Reincarnation Of The Cultivator World

Reincarnation Of The Cultivator World
Perubahan


__ADS_3

>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Bomm.. Bomm..


Bomm..


Bomm..


Setelah semalaman shushan berlatih dia naik tingkat dengan sangat cepat, jika itu dulu sebelum dia menggunakan teknik pelahap semesta mungkin sekarang dia sudah menembus ke ranah baru.


"Hufh.. Segarnya" ucap shushan.


~Selamat.. Tuan sudah naik tingkat lagi~ ucap syla.


"Iya makasih syla" ucap shushan.


~Emm.. Mungkin kalau tuan selama 2 hari ini giat latihan.. Tuan sudah berada di ranah kesengsaraan~ ucap syla.


"Iya.. Maaf kan kalo terlalu fokus ke latihan nanti ayah sama ibu khawatir" ucap shushan.


~Hufh.. Bener juga ya~ ucap syla.


Terdengar suara langkah kaki menuju ke arah kamar shushan.


Tok.. Tok..


"Pangeran.. Tolong bangun" ucap pelayan.


"Aku sudah bangun.. Tolong siapkan air untuk mandi" ucap shushan.


"Baik" bales pelayan.


Para pelayan masuk ke kamar shushan dan mulai menyiapkan air untuk pangeran mereka membersihkan diri.


"Pangeran airnya sudah siap" ucap pelayan.


"Emm.. Kalian tunggu di luar" balas shushan.


"Baik" ucap mereka.


Shushan mulai berendam dan membersihkan diri, dia berendam cukup lama karena merasa relax dan nyaman setelah semalam serius dalam pelatihannya.


"Pangeran.. Apakah anda sudah selesai.. Ratu sudah menyuruh pangeran ke ruang makan"


"Emm.. Tolong bantu aku berpakaian" ucap shushan sambil beranjak keluar dari bak mandi.


"Baik" ucap pelayan.


Setelah berpakaian shushan langsung menuju ke arah ruang makan, disana seperti biasa dia makan bersama dengan penuh senyuman dan candaan.


"Ayah.. Ibu.. Dan kakak nanti jangan biarin ada orang yang datang ke arah danau" ucap shushan.


"Kenapa adik" ucap kak shuyan.


"Itu akan mengganggu ku" ucap shushan.


"Emm.. Baiklah akan ayah urus" ucap ayah.


"Pelayan.. Panggil kepala pelayan dan jenderal kemari" titah ayah.


"Baik raja" ucap pelayan.


Pelayan itu langsung keluar dari ruang makan, dia langsung menuju ke arah lapangan pelatihan untuk memberi tau jenderal bahwa raja memanggil dia.


.


.


.


Dilapangan terlihat pria paruh baya sedang mengawasi latihan para prajurit.


"Lebih semangat lagi.. Kita harus bertambah kuat untuk bisa menjaga kerajaan tempat kita tinggal" teriak pria tua itu.


"Ooooo" seru prajurit.


Setelah itu para prajurit lebih bersemangat mengingat bahwa tuan mereka adalah orang yang akan sangat berpengaruh, jadi kalau mereka tidak bertambah kuat mereka hanya akan menjadi aib bagi kerajaan.


Pria paruh baya itu terlihat senang melihat prajurit miliknya memiliki semangat yang besar.


(Emm.. Ini pasti setelah mereka melihat betapa hebatnya pangeran kita) batin pria tua itu.


Tap.. Tap.. Tap..


"Permisi jenderal" ucap pelayan.


"Emm.. Ya ada apa" balas pria tua atau jenderal itu.


"Jenderal telah di panggil oleh raja" ucap pelayan.


"Oh.. Baiklah mari kita pergi" ucap jenderal.


Pelayan itu mulai memimpin jenderal tua itu menuju raja yang sedang berada di ruang makan.


"Silahkan masuk jenderal" ucap pelayan.


"Iya terima kasih" ucap jenderal.


Didalam ruang makan


"Jenderal telah tiba" ucap pelayan.


"Salam raja, ratu dan para pangeran serta putri" ucap jenderal.


"Emm" balas mereka mengangguk.


"Ada apa raja mamanggil hamba" ucap jenderal.


