
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
Terlihat seorang perempuan sedang duduk di gazebo di tengah danau di temani oleh seekor macan kumbang, dia terlihat sedang sedih dan seperti memikirkan sesuatu.
"Hufh.. Adik sudah lebih dari 7 bulan berlatih tertutup.. Aku jadi khawatir" gumam perempuan itu.
Roarr.. Grrr
Macan itu melihat perempuan itu sedih menjadi ikut sedih karena dia juga sangat ingin melihat tuannya lagi.
"Tenanglah.. Aku tau dia sedang serius.. Kita juga harus serius.. Karena sebentar lagi akan ada perang" ucap perempuan itu tak lain kak shuyi sambil mengelus kepala xio bai.
Grrr.. Angguk xio bai.
"Bagus.. Kuharap dia segera keluar.. Kerena kak shuyan sudah kembali ke sektenya.. Tinggal aku sendiri yang belum pergi karena di minta kepala sekte untuk diam di istana" gumam kak shuyi.
[ Pov Warga ]
"Hufh.. Akhir-Akhir ini sekte aliran hitam menjadi lebih tenang dari biasanya" ucap pengembara 1
"Ya.. Aku juga tidak tau tapi ku dengar kerajaan akan berperang" sahut pengembara 2.
"Ya.. Yang kudengar begitu.. Tapi aku aneh dengan para warga kenapa tidak terlihat cemas sama sekali" heran pengembara 1.
"Entahlah tapi aku merasa ada energi aneh yang mengelilingi kerajaan ini" ucap pengembara 2.
"Ya.. Dan juga Qi disini lebih tebal dari yang di luar kerajaan" kagum pengembara 1.
"Kau benar apa kau akan memilih kediaman disini" tanya pengembara 2.
"Ya.. Aku ingin ayo cari dulu tempatnya" ajak pengembara 1.
[ Ruang Rapat ]
Sekarang kerajaan Stars Diamond sedang mengadakan rapat yang diusul oleh seluruh kepala bangsawan.
Di ruangan telah berkumpul setiap kepala keluarga dan tidak lupa pengawal mereka di belakang mereka.
"Baiklah mari kita mulai rapatnya" ucap mentri.
"Seperti yang kita tau bahwa sekarang angka kejahatan menurun di kerajaan kita.. Setelah di selidiki kami menemukan bahwa semua kultivator aliran hitam sedang melakukan persiapan untuk bekerjasama dengan kerajaan musuh dan membantu mereka berperang melawan kita" jelas menteri.
"Sial.. Kenapa mereka bisa bekerja sama" bentak kepala li.
"Tenanglah mereka pasti mengincar pusaka tingkat kuno yang terakhir kali muncul" ucap kepala xio.
"Lalu kenapa kita tidak menyerahkan saja senjata itu" ucap kepala li dengan nada tinggi.
"Apa kau gila.. Jika senjata itu jatuh ke tangan yang salah itu akan sama saja menghancurkan kerajaan kita" bentak kepala wang.
"Itu benar satu-satu nya cara adalah dengan berjuang melawan mereka" balas raja.
"Tap-"
Sebelum kepala li selesai bicara mereka semua merasakan aura menekan mereka di dalam ruang dan tak lama muncul seseorang dari balik bayangan.
Tap.. Tap.. Tap..
"Apa.. Kalian sudah selesai rapatnya" tanya pria misterius itu.
"Si-siapa kau" tanya kepala li.
"Aku.. Kau tak perlu tau" sahut sosok itu.
"Lalu mau apa kau kesini" tanya raja.
"Aku kesini ingin menyampaikan pesan dari tuanku" ucapnya sambil melempar sebuah surat ke atas meja.
"Baiklah.. Tugas ku selesai dan baca suratnya" ucap nya sambil menghilang.
Setelah sosok itu hilang keadaan di dalam ruangan kembali menjadi tenang dan hening beberapa saat.
"Sungguh menakutkan" ucap kepala li.
"Dari aura yang dia keluarkan.. Setidaknya dia ada di tingkat kaisar puncak" ucap kepala xio.
"Ya.. Tapi siapa dia" heran kepala wang.
"Entahlah.. Mari kita lihat dulu suratnya" ucap raja.
Setelah itu raja membaca surat itu dengan fokus dia membaca dengan mengeluarkan berbagai raut wajah seperti kaget, tidak percaya, dan kagum.
"Hahahahah" tawa raja dengan menggelegar.
"Ada apa yang mulia.. Kenapa kau tertawa" tanya kepala xio.
"Ahahah.. Coba kalian baca surat ini" ucap raja.
Setelah beberapa menit mereka semua membaca surat itu wajah mereka menjadi kagum dan terkejut dengan isi surat itu.
"Aku.. Tidak menyangka dia akan tau dan membuat rencana sendiri untuk menangani masalah ini" ucap raja.
"Tapi.. Apa yang mulia yakin akan menyerahkan masalah ini" ucap kepala li.
"Hahaha.. Tentu lagi pula dia sudah terlalu banyak membuat ke ajaiban" ucap raja.
"Maksud yang mulia" tanya mereka.
