
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
>Di Lapangan Latihan<
Seorang anak dengan rambut berwarna biru langit dan mata berwarna biru laut, dia terlihat seperti sedang mencoba teknik-teknik baru karena para prajurit dan pelayan yang melihatnya tidak mengetahui teknik apa yang dia peragakan.
"Lihat sepertinya.. Pangeran shushan sedang mencoba untuk membuat teknik baru" ucap salah satu pelayan.
"Iya aku sangat kagum kepada pangeran shushan.. Dia masih kecil tapi sudah bisa membuat tekniknya sendiri" balas pelayan lain.
Mereka dibuat kagum oleh teknik yang di peragakan oleh shushan, bahkan prajurit yang sedang berlatih langsung berhenti dan menonton shushan yang sedang berlatih.
"Aku tak menyangka pangeran akan sekuat itu" ucap prajutit yang menonton.
"Tentu saja kuat bahkan di umurnya yang sekarang tingkat kultivasinya hampir menyusul kita" sahut prajurit lain.
"Sepertinya kita harus lebih giat berlatih agar kita.. Tidak di anggap lemah" ucap prajurit lain.
"Itu sudah pasti.. Api semangatku sedang terbakar.. Mari kita latihan lagi" teriak komandan prajurit.
"Oooo.." teriak semua prajurit.
Shushan sendiri tidak terganggu oleh teriakan para prajurit dia masih berfokus untuk memahami teknik yang semalam dia ciptakan.
Sedangkan di dalam koridor saat raja dan ratu ingin melihat latihan prajurit, mereka berdua di kejutkan dengan latihan yang di lakukan oleh anaknya, mereka tau anaknya jenius dan berbakat tapi mereka tidak menyangka bahwa anaknya bisa membuat teknik baru hanya dalam satu malam.
"I-ini lihat sayang gerakan yang dilakukan oleh anak kita.. Semua gerakan itu sangat tajam, cepat, dan lagi sangat sulit untuk di tebak" ucap raja.
"Iya sayang dan juga bukankah dia baru membuat teknik kemarin malam tapi kenapa cepat sekali selesainya" tanya ratu.
"Hmm.. Entahlah tapi sebaiknya kita jangan mengganggu dia.. Sepertinya dia sedang berusaha menyempurnakan teknik baru yang ia buat" jawab raja.
"Baiklah.. Lebih baik sekarang kita kembali" ucap ratu.
"Ayo" balas raja.
Raja dan ratu kembali keruangan mereka masing-masing, sedangkan shushan sendiri masih mencoba Teknik baru yang ia ciptakan, dia melakukan itu sampai waktu makan malam tiba.
>Diruang makan<
"Anakku ibu lihat tadi kamu sedang melatih teknik baru.. Apa kamu sudah selesai membuatnya" tanya ibu.
"Ehhh.. Adik udah selesai buat teknik baru.. Bukankah ini terlalu cepat.. Seharusnya membuat teknik baru itu sangat susah" kaget kak shuyi.
"Ehehehe.. Shushan hanya menggabungkan 2 atau 3 teknik berbeda terus setelah itu disesuaikan agar teknik itu bisa dilatih" ucap shushan.
"Dan shushan tidak menyangka kalau teknik yang shushan buat bisa menyamai teknik tingkat kuno" sambung shushan sambil cengengesan.
"Apa.. Tingkat kuno" teriak mereka kaget.
"Wahh.. Adikku keren sekali.. Apakah kakak juga dibuatkan" tanya kak shuyan.
"Ahahah.. Tentu kalian semua kubuatkan" ucap shushan.
Shushan mengeluarkan tiga teknik masing-masing untuk mereka dan mengeluarkan 1 teknik yang ia beli di shop sistem.
"Ini kalian ambil sesuai elemen kalian.. Masing-masing tiga teknik dan yang satu ini kalian pelajari bersama" ucap shushan.
"I-ini adik apa kau serius" tanya kak shuyi tak percaya.
"Ya.. Kakak tenang saja" ucap shushan sambil tersenyum.
"Baiklah nak kami akan mengambilnya" ucap ibu.
"Emm" jawab shushan mengangguk.