"Aku ingin kau dan kepala pelayan menyampaikan pesan ke seluruh orang yang berada di istana.. Untuk tidak mendekati daerah danau karena di sana pangeran ketiga ingin membuat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mereka dan tidak bisa di ganggu" jelas raja.


"Baik hamba mengerti" ucap jenderal.


"Emm.. Sekarang sampaikan kepada mereka" titah raja.


"Baik.. Kalau begitu hamba pergi dulu" ucap jenderal.


"Emm" angguk semua orang.


Jenderal dan kepala pelayan langsung keluar dan memberitahu semua penghuni istana agar tidak ada yang mendekati area danau karena pangeran ketiga akan melakukan pelatihan disana.


Setelah menyebarkan perintah itu kesemua penghuni, semua orang akhirnya kembali kepada kegiatannya masing-masing.


Sekarang di area danau menjadi lebih sepi dari biasanya, dan disana hanya ada satu orang yaitu pangeran ketiga kita shushan.


"Hmm.. Sekarang tinggal pemilihan tempat agar semuanya rapi" gumam shushan.


~Tuan.. Kenapa tidak menempatkan pohon Surgawi di tengah danau saja~ ucap syla.


"Emm.. Itu memang bagus tapi 2 pohon yang lainnya di mana" sahut shushan.


~Emm.. Kalau itu kenapa gak gini aja~ jelas syla.


Syla menjelaskan agar shushan menanam pohon Surgawi di tengah agar air yang berada di danau berubah menjadi air suci, untuk dua pohon terakhir di tempatkan di kedua sisi danau dan untuk rumput herbal yang lain di tanam mengelilingi danau seperti lebih terlihat taman bunga yang terbuat dari herbal.


"Emm.. Begitu.. Itu sangat bagus sekali.. Nanti tinggal dibuat satu jalan menuju ke arah sisi danau agar tidak menginjak herbal lain untuk bisa ke tengah danau" ucap shushan.


~Emm.. Itu juga bagus tuan.. Tuan juga bisa membuat sebuah gazebo di tengah danau dekat pohon Surgawi~ ucap syla.


"Wah itu bagus banget.. Ayo kita tanam.. Tapi sebelum itu kita buat dulu pelindung sihir" ucap shushan.


"Protection"


Muncul lingkaran sihir besar menutupi seluruh area danau setelah itu muncul cahaya terang dan ledakan energi dari sana serta energi itu mulai membuat sebuah pelindung menutupi seluruh area danau, adegan itu dilihat hampir oleh seluruh penghuni istana.


"Sungguh menakjubkan.. Ini pasti kekuatan pangeran ketiga" ucap pelayan.


"Iya.. Dan juga ini.. Energi ini bukan Qi tapi energi lain" balas pelayan lain.


"Apa kau yakin" tanya pelayan.


"Ya aku sangat yakin" ucap pelayan lain.


>Di Kediaman Raja<


"I-ini.. Jenis energi apa ini.. Dan ini berasal dari danau.. Apakah itu kau nak.. Kekuatan apa yang kau gunakan" gumam raja.


"Entahlah.. Nanti aku tanya saja.. Semoga kau tidak berlebihan nak" lanjut raja.


>Kembali Ke Danau<


"Hmm.. Mana yang digunakan tidak banyak" ucap shushan.


~Iyalah.. Kan tuan sudah mencapai cincin ke lima.. Dan sihir yang tuan gunakan hanya sihir tingkat menengah~ sahut syla.


"Ehehe... Iya juga" balas shushan.


"Baiklah mari kita tanam pohon surgawi terlebih dahulu" sambung shushan.


Shushan langsung melompat ketengah danau, di tengah danau terdapat sebidak tanah yang akan di gunakan olehnya untuk menanam pohon dan membuat gazebo.


"Yosh.. Menanam sudah waktunya menumbuhkannya" ucap shushan.


"Hyper Growth"


Muncul lingkaran sihir berwarna emas mengelilingi tempat dimana shushan menanam pohon surgawi, tak lama setelah lingkaran itu muncul tumbuhlah benih yang shushan tanam dengan kecepatan diluar nalar.



Note : Diambil dari google


"Wah.. Cantik sekali.. Dan juga fluktasi energi ini 100 kali lebih murni dan padat" ucap shushan terpesona.


~Tentu cantik namanya juga pohon surgawi.. Mustahil akan ada di dunia tengah dan hanya tuan yang berhasil menumbuhkannya disini~ sahut syla.


