
...>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<...
Perbatasan antara kerajaan Stars Diamond dan Stars Silver telah menjadi tempat yang tandus, ini karena efek dari menggunakan api hitam secara menyebar.
Daerah sekitar yang tadinya merah, Langit yang tadinya retak telah kembali menjadi normal karena shushan sudah membatalkan tekniknya.
"Tuan muda.. Apa tuan muda tidak lelah" tanya xuyu.
Karena dia takut energi milik tuannya sudah terkuras habis ketika dia menggunakan teknik yang tadi.
"Hmm.. Tenang saja karena teknik tadi tidak menggunakan Qi sama sekali" ucap shushan sambil fokus menatap kearah kerajaan Stars Silver.
Deg.. Tubuh xuyu tiba-tiba kembali bergetar.
(Itu.. Berarti tuan bisa menggunakan teknik itu sesuka hatinya.. Sungguh teknik yang menentang surga itu sendiri) batin xuyu.
{ Kerajaan Stars Silver }
Ruang Batu Jiwa...
Krakk.. Trang.. Trang..
Beberapa batu jiwa hancur yang menandakan bahwa orang yang terikat dengan batu itu sudah mati.
"I-ini.. Yang mulia raja sudah mati" ucap menteri gemetar.
"Leluhur.. Aku harus memberi tau leluhur" ucap menteri itu sambil berlari
>Di Taman<
Seorang kakek tua sedang mengobrol dan meminum teh dengan seseorang dengan pakaian hitam dengan gambar tengkorak.
"Menurutmu.. Apakah kita akan berhasil" tanya kakek tua.
"Kemungkinan besar.. Karena disana tidak memiliki seseorang tahap raja.. Mereka kuat hanya mengandalkan saudaranya.. Tapi sekarang mereka tidak meminta bantuan.. Khehehe.. Mereka benar-benar bodoh.. Kheehehe" balas orang pakaian hitam sambil tertawa.
"Emm.. Ya kau benar.. Aku yakin kita akan menang" ucap kakek tua.
Tap.. Tap.. Tap..
"Hah.. Hah.. Salam leluhur.. Salam ketua sekte tengkorak iblis" ucap menteri dengan nafas tersendat.
"Emm.. Kenapa kau terlihat khawatir begitu" tanya kakek tua sambil meminum teh.
"Ya.. Cepat katakan" ucap ketua sekte tengkorak iblis.
"I-ini.. Ada masalah serius" ucap menteri terbata-bata.
"Hmm.. Cepat katakan" ucap kakek tua sambil mengerutkan dahinya.
"I-ini.. Raja dan para jenderal serta pangeran.. Semuanya telah terbunuh di peperangan" ucap menteri dengan gemetar.
"Apa.." teriak kaget kakek tua.
Kakek tua itu kaget bagaimana anak dan cucu dia bisa mati padahal tahapan milik mereka sudah melebihi musuh yang mereka serang.
"Mustahil" ucap ketua tengkorak iblis.
Begitupun dengan dengan ketua sekte tengkorak iblis, karena dia sangat percaya dengan tingkat Kultivasi murid dan tetua yang berada di sekte rata-rata sudah mencapai tingkat ketenangan puncak.
"I-ini.. Benar leluhur karena batu jiwa milik mereka telah hancur" sahut menteri itu.
"********.. Aku akan meratakan mereka" ucap marah kakek tua itu sambil mengeluarkan aura milik dia yang sudah mencapai tahap raja.
"Beraninya.. Meraka membunuh orang-orang dari sekte ku.. Mereka memang ********.. Mereka memang pantas di bantai" ucap ketua tengkorak iblis dengan aura membunuh miliknya bocor.
"Mari kita balas meraka" ucap mereka berdua sambil terbang pergi.
[ Kembali Ke Shushan ]
"Tuan muda.. Apa kita akan menunggu disini" tanya xuyu.
"Ya.. Kita akan menunggu disini.. Juga sebentar lagi mereka akan datang.. Kau lawan ketua sekte tengkorak iblis.. Aku akan melawan leluhur mereka" perintah shushan.
"Tapi.. Tuan muda" ucap xuyu masih khawatir.
"Emm.. Apakah kau sudah tidak percaya dengan tuanmu ini" tanya shushan dengan ringan.
"Tidak.. Tidak.. Aku percaya" ucap xuyu.
"Sudah tenang.. Mereka sudah datang" ucap shushan.
Sesaat kemudian mereka berdua merasakan aura membunuh yang kuat datang menghampiri mereka, ya walaupun mereka tidak terpengaruh tapi tetap saja Shushan dan Xuyu sedikit kesal karena untuk menghasilkan aura sepekat ini berapa banyak orang yang telah mereka bunuh.