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
Teknik untuk Ayah
- Kultivasi : Penyaringan 3 Elemen
- Serangan : Pedang Kilat Seribu
- Pertahanan : Perisai Petir
- Pergerakan : Teleport
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
Teknik untuk Ibu
- Kultivasi : Pengolahan Esensi Alam
- Serangan : Pedang Embun Hujan
- Pertahanan : Perisai 2 Elemen
- Pergerakan : Teleport
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
Teknik untuk kak Shuyan
- Kultivasi : Penyerapan Esensi Matahari
- Serangan : Pedang Pelebur Langit
- Pertahanan : Perisai Cahaya
- Pergerakan : Teleport
>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<
Teknik untuk kak Shuyi
- Kultivasi : Pengolahan 2 Elemen
__ADS_1
- Serangan : Tarian Pheonix Es
- Pertahanan : Perisai Es
- Pergerakan : Teleport
>Dikamar Shushan<
"Hahh.. Untung mereka semua tidak bertanya lebih lanjut" keluh shushan.
~Hahaha.. Master kelihatannya kelelahan~ ucap syla sambil tertawa.
"Iya.. Aku sangat capek.. Oh iya syla tolong gabungin teknik Pengendalian elemen dan teknik Pelahap bintang" pinta shushan.
~Oke tuan~ jawab syla.
"Baiklah gabungin aja" sahut shushan.
~Proses penyatuan.. Memindai kedua teknik.. Proses pembuatan.. 10%.. 40%.. 70%.. 98%.. 100%.. Pembuatan selesai..
~Selamat teknik master sekarang di sebut.. Pelahap semesta.. Selamat~ ucap syla gembira.
"Ya.. Makasih syla.. Tolong keluarkan teknik" pinta shushan.
~Oke~ sahut syla.
Muncul sebuah buku dengan cahaya emas mengelilingi buku itu, dan buku itu juga mengeluarkan aura kuno ketika buku itu di pegang oleh shushan, buku itu langsung masuk kedalam kepalanya.
"Arrgggg.." teriak shushan.
Ketika buku itu masuk kedalam kepala shushan, banyak sekali informasi yang masuk kedalam kepala shushan, dia merasakan panas di kepalanya.
Setelah setengah jam dia kesakitan, akhirnya shushan merasa membaik rasa sakitnya langsung hilang seperti tidak pernah ada.
"Hah.. Hah.. Syla kenapa bisa sakit seperti ini" tanya shushan kelelahan.
~Ehehehe.. Seharusnya tidak sakit tapi karena teknik master sudah di tingkat dewa dan itu buatan master sendiri.. Master sebenarnya beruntung.. Kalo orang lain pasti akan kena petir surga karena membuat sebuah teknik tingkat dewa~ jelas syla.
"Hah.. Begitukah baiklah tolong buka Status" pinta shushan.
>>~**Status~<<
Nama : Shu Shan
Tingkatan : Pengendalian Qi Tahap 1
Umur : 5 Tahun
Elemen : Api,Air,Tanah,Angin,Cahaya,Kegelapan,Kayu
Teknik :
- Kultivasi : Pelahap Semesta
- Serangan : -
- Pertahanan : -
- Pergerakan : -
Energi :
- Qi : 5000 Putaran
- Mana : 30.000 [ 5 Cincin ]
- Mental :
Darah : Ultimate Blood, Dragon Blood
Skil : Ultimate Eye
Poin : 20.000**
"Hmm.. Kultivasi tidak meningkat tapi Qi dan Mana bertambah" ucap shushan heran.
~Itu adalah efek sampingnya tuan.. Qi dan Mana akan bertambah tapi naik tingkat akan lama karena membutuhkan energi yang banyak~ jelas syla.
"Hmm.. Bukankah kalo gitu aku akan menjadi lemah" sahut shushan.
~Tidak tuan.. Malah tuan akan semakin kuat karena teknik ini hanya melambatkan naik tingkat.. Tapi karena bakat tuan mungkin sekarang untuk menaikan tingkatan kecepatannya akan sama dengan kakak tuan~ jelas syla.
"Ohh.. Kalau begitu tetap aman.. Nee syla apa kau menjual api surgawi" ucap shushan.
~Ada tuan.. Apa tuan mau lihat jenis api yang ada di Shop sistem~ jawab syla.
"Iya tolong buka" pinta shushan.
~Toko
- Api Surgawi
Api yang dapat meningkatkan pemahaman dan menyembuhkan segala kerusakan dalam tubuh
- Api Hitam
Api yang dapat membakar apapun tulang bahkan jiwa seorang dewa, tidak padam kecuali seijin pemilik
- Api Biru
Api khusus untuk para alkemis dan pandai besi, api ini dapat meningkatkan keberhasilan dalam membuat sesuatu
"Hmm.. Aku ingin ketiga api ini" pinta shushan.
~Oke~ jawab syla.
Muncul tiga api dihadapan shushan, ketiga api masuk kedalam tubuh shushan dan mulai menyesuaikan di dalam diri shushan, untuk Api Surgawi dia menuju ke arah kepala dan masuk kedalam otak shushan, Api Biru dia menuju ke arah dada dan masuk kedalam hati shushan, khusus untuk api hitam dia masuk dan langsung menyatu dengan jiwa shushan.