"Ehh.. Kenapa begitu" tanya shushan.


~Itu karena pohon surgawi membutuhkan banyak sekali energi untuk bisa tumbuh.. Bahkan di dunia atas saja harus melalui 100 juta tahun agar bisa tumbuh.. Dan disini hanya tuan yang bisa menumbuhkan nya secepat ini.. Syla memang mempunyai tuan yang kurang menyadari diri sendiri~ ucap syla.

__ADS_1


"Oh begitu.. Tapi hey.. Apa-apaan ucapan terakhirmu itu.. Tuan mu ini tersindir lo" ucap shushan.


~Cih.. Gak kok~ sahut syla.


"Sudahlah.. Sekarang tolong pilihin gazebo yang mau di buat" pinta shushan.


~Sudah ada kok.. Ni syla buatin~ ucap syla.



Note : Diambil dari google


"Hmm.. Yap lumayan" ucap shushan.


~Ihh.. Bisa gak kalo muji tuh yang tulus~ ucap syla kesal.


"Itu sudah tulus lo" ucap shushan dengan wajah polos.


~Ihh.. Tau ah~ ucap syla ngambek.


"Ye.. Dia malah ngambek" gumam shushan.


Setelah itu shushan mulai menanam semua benih yang tersisa dan menggunakan sihir untuk mempercepat tumbuhnya herbal serta pohon yang dia tanam.


Dalam beberapa menit semuanya tumbuh dengan indah, sekarang dari danau biasa menjadi danau yang sangat indah bahkan tempat ini bisa menyaingi salah satu tempat yang berada di dunia atas.


"Baiklah.. Ini sungguh sangat indah.. Terus aku tidak menyangka ini akan menguras seluruh mana yang ku miliki.. Untungnya aku masih punya Qi kalau tidak sekarang aku pasti sudah pingsan" gumam shushan.


"Nee.. Syla beri aku Mana Potion.. Serta beri aku hewan spiritual tingkat Diamond" pinta shushan.


~Hmm.. Baiklah tunggu sebentar.. Juga hewan apa yang tuan mau~ sahut syla.


"Kalau bisa seekor naga.. Juga bukankah hewan yang sudah di tingkat diamond memiliki kecerdasan" ucap shushan.


~Ya.. Semua yang berada di tingkat diamond punya kecerdasan.. Shen long juga punya~ sahut syla.


"Oh.. Tapi kenapa dia belum bisa bicara" tanya shushan.


~Itu karena dia harus mencapai tahap puncak terlebih dahulu~


"Oh.. Tampilkan status ketiganya dulu" pinta shushan.


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


**Nama : Liang Xu


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Es mutlak


Tingkatan : Ketenangan Tahap 7


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Xio Bai


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Kegelapan


Tingkatan : Ketenangan Tahap 9


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Shen Long


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Petir


Tingkatan : Demi God ( Diamond ) Tahap 9**


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


"Wah.. Mereka cepat sekali.. Xio Bai dan Shen Long akan segera mencapai ranah baru" ucap shushan.


~Iya itu karena Qi yang berada di ruang dimensi lebih tebal dari pada di luar~ sahut syla.


"Oh baiklah.. Apa kau sudah menemukan hewan yang cocok untuk menjaga tempat ini.. Oh dan juga beli 5 orang tahap kaisar" ucap shushan.


~Oke~


~Mencari hewan spiritual tahap diamond.. Proses selesai hewan di dapat.. Mencari 5 orang tahap kaisar.. Proses di dapat.. Mereka akan muncul dalam waktu 5.. 4.. 3.. 2.. 1


Wush..


Muncul 6 buah portal di hadapan shushan, mereka semua mengeluarkan aura yang sangat kuat dan menyeramkan, kalau saja shushan tidak membuat pelindung maka seluruh istana akan gempar.


"Salam Master" ucap mereka serempak.


Grough.. (Suara naga)


"Baik.. Tuan muda" ucap mereka.


Grough..


"Syla tampilkan status mereka" gumam shushan.


