
Pagi cerah yang selalu Rain lalui dengan kedamaian dan hidup yang serba kecukupan karena ibu nya sebagai seorang bangsawan dengan tingkatan yang cukup di segani, bahkan memiliki kerabat dekat dengan Ratu Delion, meskipun begitu seorang bangsawan Rain tidak lah sombong seperti mereka para anak bangsawan lain
Meskipun begitu ada beberapa anak bangsawan yang cukup sombong dalam keluarga nya, namun mereka enggan untuk bertemu dengan Rain mereka sudah tau Rain seperti apa sampai sampai saat bertemu pun mereka sangat menghormati nya dan dengan terhadap Rain, padahal mereka adalah keluarga atas dari bangsawan , berbeda dari Rain yang berasal dari bangsawan menengah
Rain berjalan di sebuah jalan, dalam pikiran nya dia masih mengingat perasaan dalam dirinya yang merasakan energi suci yang terasa tidak asing dan energi iblis kegelapan yang sangat dia kenal, Rain sempat berfikir mungkin itu adalah Vindzena dan Ray yang sedang bertarung atau bertarung dengan seseorang pada tepat yang berbeda
‘ Hmm... di luar perkiraan ’
Ujar Rain yang kini terus berjalan, dan perhatian nya tertuju pada suatu papan suara yang memberitahukan akan adanya pendaftaran pada suatu Academy terkenal dalam kota Delion. Itu adalah suatu sekolah sihir bagi mereka yang mau mempelajari sihir atau berbagai tehnik sihir yang ingin mereka pelajari, Rain sedikit tertarik dengan sekolah itu dia menduplikasi kertas informasi itu dengan sihir duplikasi benda.
__ADS_1
‘ Ibu... Ibu... Ibu... aku mendapatkan informasi bagus ’
Rain berlari dengan sangat kencang dari tempat dia mendapatkan informasi, jalanan yang di lalui nya pun terkena dampak dari angin yang di hasilkan dari gerakan nya yang sangat cepat, Rain langsung masuk ke Kastil dan berhenti di depan pintu ruangan ibu nya. Rain mengetuk pintu dengan keras dia dia berteriak teriak
‘ Yaa... yaa... Ibu datang nakk... ’
‘ Ibu... lihat lah ini adalah Academy sihir... disana seharusnya cukup menarik. boleh kah aku kesana Bu... ’
Elisa terkejut bukan main mendengar perkataan putra nya itu, dia terkejut sembari berkata dengan wajah yang bersinar sinar dan tersenyum lebar, Elisa memeluk Rain dan tersenyum senang mendengar putra nya yang berumur 12 ingin bersekolah, meski dalam pikiran nya tersirat hal lain yaitu tentang Rain yang pernah menggunakan sihir api tingkat tinggi dan membuat sebuah batu besar menjadi abu dengan api itu, dia heran dari mana dia belajar sihir sehebat itu dan juga nilai moral nya dalam sosial yang begitu hebat dan sangat menghargai orang lain namun dia buang jauh jauh pikiran itu karena dalam pikiran Elisa Rain bisa bertambah kuat lagi jika bersekolah di Academy sihir
__ADS_1
‘ Ibu senang kau ingin bersekolah sayng, itu lah yang sangat ingin ibu dengar dari mu. Baiklah Minggu depan kita kesana, dan ibu akan menyuruh bawahan ibu untuk mendaftarkan mu kesana ’
Ucap Elisa yang kini memegang pipi Rain dengan senyuman nya yang sangat indah dan menawan sebagai seorang Ibu muda yang banyak di sukai pria, bahkan bangsawan golongan atas pun ada yang sangat menyukai nya sampai sampai ingin menikahi nya namun demi anak nya dia tolak karena dia tetap setia dengan suami nya yang telah lama meninggal saat Rain baru lahir
Rain tersenyum dan langsung memulai akting nya dalam bersosial untuk menyembunyikan identitas aslinya sebagai Iblis penghancur meskipun secara garis darah Rain sekarang adalah manusia sedangkan jiwa dan kekuatan nya dia adalah seorang iblis kuno, sebagai Primordial Rain memiliki kekuatan besar yang hingga sekarang dia tekan dan di tekan sampai batas maksimal nya
‘ Huhh... aku tidak sabar sekali. aku akan kesana dan aku yakin mereka pasti ada disana, sangat sangat yakin ’
Ujar Rain sebelum tidur nya, dimana dia yakin kalau Raja Iblis dan Pahlawan juga pasti disana, mengingat seperti yang di katakan dalam informasi itu adalah Academy yanh cukup terkenal yang bernama dengan Academy Eragon. yang mendidik murid nya menjadi orang orang hebat
__ADS_1