Reincarnation Of The Founders World

Reincarnation Of The Founders World
— Ghost of Death [ 2 ] —


__ADS_3

3 Hari berlalu saya telah mencari berbagai informasi mengenai sang hantu Kematian ini namun sayang nya. Informasi tersebut sangat lah minim, sampai sampai saya harus mengerahkan 1bantuan dari bawahan saya yang ada di dunia iblis untuk menyelidiki tentang hal ini dan tujuan apa hal ini di lakukan


Saya kali ini sedang menyendiri di hutan Linen, dan memikirkan hal hal yang akan saya lakukan kedepan nya demi menjaga perdamaian ini tetap bersatu, dan tetap tegak agar pengorbanan kami dulu tidak sia sia dan perdamaian bisa tetap terjaga tanpa ada nya perpecahan konflik dan berbagai hal lain nya


“ Ku harap ini bisa berlangsung lama. Yahhh— setidak nya sampai aku bisa mewariskan kekuatan ini ”


Ungkap saya dalam benak, sembari menikmati sejuk nya angin malam yang menerpa dirinya dan berhembus dari udara membuat daun daun bergoyang dan menari nari mengikuti arus angin yang menyelaraskan pikiran dan hati, menenangkan berbagai hal dan kehidupan sehari-hari


“ Rain-Chan... Sedang apa kau malam malam di di hutan gelap seperti ini ”


Seseorang dari belakang tiba tiba menyebut nama saya tapi saya hanya melirik saja, dan ternyata disana ada kak Rena yang mendatangi saya, yaa di benak saya agak aneh jika seseorang wanita menyendiri di hutan yang begitu gelap ini. Meskipun diterangi oleh beberapa kunang kunang


“ Seharusnya aku lah yang bertanya sedang apa kau disini ”


Agak konyol jika tidak ada alasan yang sesuai kenapa dia ada di hutan yang sangat banyak dengan energi magis ini. Mungkin dia sama seperti ku



“ Yaahh hanya mencoba menenangkan pikiran dari hal yang menganggu ku ”


Yahh sudah ku duga kalau dia sama dengan ku hanya ingin menenangkan pikiran dan melepas lelah setelah pikiran di gunakan secara maksimal pada hari hari ini, meskipun saya kesini ada niat tersendiri dan juga hal yang saya sekarang sedang sembunyi kan


“ Yah sudah ku duga Rena— Senpai juga ingin melakukan hal yang sama ”


“ Yahh— begitu lah aku hanya sedang melepas lelah ku ”


Saya tersenyum melihat dunia yang sangat indah ini, perdamaian ternyata bukan hal yang buruk yaa rencana untuk mengacaukan tatanan dewa ternyata berhasil, tatanan kehancuran telah di lenyapkan oleh sebab itu kehancuran dan peperangan tidak lagi ada. Meskipun nampak nya para Dewa sedang membuat hal baru untuk menggantikan tatanan itu


“ Rena— Senpai.... Apakah kau tau bahwa sebenarnya yang membuat perdamaian itu adalah empat pilar dan bukan dua pilar ”


“ Maksud mu ? ”


“ A... Tidak— tidak apa apa ”


Energi sihir tiba tiba terasa sebuah energi sihir yang cukup besar, mendekati kami namun kenapa kak Rena seakan akan tidak merasakan hal tersebut padahal bagi saya itu sangatlah terasa dan benar benar energi sihir yang sangat kuat. Sampai sampai bulu kuduk saya merinding


“ Rena— Senpai tolong jangan bergerak sebelum ku beri perintah ”


“ Ehh— ada apa ?”