~Oke~


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


**Nama :


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Air, Angin


Tingkatan : Demi God (Diamond) Tahap 1


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Long Shi


Gender : Laki-Laki


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Kegelapan


Tingkatan : Kaisar Tahap 2


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Xu Yu


Gender : Perempuan


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Es, Api


Tingkatan : Kaisar Tahap 3


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Yang Shi


Gender : Laki-Laki


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Angin, Kegelapan


Tingkatan : Kaisar Tahap 1


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Ling Shu


Gender : Perempuan


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Es, Angin


Tingkatan : Kaisar Tahap 2


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Song Bi


Gender : Perempuan


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Tanah, Air


Tingkatan : Kaisar Tahap 2**


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


"Emm.. Mereka sangat bagus" gumam shushan.

__ADS_1


Semua yang dipanggil oleh shushan heran kenapa tuan muda mereka dari tadi bergumam sendiri.


"Anu.. Tuan muda.. Maaf tuan muda sedang berbicara dengan siapa" tanya Xuyu.


"Emm.. Tidak aku hanya sedang memeriksa kekuatan kalian" balas shushan.


"Baiklah.. Aku akan memberi kalian tugas" sambung shushan.


"Baik tuan muda" ucap mereka.


"Emm.. Empat dari kalian akan ku beri tugas untuk menjaga keluargaku di istana.. Soalnya aku akan pergi dari istana sebentar lagi untuk mencari pengalaman" jelas shushan.


"Baik tuan muda kami bersedia" balas mereka.


"Song bi kamu jaga ibu ku dari balik bayangan atau menjadi pelayannya itu bebas terserahmu asal kau tetap menjaga ibuku dan selalu bersamanya kemanapun dia pergi kalau ada masalah yang tidak bisa kau tangani segera hubungi aku dengan telepati.. Kau mengerti" jelas shushan.


"Baik.. Saya mengerti" balas Songbi.


"Em.. Dan Ling shu kau jaga kakak perempuanku, Yang shi jaga kakak laki-laki ku dan terakhir Long shi kau jaga ayahku dengan ketat karena dia seorang raja.. Tugas kalian sama seperti Song bi.. Apa kalian mengerti" jelas shushan.


"Baik.. Kami mengerti" ucap mereka berempat.


"Bagus.. Untuk Xu yu kau ikut bersama ku" ucap shushan.


"Baik.. Tuan muda" balas Xuyu.


"Dan kau.. Hm kau belum punya nama" tanya shushan.


Grough.. Angguk naga itu.


"Emm.. Yosh nama mu sekarang Shen shi" ucap shushan.


Grough.. Naga itu langsung menjilat pipi shushan.


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


Nama : Shen Shi


Pemilik : Shu Shan


Elemen : Air, Angin


Tingkatan : Demi God (Diamond) Tahap 1


>>>>>>\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=<<<<<<


"Ahaha.. Geli.. Hentikan" ucap shushan sambil tertawa.


Para bawahan shushan melihat tuan muda mereka bisa dengan akrab dengan hewan spiritual tahap diamond semudah itu sangat takjub.


"Tuan muda kita sangat hebat.. Kalau kita mungkin sudah mati kalau menghadapi naga itu" ucap Songbi.


"Ya.. Kau benar tuan kita sangat hebat" ucap Xuyu dengan mata berbinar.


"Emm kalian benar" balas yang lain.


"Baiklah.. Shen shi kau ku tugas kan untuk menjaga tempat ini kau bisa mengambil herbal yang ada disini tapi jangan terlalu berlebihan.. Juga kalau ada yang mau mencuri bunuh saja" perintah shushan.


Grough.. Angguk naga itu.


"Bagus.. Baiklah kalian semua bisa langsung bekerja" ucap shushan.


"Baik.. Tapi tuan muda kami tidak bisa keluar karena ada pelindung aneh" ucap Longshi.


"Hmm.. Oh benar aku belum melepas pelindungnya" ucap shushan.


"Cancel"


Perisai yang mengelilingi danau menghilang dalam sekejap menyebabkan energi yang keluar dari danau menyebar ke seluruh kerajaan, Qi yang berada disana jadi 5 kali lebih murni dan padat.


"Hm.. Sepertinya aku harus membuat perlindungan agar kerajaan ini aman" gumam shushan.


"Protection"


Muncul sebuah lingkaran sihir diatas kerajaan, lingkaran itu berwarna kecoklatan semua orang bisa melihat lingkaran dengan bermacam pola dan bahasa mengelilingi seluruh kerajaan. Seketika lingkaran itu menjadi sebuah pelindung transparan yang melindungi kerajaan.