__ADS_1
"Ahh.. Rasanya nyaman sekali" gumam shushan.
"Baiklah mari kita coba teknik yang tadi kita buat" sambung shushan.
Shushan mulai duduk dalam posisi bersemedi, dia mulai fokus membaca formula dan menyerap energi tapi dia tidak menyadari bahwa dia telah membuat kekacauan di kerajaan.
"Hmm.. Kenapa semua Qi tiba-tiba menjauh" ucap seseorang yang sedang berlatih.
Semua yang ada di kerajaan ribut karena mereka tidak bisa berlatih sebab Qi disekitar mereka tersedot kesuatu tempat.
>Diruang Latihan raja<
Raja saat ini sedang mencoba Teknik yang di buat oleh anaknya, dia sangat puas dengan teknik itu karena kecepatan dalam menyerap energi Qi menjadi 4 kali lipat.
"Hmm.. Anakku itu memang selalu membuat ku kagum.. Aku akan menuruti apapun yang dia minta kalau dia nanti memintanya" gumam raja bahagia.
Tapi saat dia selesai dia merasakan semua Qi yang ada di sekitar nya tertarik ke sebuah tempat dengan cepat.
"Hmm.. Kemana semua Qi ini pergi.. Sebaiknya aku mengikuti nya" kaget raja.
Raja langsung keluar dari tempat latihannya dan mulai mencari, tapi lagi-lagi dia di kejutkan.
"I-ini teknik apa yang kau gunakan nak.. Sampai membuat energi Qi menjadi kacau seperti ini" gumam raja kaget.
"Akan aku tanyakan nanti pagi" sambung raja.
>Kembali ke Shushan<
Setelah 4 jam dia berkultivasi, di dalam tubuh shushan terdengar suara ledakan yang menandakan dia sudah menerobos.
Bomm~
"Hufh.. Akhirnya selesai dan naik tingkat juga.. Aku tak menyangka akan semengerikan ini" gumam shushan.
~Selamat master telah naik tingkat~ sahut syla.
"Makasih syla.. Oh iya untuk Upgrade kamu ke Ver.100 butuh berapa poin syla" ucap shushan.
~Hmm.. Mungkin sebanyak.. 10.000.000.. Master~ jawab syla.
"Astaga.. Gila banget" kaget shushan.
"Hmm.. Baiklah nanti setelah perjamuan tamu besok.. Kita akan minta ijin buat latihan di hutan selama sebulan" sambung shushan.
"Buka status syla" pinta shushan.
~Oke master~ jawab syla.
>>~**Status~<<
Nama : Shu Shan
Tingkatan : Pengendalian Qi Tahap 2
Umur : 5 Tahun
Elemen : Api,Air,Tanah,Angin,Cahaya,Kegelapan,Kayu
Teknik :
- Kultivasi : Pelahap Semesta
- Serangan : -
- Pertahanan : -
- Pergerakan : -
Energi :
- Qi : 10.000 Putaran
- Mana : 35.000 [ 5 Cincin ]
- Mental :
Darah : Ultimate Blood, Dragon Blood
Skil : Ultimate Eye
Poin : 20.000**
"Oooo.. Syla bukan kah aku sudah menjadi monster" kaget shushan.
~Apa yang master katakan itu adalah hal wajar karena master menggunakan teknik tingkat dewa~ jelas syla dengan wajah datar.
"Tapi di tingkat ini saja aku sudah punya banyak Qi apalagi nanti" ucap shushan.
~Sudah jangan terlalu di pikirkan lebih baik sekarang master membaca teknik serangan yang ada di Storage~ ucap syla memberi saran.
"Hmm.. Buka dulu Storage nya" pinta shushan.
~Storage
- Topeng Penyamaran
- Teknik Pedang Bayangan
"Hmm.. Tinggal dua kah" gumam shushan.
"Keluarkan tekniknya" sambung shushan.
Langsung muncuk sebuah gulungan dengan tekanan aura membunuh yang sangat kuat, tapi anehnya shushan tidak terpengaruh, ketika shushan menyentuhnya sama seperti sebelumnya teknik itu langsung masuk kedalam kepala shushan tapi kali ini dia tidak merasakan sakit dan langsung menerima informasi tentang teknik itu mungkin iti efek dari api surgawi.
"Ini teknik yang sangat mengerikan" ucap shushan.
"Ya sudahlah lanjut besok pagi aja" sambung shushan sambil tertidur.
__ADS_1