yang berlari ketengah jalan untuk mengambil bolanya yang ada di tengah jalan, terlihat sebuah truk sedang melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi akan menabrak anak kecil itu.
"Awas.. " ucap mereka yang melihat.
Tania secara reflek berlari ke tengah jalan dan mendorong anak kecil itu hingga dia menggantikan anak kecil itu.
Tot.. Tot..
Brukk..
"Ahhh.. Tania.. Seseorang tolong panggil ambulan" teriak teman tania.
(Ah.. Jadi seperti ini ya rasanya mati.. Apakah kamu juga merasakan hal seperti ini toni)
batin tania.
"Tania.. Tahan sebentar lagi ambulan datang" ucap temannya sambil menangis.
"Ma-aaf dan juga makasih" ucap tania sambil tersenyum.
"Tidak.. Tidak.. Jangan bilang begitu.. Kamu pasti selamat.. Tania.. Bertahanlah" balas temannya sambil menangis.
Kesadaran tania mulai memudar, tania memberikan senyum terakhirnya kepada sahabatnya sekaligus orang yang selalu menyemangatinya.
Didalam kegelapan terlihat jiwa seorang gadis yang sedang bersedih, tiba-tiba terdengar suara dengan lemah lembut.
"HAI.. GADIS KECIL KENAPA KAU BERSEDIH"
"Siapa.. Itu" tanya gadis itu.
"HM.. KAU BISA MEMANGGILKU APA SAJA.. BOLEH KAH AKU TAU KENAPA KAU BERSEDIH"
"Aku sebentarnya sedih meninggalkan ayah, ibu dan sahabatku.. Tapi tadi sesaat ketika aku akan mati aku merasa senang.. Entah apa penyebabnya.. Tapi aku sekarang sedang memikirkan dia" jelas gadis itu.
"APAKAH.. KAU INGIN BERTEMU DENGAN DIA LAGI"
Gadis itu langsung merasa senang ketika dia bisa bertemu dengan dia lagi, tapi dia juga kurang percaya.
"Apakah itu benar bisa.. Tapi aku masih kurang percaya" ucap gadis itu.
Tiba-tiba muncul sebuah cahaya pelangi bersamaan dengan munculnya seorang wanita yang memiliki paras cantik melebihi artis wanita yang ada di bumi.
"Hahahaha.. Tenang saja aku tidak berbohong tentang itu.. Kau tau sebenarnya suamiku lah yang mereinkarnasi dia waktu itu" ucap wanita itu.
"Siapa anda.. Darimana anda bisa tau bahwa dia sudah bereinkarnasi" tanya gadis itu.
"Kau.. Tenang saja tania.. Aku adalah istri dari raja dewa.. Jadi aku tau apapun yang dilakukan olehnya.. Suamiku baru-baru ini menemukan sebuah jiwa yang terjebak dalam kegelapan.. Dia terkejut karena jiwa itu tidak rusak sedikitpun walaupun sudah lama berada dalam kegelapan.. Jadi dia memberikan hadiah dan mereinkarnasinya kedunia kultivator.. Kau tau siapa jiwa itu.. Kau pasti sangat mengetahuinya tania" jelas ratu dewi.
"A-apakah dia adalah toni.. Benarkah dia toni" ucap tania sambil menangis.
"Iya dia adalah toni.. Akupun sangat kagum dengan apa yang dia perbuat sebelum mati.. Jadi aku ingin memberi dia hadiah.. Tapi dilarang oleh suamiku.. Katanya dia sudah memiliki segala" ucap ratu dewi.
"Begitu.. Jadi itu beneran dia.. Jadi apa yang ingin ratu lakukan kepada saya" tanya tania.
"Aku tanya kepadamu.. Apakah kau ingin terus bersama dia" tanya ratu.
"Aku ingin tapi apa itu bisa" tanya tania.
"Yosh.. Bagus jadi akan ku jadikan kau hadiah dariku untuk toni.. Dan juga aku akan memberikan beberapa teknik untuk kau latih agar kau menjadi pantas untuk dia.. Terus ingat ini disana orang hebat bisa memiliki banyak istri jadi kalau kau ingin menjadi istri dia kau pun harus menjadi hebat.. Terus untuk umur kau akan lebih muda lima tahun dari dia jadi kejarlah dia kalau kau memang ingin bersamanya" jelas ratu.
"Baiklah.. Aku akan menjadi hebat dan pantas berdiri disampingnya.. Dan terima kasih sudah mengabulkan harapanku" ucap tania sambil menangis.
"Iya.. Sudah jangan menangis.. Berbahagialah disana.. Dan hati-hati orang disana sangat penuh dengan kelicikan.. Juga untuk mengenal toni sendiri kamu akan mengetahuinya ketika pertama bertemu dengan dia akan muncul sesuatu di dalam dirimu yang memberitahu kalau dia toni" ucap ratu.
"Iya saya akan mengingat semua nya" ucap tania.
"Baiklah selamat tinggal" ucap ratu.
Muncul sebuah portal menghisap tania ke dalamnya, di kegelapan itu sekarang hanya tersisa sang ratu.
__ADS_1
"Semoga kau bahagia" gumam ratu.