Keributan terjadi ketika mereka melihat lingkarang itu.


>Dipasar<


"I-itu lingkarang apa itu.. Tadi mendadak qi menjadi lebih padat sekarang ada sebuah pelindung yang mengelilingi kerajaan" ucap para warga.


>Disetiap Keluarga Bangsawan<


[Bangsawan Xio]


"Apa kalian tau.. Dengan apa yang barusan terjadi" ucap kepala keluarga xio.


"Maaf tuan.. Kami tidak tau.. Tapi itu semua berasal dari istana" ucap seorang prajurit bayangan.


"Hmm baik besok kita akan berkunjung ke istana" ucap kepala keluarga xio.


"Baik.. Tuan" ucap prajurit tersebut.


[Bangsawan Wang]


"Bersiap kita akan berkunjung besok" ucap kepala keluarga wang.


"Baik.. Tuan" ucap prajurit.


[Bangsawan Li]


"Hmm.. Kalau begitu kita akan mencari jawaban di istana.. Bersiap untuk berkunjung besok" ucap kepala keluarga li.


"Baik.. Tuan" jawab prajurit.


[Keluarga Kerajaan]


"I-ini sayang.. Ada apa sebenarnya" ucap ratu.


"Entahlah tapi ini berasal dari danau.. Sebaiknya kita cek kesana" ucap raja.


"Ya.. Aku juga khawatir" ucap ratu.


"Kami ikut ayah" ucap kak shuyan.


"Ya aku khawatir dengan adik" sambung kak shuyi.


"Emm.. Baiklah ayo" ucap raja.


Mereka semua berjalan kearah danau bersama Untuk bertanya dan melihat keadaan shushan yang sekarang sedang berada di danau.


>Di Danau<


Semua bawahan yang di panggil oleh shushan terkejut dengan kekuatan aneh miliknya.


"A-ano.. Tuan barusan itu apa" tanya Xuyu dengan gugup.


"Oh.. Itu salah satu teknik yang kubuat sendiri" ucap shushan.


"Baiklah sekarang kalian sudah bisa menjalankan tugas kalian masing-masing" sambung shushan.


"Baik.. Tuan muda.. Kami pergi dulu" ucap mereka berempat.


"Iya" balas shushan dengan singkat.


"Kau juga segera masuk kedalam air shen shi" ucap shushan.


Grough..


Byur...


"Hmm.. Sekarang tinggal membuat alasan tentang Xuyu dan sihir tadi kepada mereka" gumam shushan.


Ketika shushan sedang bergumam terdengar suara teriakan dari belakang.


"Adik" teriak kak shuyi.


"Ah.. Mereka sudah sampai" gumam shushan.


Shuyi langsung memeluk shushan dengat erat.


"Nak.. Bisa jelaskan yang tadi" ucap ayah.


"Baiklah" ucap shushan.


Shushan menjelaskan dari mulai perubahan Qi disebab kan oleh pohon dan herbal yang shushan tanam itu menyebabkan Qi menjadi lebih padan dan murni.


Terus shushan menjelaskan bahwa lingkaran yang tadi itu adalah teknik yang dia ciptakan sendiri untuk membuat sebuah pelindung.


Dia juga menjelaskan bahwa Xuyu adalah pengawal bayangan milik dia yang dia temui waktu dia keluar dari istana.


"Apakah itu semua benar" ucap ibu sambil melihat ke arah xuyu.


"Iya.. Saya adalah pengawal sekaligus pelayan tuan muda" balas xuyu.


"Kalau begitu tolong jaga dia" ucap ayah.


"Baik saya akan selalu di samping tuan muda" ucap xuyu.


"Cihh" gumam kesal kak shuyi.


"Hmm.. Kak kenapa kau terlihat kesal" tanya shushan.


"Hufh.. Gak kenapa-kenapa" ucap kesal kak shuyi.


"Ehh.. Ada apa dengan kakak" ucap shushan.


"Arara.. Ternyata dia cemburu" gumam ibu.


"Heh.. Jadi dia suka tuan muda" gumam Xuyu.


"Haduh.. Adikku sangat tidak peka" gumam kak shuyan.


"Ahahaha" gumam ayah hanya ketawa.


"Ada.. Apa dengan mereka" bingung shushan.

__ADS_1


__ADS_2