“ sudah lah percaya saja pada ku ”

__ADS_1


“ Ba— baiklah ”


Spiral sihir yang ada di bawah tanah tercipta dimana itu mengelilingi kak Rena. Sebuah tombak sihir tiba tiba melesat dengan kecepatan yang luar biasa itu hampir mengenai kak Rena tapi saya berhasil menangkap tombak itu dengan satu tangan dan sihir yang saya ciptakan mengelilingi kak Rena aktif dan pelindung tercipta melindungi kak Rena


Yaa— ini lah tujuan saya, yaitu memancing sang hantu Kematian untuk datang mendatangi say, karena beberapa waktu lalu bawahan saya Diemos menemukan jejak jejak tanda dari si hantu Kematian dimana ada empat mayat yang di temukan disini dan itu bukan anak akademi melainkan warga sipil. Seperti nya si hantu sudah semakin merajalela yaa—


“ Tunjukan wujud mu jika kau berani jangan bermain petak umpet dasar makhluk bego ”


disini saya mulai waspada. dan sebuah energi sihir merah muncul di yangan kanan saya menggumpal dan menjadi suatu objek



Seseorang dengan sebuah jubah dan energi sihir gelap yang meluap luap keluar dari balik pepohonan dan tidak hanya satu melainkan ada 10 orang yang yang keluar dari sana. Mereka membuka tudung mereka dan nampak lah wujud mereka yang berupa iblis yang berasal dari keturunan hitam dan sembilan lain nya adalah manusia manusia yang telah menjalani kontrak bersama mereka sehingga wujud mereka pun sama dengan si Iblis


“ Hanya demi kekuatan kalian melakukan tindakan bodoh sungguh manusia yang menyedihkan ”


“ Hmmm kau tidak tau apa apa soal kekuatan— ini lah yang di namakan kekuatan dasar bocah sombong ”


Salah satu dari mereka menyerang saya, namun waktu saya hentikan dengan dan di kiri saya munculah sebuah gerbang dimensi berwarna merah dan dari sana munculah rantai rantai emas Surgawi dan langsung mengeksekusi lawan saya dengan cara mengikat leher nya dan di tarik hingga putus lalu saya hancurkan seluruh tubuh nya dengan mata Iblis saya


“ Sialan apa yang kau laku— ”


“ Gate Of Primodial, terbuka lah ”


Berbagai gerbang dimensi dengan warna merah tercipta di sekeliling sayang dimana itu memunculkan berbagai senjata mulai dari rantai surgawi Ekidu, Panah Shiva, dan pedang Raja, senjata senjata itu kini saya tembakan ke arah para manusia setengah iblis itu dimana dengan sekejab semuanya saya bantai tanpa tersisa


Semuanya mati dengan mengenaskan dan saya nampak cukup menikmati hal itu karena sudah sangat lama saya tidak menggunakan sihir ini dan sudah sekitar 5000 tahun terakhir kali saya menggunakan Gate of Primodial terakhir kali saat berperang dengan pasukan manusia yang menyeberbu saya senak jidat nya dan malah mati dengan konyol


“ Apa apaan kekuatan orang itu— ”


Ujar si Iblis yang sedari tadi saya biarkan saja karena saya ingin memperoleh informasi dari nya tentang apa dan keinginan tujuan dari para Hantu Kematian ini, namun nampak nya si iblis itu tidak punya niatan untuk menyerahkan dirinya dengan damai dan harus sedikit di paksa


“ Akan ku habisi kau dasar bocah sialan ”


Nampak nya iblis itu menggunakan kekuatan penuh nya hanya untuk melawan saya yang seorang diri yaa meskipun ada kak Rena tapi dia hanya menyimak dalam pelindung yang saya buat untuk melindungi nya, energi sihir yang di hasilkan oleh si iblis benar benar kuat sampai sampai pepohonan berterbangan akibat luapan sihir nya


Disini saya tersenyum sinis dan dengan mata iblis yang kini telah menyala di kedua mata saya,dan dari situ sang iblis langsung menyerang saya dengan sangat cepat. Namun dari setiap gerakan dan serangan sangat lah lamban seakan akan itu meremehkan saya dan membuat saya agak muak dengan hal itu dan membuat saya ingin langsung membunuh nya


“ Lihat lah ini lah kekuatan dari iblis sejati——— ”


Serangan demi serangan di luncurkan kepada saya tapi tidak satupun yang mengenai saya yaa itu sangat konyol padahal dia sudah mengeluarkan segenap kekuatan nya tapi nampak nya hanya sebatas ini saja yang mampu di lakukan, dan ini sangat tidak menghibur dan sangat kurang sekali