"Apa kalian tau kenapa Qi yang berada di kerajaan lebih tebal dan murni" tanya raja.
"Maksud yang mulia.. Apaaa.. Tidak mungkin" kaget mereka.
"Hahaha.. Tapi itulah kenyataannya" ucap raja.
"Huh.. Baiklah tapi kami juga akan menjaga keamanan warga yang berada di ibu kota" ucap kepala xio.
"Ya.. Takutnya ada yang menyusup" ucap kepala wang.
"Hem.. Baiklah.. Tapi hati-hati" ucap raja.
"Baiklah.. Kami kembali dulu" ucap mereka.
"Emm" angguk raja.
**Flashback** ( sebelum sosok itu muncul )
"Long Shi.. Kemari" telepati shushan.
"Baik" balas longshi.
.
.
.
"Ada.. Apa tuan muda" tanya longshi.
"Kasih surat ini kepada ayah.. Dan perketat penjagaan beritahu ke yang lain" perintah shushan.
"Baik tua muda" jawab longshi.
"Oh ya.. Kalian memakai senjata apa" tanya shushan.
"Kalau saya belati tuan muda.. Tapi kalau yang lain kurang tau" jawab longshi.
"Baiklah.. Kau kerjakan tugasnya" pinta shushan.
__ADS_1
"Baik.. Saya pergi dulu tuan muda" ucap longshi.
"Emm" angguk shushan.
**Flashback** ( selesai )
[ Pov Bawahan Xu Yu ]
Sudah lama aku dipanggil oleh tuan ku, dia memiliki sifat baik hati kepada yang memang pantas tapi dia menjadi dingin kepada musuh.
Sikap dia membuatku takjub, dan aku xuyu sangat menyukainya, walaupun dia masih kecil tapi dia memiliki aura kewibawaan dan aura misterius di dirinya.
Dia pasti akan menjadi sosok yang hebat aku rela kalau dia ingin mengambil tubuhku, pasti akan hebat kalau itu terjadi.
"Nee.. Xuyu apa kau bisa kesini" telepati shushan.
"Aku.. Akan kesana tuan muda" jawab xuyu.
(Kyaa.. Apa yang di inginkan tuan muda ya) batin xuyu sambil menghayal.
"Akhirnya kau disini" ucap shushan sambil tersenyum.
(Kyaa.. Tuan muda sangat tampan.. Aku jadi tidak bisa menahan..) batin xuyu.
"Iya.. Tuan muda ada yang bisa saya bantu" ucap xuyu dengan nafas memburu tapi tertahan.
"Ah.. Kau menggunakan senjata apa" tanya shushan.
"Saya menggunakan senjata pedang" jawab xuyu.
"Oh.. Ini ambil dan gunakan nanti kita akan membantai sesuatu" ucap shushan sambil tersenyum.
"Baik.. Saya akan selalu bersama tuan muda" jawab xuyu.
(Wahh.. Sepertinya tuan muda sedang marah sekali.. Tapi tetap keren) batin xuyu.
"Makasih" ucap shushan.
"Oh.. Ya ini kasih ke yang lain.. Belati kasih ke Long Shi.. Pedang kasih ke Song Bi.. Tombak kasih ke Yang Shi.. Dan Busur kasih ke Ling Shu" ucap shushan.
"Baik.. Tapi tuan muda.. Yang Shi sedang tidak ada disini" ucap xuyu.
"Oh.. Kalau begitu titip di Long Shi saja" ucap shushan.
"Baik.. Kalau begitu saya pergi dulu" pamit xuyu.
"Baik" ucap shushan sambil tersenyum.
(Kyaa.. Tenang diriku.. Sabar tuan masih terlalu kecil.. Sabar) batin xuyu.
Dia sedang perang dengan nafsu besar yang dia miliki.
"Apakah dia baik-baik saja.. Dari tadi wajahnya merah dan nafasnya tidak teratur" gumam shushan.
"Ya sudahlah.. Aku gak ngerti" ucap shushan.
[ Pov Ling Shu ]
Aku adalah pengawal yang di panggil oleh tuanku dan diberi tugas untuk menjaga kakak perempuannya.
Aku awalnya terkejut karena kukira akan melayani dan menjaga dia tapi ternyata aku hanya di suruh menjaga kakaknya.
Sebenarnya aku iri dengan si rubah itu karena dia bisa melayani tuan muda secara langsung, cih memikirkannya saja membuat ku kesal.
Tapi apa daya ini sudah perintah dia aku hanya bisa pasrah tapi aku juga harus menjaga agar rubah itu tidak bergerak sendirian.
"Arara.. Sepertinya ada yang sedang cemberut" ejek wanita dibelangnya.
"Cih.. Rubah ada apa kau kesini" ucap kesal ling shu.
"Arara.. Kasihan sekali.. Aku beruntung bisa melayani tuan muda dengan langsung" ejek wanita itu.
"Fufufu.. Aku kesini atas perintah tuan muda" ucap xuyu.
"Perintah apa" tanya ling shu semangat.
"Arara.. Tuan muda hanya menyuruhku untuk memberikan busur ini kepada mu" ucap xuyu.