"Siapa.. Yang telah membunuh anak dan cucu ku" ucap kakek tua yang baru datang dengan nada berat.
"Emm.. Woo.. Lihat yang datang adalah orang tua.. Kupikir akan seumuran" ejek shushan seperti tidak peduli dengan aura membunuh yang keluar dari dia.
"Fhuhuhu.. Anda benar tuan muda.. Lihat yang satu lagi adalah seorang buruk rupa" ejek xuyu kepada ketua tengkorak iblis.
"Siapa.. Yang kau sebut buruk rupa" teriak marah ketua tengkorak iblis tidak terima dirinya di ejek.
"Ara ara.. Tentu saja kau" ucap xuyu dengan nada mengejek sambil menunjuk dia.
"Kau.. Mati" teriak ketua tengkorak iblis sambil maju menyerang.
"Bawa.. Dia menjauh.. Wajahnya buruk aku tidak suka" ucap shushan dengan ringan.
"Fhuhuhu.. Baik.. Tuan muda" balas xuyu.
Xuyu langsung menggiring dia menjauh dari tuannya dan melakukan pertarungan, ya walaupun dia hanya seperti sedang bermain dengan seekor anjing.
"Baiklah.. Kakek tua.. Jadi ada urusan apa kau kesini" tanya shushan dengan santai.
"Kau.. Apa kau yang membunuh anak dan cucuku" tanya kesal dan marah kakek tua itu.
__ADS_1
"Satte.. Satte.. Satte.. Anak dan cucumu itu yang mana" ucap shushan balik bertanya dengan nada penuh ejekkan dan kebohongan.
"Kau.. ******** dia adalah raja dan pangeran kerajaan Stars Silver.. Karena kau telah membunuhnya.. Maka kau juga harus mati" ucap kakek tua sambil mengeluarkan aura membunuh yang pekat.
"Emm.. Pfhahahaha.. Jadi kau adalah leluhur dari orang idiot itu.. Hahahaha.. Memang benar ya pribahasa 'Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya' sama seperti kalian" ejek shushan sambil tertawa dengan lantang.
"Apa.. Kau mungkin bisa selamat dan membunuh keturunanku dengan di bantu oleh bawahanmu.. Tapi sekarang kau sendiri jadi kau hanya mangsa empuk" ucap kakek itu sambil menyerang shushan dengan elemen angin miliknya.
Swoss..
Bughk...
"Hufh.. Seorang tahap Ketenangan ingin melawan ku" ucap kakek tua itu sambil ingin beranjak pergi.
Ketika dia ingin pergi, muncul suara dari arah kepulan debu dimana tadi dia menyerang musuh nya.
"Oi.. Kakek tua apa hanya itu yang kau punya" ucap shushan dengan ringan tanpa ada sedikitpun goresan luka.
(M-mustahil.. Bagaimana bisa dia tidak terluka sedikitpun) batin kakek tua.
"Hoo.. Kau tangguh juga.. Baiklah aku akan serius" ucap kakek tua itu sambil mengeluarkan pedang miliknya.
"Hmm.. Kau mau beradu pedang maka akan ku layani" ucap shushan sambil memunculkan kubus miliknya.
"Shirio"
Kubus dihadapan shushan langsung berubah menjadi sebuah katana berwarna hitam dengan ukiran berwarna merah seekor naga sedang menelan matahari.
(I-ini.. Aura ini senjata tingkat kuno) batin kakek tua.
"Bocah.. Kalau kau menyerahkan pedang itu maka aku akan memaafkanmu" tawar kakek tua.
"Hee.. Idiot" ejek shushan sambil menatap rendah.
"Kau.. Baiklah kalau itu mau mu" geram kakek tua.
"Pedang pembelah gunung"
Kakek tua itu menyerang shushan dengan teknik miliknya dan dia juga mengeluarkan separuh kekuatannya.
"Mati" dengusnya.
Swosss..
"Hee.. Teknik rendahan" ejek shushan merendahkan.
"Pedang Bayangan.. Teknik Pertama : Tebasan Horizontal"
Swoss..
Duarr..
Teknik milik shushan tidak hanya berhasil menahan serangan lawan, teknik miliknya bahkan sekarang masih melaju ke arah kakek tua itu.
Swoss..
Zratt..
"Egh.. M-mustahil.. Dia hanya berada pada Tingkat Ketenangan.. Tapi kenapa aku bisa kalah" ucap kakek tua itu sambik darah keluar dari mulut dan perutnya.
"Cih.. Sampah.. aku bahkan hanya menggunakan 20% kekuatan ku" ucap shushan.
"Egh.. Kau.. Aku tidak akan memaafkanmu" ucap kakek tua itu dengan lemah.