__ADS_1


“ Cukup sampai sini saja— ”


Rantai Surgawi Ekidu yang muncul dari Gate Of Primodial mengikat nya dengan sangat erat. Bahkan sampai menyiksanya dengan ikatan yang sangat kencang itu dan saya menusuk kedua kaki nya dan sayap nya dan memotong kedua tangan nya, meskipun kedua tangan nya dpat beregenerasi dengan cepat saya tidak perlu khawatir karena pedang Raja dapat menolak regenerasi dan membuat lawan tidak bisa memulihkan dirinya


“ Baiklah langsung ke intinya saja—, apa tujuan dari Hantu Kematian ? ”


“ Bodoh— kau pikir aku akan memberitahukan hal itu pada bocah seperti mu ”


“ Hooo baiklah jika kau tidak mau ”


Kedua mata saya bersinar, dimana saya menunjukan siapa jati diri saya sebenarnya dan siapa saya yang asli, si Iblis yang melihat nya sampai berkeringat dingin dan meminta saya untuk menghentikan hal tersebut namun tidak saya hentikan sampai dia tau siapa saya sebenarnya


“ Baiklah— Baiklah saya mohon hentikan saya mohon hentikan saya akan memberi tahukan segala yang saya tau ”


“ Baiklah jika begitu beritahukan apa yang kau tau ”


Dia nampak nya benar benar ketakutan sampai menangis dan itu sangat menjijikan dan benar benar konyol sekali, dengan informasi yang saya dapat ini akan sangat berguna untuk kedepan nya dalam penyelidikan saya. Berbagai informasi saya dapatkan dari nya mulai dari tujuan hantu Kematian hingga kapan saya mereka beraksi


Tujuang dari hantu Kematian adalah mengumpulkan berbagai sumber eksistensi seseorang dan jiwa jiwa nya untuk di persembahkan kepada Raja Iblis Kehancuran dan membangkitakan nya kembali dan memulai perang suci dan menaklukkan dunia manusia sampai alam para dewa, saya semalam berfikir kalau itu adalah Raja Iblis yang sayang kenal namun nampak nya bukan.


Raja Iblis Telion siapa dia saya tidak mengenal nya 5000 tahun lalu, yang saya ingat nama Raja Iblis dulu di awali dengan huruf “ V ”


“ Hanya itu yang saya tau tolong lepaskan saya— ”


“ Baiklah kau sudah tidak di butuhkan— ”


Setelah mendapatkan berbagai informasi saya langsung membunuh nya, dengan petir dimana itu langsung membunuh nya di berbagai waktu, karena petir Venom menghabisi lawan sampah menghancurkan eksistensi atau sumbernya dan membuat mereka hilang dari jejak sejarah dan waktu


Saya membuka pelindung dari kak Rena yang saya buat, dimana dia hanya bisa terdiam melihat segala hal yang saya lakukan bahkan saat saya menyentuhnya dia sempat terkejut dan menatap saya dengan waspada dan penuh rasa takut seakan akan baru melihat monster


“ Rena— Senpai, kau baik baik saja kan ”


“ Haaaaaaa— ahh yaa aku baik baik saja, hanya saja aku tidak tau kalau kau sekuat ini, pantas saja ketua dan wakil mengakui dirimu ”


“ Ahahaha siapapun bisa melakukan nya jika dia mampu ”


“ Yaa— Entah lah ”


Malam berlalu dimana saya dan Kak Rena berpisah untuk kembali ke Asrama masing masing dan yaa nampak ya kesalah pahaman agak terjadi disini dimana beberap orang yang memperhatikan saya dan Kak Rena nampak punya pemikiran aneh dengan menganggap kami berkencan, yaa saya membaca pikiran mereka yang ada didalam nya begitu


Rasa lelah yang terlepaskan saya kembali dan tidur di kamar saya dengan perasaan lega penuh senyuman karena sekali lagi saya sedikit lebih maju untuk mencegah terjadinya kehancuran dan menjaga perdamaian yang saya buat bersama sama. Dan disini lah saya tertidur untuk bangun di esok pagi dengan penuh semangat untuk menjalani hari

__ADS_1


__ADS_2