"Cih.. Kukira aku di suruh menggantimu" ucap ling shu sambil mengambil busurnya.
(Wahh.. Tuan muda baik sekali) batin ling shu senang.
"Oh.. Teteskan darah mu ke panah itu" ucap xuyu.
"Kenapa" tanya ling shu.
"Coba saja.. Itu kata tuan muda" ucap xuyu sambil tersenyum.
Ling shu langsung meneteskan darahnya ke busur itu setelah iti muncul cahaya terang dan beberapa pengetahuan cara menggunakan busur itu masuk kedalam kepala ling shu.
"Wahh.. Ini sangat hebat.. Apa ini buatan tuan muda" tanya ling shu dengan kagum.
"Fufufu.. Tentu itu buatan tuan muda" balas xuyu.
"Sudah ah.. Aku punya kencan dengan tuan muda.. Dahh" ejek xuyu sambil menghilang.
"Apaa.. Kembali kau rubah" ucap kesal lingshu.
(Aku tidak akan membiarkanmu mendapatkannya untuk pertama kali) batin ling shu.
[ Pov Shushan ]
"Hufh.. Capek sekali.. 7 bulan terakhir ini adalah waktu tersibuk milik ku" gumam shushan.
"Syla.. Berapa lama lagi mereka akan menyerang" tanya shushan.
~Kemungkinan 2 bulan lagi tuan~ balas syla.
"Oh bagus.. Aku ada waktu istirahat" ucap shushan.
~Ya.. Tuan sudah berusaha keras beberapa bulan terakhir.. Jadi beristirahat lah~ ucap syla.
"Makasih"
"Nee.. Syla" tanya shushan.
~Iya tuan~
"Apakah.. Membunuh mereka akan mendapatkan poin" tanya shushan.
~Tentu~
"Heee" ucap shushan sambil tersenyum menyeramkan.
"Buka Status"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>Status<<<<<\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Nama : Shu Shan
Tingkatan : Ketenangan Tahap 4
Umur : 5 Tahun
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Versi : 0.10
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Elemen : Api,Air,Tanah,Angin,Cahaya,Kegelapan,Kayu
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Teknik :
- Kultivasi :
Pelahap Semesta [ sempurna ]
Menempa Jiwa [ sempurna ]
\=\=\=\=\=
- Serangan :
Pedang Bayangan [ sempurna ]
Jemari Penghancur [ pemula ]
Pedang Tarian Ikan Koi [ pemula ]
Seribu Pedang [ pemula ]
\=\=\=\=\=
- Pertahanan :
Lonceng Emas [ pemula ]
\=\=\=\=\=
- Pergerakan :
Langkah Seribu [ pemula ]
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Bakat : Tingkat Menengah Orange
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tubuh : Dewa Naga Elemen ( sudah digabung )
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tubuh Tingkat : Silver 5
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Energi :
- Qi : 140.000 Putaran
- Mana : 500.000 [ 9 Cincin ]
- Mental :
- Jiwa : Merah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Darah : Ultimate Blood, Dragon Blood, Witch God Blood
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Skil : Ultimate Eye, God Blacksmith
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Poin : 1.520.000.00
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Hoo.. Tampilannya berbeda" ucap shushan.
"Buka menu"
\=\=\=\=\=\= Menu \=\=\=\=\=\=
> Status
> Shop
> Ruang Dimensi
> Ruang Pet
> Lottery
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Hmm.. Aku belum pernah masuk ke ruang dimensi apa itu sama dengan ruang pet" tanya shushan.
~Ya hampir sama.. Tapi ruang dimensi bisa di masuki oleh siapa saja dengan ijin tuan.. Kalau ruang pet hanya bisa di masuki oleh tuan dan pet saja~ jelas syla.
"Ohh.. Begitu.. Buka Shop" uap shushan
\=\=\=\=\=\= Shop \=\=\=\=\=\=
> Pil
> Teknik
> Telur
> Bawahan
> Senjata
> Skil
> Dll
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Hoo.. Tambah banyak apa ini karena Upgrade terakhir" gumam shushan.
"Hufh.. Kita akan panen syla jadi nanti kamu akan segera punya tubuh" ucap shushan.
~Iya tuan syla juga ingin cepat-cepat punya tubuh~ ucap syla senang.
"Oke.. Nee xuyu bisa kesini" ucap shushan dengan telepati.
"Baik.. Ada apa tuan muda" ucap xuyu langsung datang.
"Tolong pantau keadaan di luar.. Aku ingin istirahat sebentar.. Kalau kau melihat pergerakan langsung bangunkan aku" pinta shushan.
"Baik.. Tuan muda" jawab xuyu.
"Makasih" ucap shushan sambil tersenyum.
"Emm" senyum xuyu sambil menghilang.
"Dia kalau tersenyum begitu sangat manis" gumam shushan.
__ADS_1
Sedangkan xuyu sedang salah tingkah karena mendapat senyum indah dari tuan muda nya.
(Kyaa.. Tuan muda sangat tampan.. Aku harus serius.. Aku tidak boleh gagal) ucap batin xuyu.