"Hufh.. Mati" dengus shushan.
Zratt.. kepala kakek tua itu langsung putus.
"Syla.. Bukankah dia tahap raja kenapa bisa satu tebas langsung kalah aku kecewa lo" tanya shushan dengan kecewa.
~Hufh.. Tuan bodoh itu adalah teknik tingkat dewa.. Ya pasti bakal seperti itu.. Kalo tuan ingin lebih lama bertempur seharusnya tuan menggunakan teknik lain~ jelas syla kesal.
"Egh.. Jadi ini salahku.." ucap shushan murung.
Tak lama xuyu datang dan melihat tuan dia sedang murung entah apa penyebabnya.
"Tuan muda.. Apa tuan muda baik-baik saja" tanya xuyu.
"Emm.. Aku baik-baik saja.. Hanya saja aku tidak bisa menikmati pertarunganku" jelas shushan.
"Ehh.. Kenapa bisa begitu" tanya xuyu heran.
"Aku membunuhnya dengan sekali serang" ucap shushan dengan nada datar.
"Ehh" kaget xuyu tak bisa ngomong apa-apa.
(Tuan.. Apakah anda memang memiliki jiwa psikopat) batin xuyu.
"Emm.. Bukan kah itu bagus tuan muda" ucap xuyu.
"Apanya.. Yang bagus.. Nanti bagaimana cara ku mendapat pengalaman dalam bertempur kalau hanya sekali serang musuh sudah mati" ucap shushan.
(Aku jadi tau apa yang kau rasakan.. Saitama sensei sekarang aku mengerti kenapa kau bosan) batin shushan menangis.
"Ah.. Tuan benar juga" ucap xuyu mengerti maksud tuannya.
"Kenapa tuan muda tidak bertarung menggunakan teknik tingkat rendah saja agar tuan muda bisa lebih mudah mendapat pengalaman dalam bertarung" bujuk xuyu.
"Wah.. Kau memang jenius xuyu.. Baikalah mari pulang.. Aku ingin segera berlatih" ajak shushan kembali senang.
"Baik" jawab xuyu.
(Syukurlah.. Tuan sudah kembali senang) batin xuyu.
Mereka berdua langsung ber-Teleport kembali kekediaman shushan, xuyu langsung beristirahat sedangkan shushan melihat poin yang dia dapat.
__ADS_1
"Syla.. Berapa banyak poin yang ku dapat" tanya shushan.
~Tuan hanya dapat 4 juta poin.. Itu masih belum cukup untuk meng-upgrade syla~ balas syla dengan nada sedih.
"Emm.. Apa tidak bisa setengah dulu" tanya shushan.
~Bisa kalau di Upgrade dulu setengah.. Tapi tidak banyak yang berubah~ jelas syla.
"Hmm.. Emang yang baru apa" tanya shushan.
~Hanya tersedianya poin pemahaman dan energi kehidupan~ ucap syla.
"Emm.. Sudah Upgrade saja dulu" perintah shushan.
~Baiklah.. Syla akan tidur saat Upgrade dimulai.. Tuan masih bisa mengecek Status dan Storage kok.. Syla akan tidur selama 1 bulan~ jelas syla.
"Baik"
~Upgrade Sistem.. Poin Dikurangi Sebanyak 5.000.000.. Mematikan Sistem Selama 1 Bulan..
"Hufh.. Sepertinya aku akan beristirahat dulu" ucap shushan sambil tertidur.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>Status<<<<<\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Nama : Shu Shan
Tingkatan : Ketenangan Tahap 4
Umur : 5 Tahun
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Versi : 0.10
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Elemen : Api,Air,Tanah,Angin,Cahaya,Kegelapan,Kayu
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Teknik :
- Kultivasi :
Pelahap Semesta [ sempurna ]
Menempa Jiwa [ sempurna ]
\=\=\=\=\=
- Serangan :
Pedang Bayangan [ sempurna ]
Jemari Penghancur [ pemula ]
Pedang Tarian Ikan Koi [ pemula ]
Seribu Pedang [ pemula ]
\=\=\=\=\=
- Pertahanan :
Lonceng Emas [ pemula ]
\=\=\=\=\=
- Pergerakan :
Langkah Seribu [ pemula ]
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Bakat : Tingkat Menengah Orange
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tubuh : Dewa Naga Elemen ( sudah digabung )
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tubuh Tingkat : Silver 5
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Energi :
- Qi : 150.000 Putaran
- Mana : 500.000 [ 9 Cincin ]
- Mental :
- Jiwa : Merah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Darah : Ultimate Blood, Dragon Blood, Witch God Blood
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Skil : Ultimate Eye, God Blacksmith
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Poin : 520.000.00
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=