Reinkarnasi Kaisar Dewa Naga

Reinkarnasi Kaisar Dewa Naga
Bab 56. Melanjutkan Perjalanan


__ADS_3

Keesokan paginya.


Lin Chen yang sedang berkultivasi membuka kedua matanya. " Ternyata sudah pagi, saatnya membicarakan beberapa hal sebelum aku pergi dari kota ini." Batin Lin Chen, yang kemudian segera turun dari atas bangunan.


" Swusshh..." Lin Chen melesat mencari keberadaan yang lainnya.


Dengan menyebarkan persepsi miliknya, Lin Chen dapat mengetahui keberadaan Leluhur Cu, Patriak Cu Gang dan Rou Dan.


Setelah bergerak selama beberapa saat, Lin Chen akhirnya tiba di depan ruangan.


Di dalam ruangan.


Leluhur Cu, Patriak Cu Gang dan Rou Dan sedang berbincang kecil dengan menikmati teh. Terlihat juga beberapa tetua Klan Cu yang berada di dalam ruangan itu.


Hingga pandangan mereka semua teralihkan saat pintu ruangan itu terbuka.


Dengan langkah tenang, Lin Chen masuk ke dalam ruangan yang langsung di sambut senyum dari semua orang.


Mereka semua segera bangkit dari duduknya, lalu memberikan hormat kepada Lin Chen.


" Salam tuan muda." Ucap mereka bersamaan.


Lin Chen yang mendapatkan penghormatan dari mereka mengerutkan keningnya. " Sejak kapan kalian bersikap seperti ini?"


Leluhur Cu melangkah maju. " Tuan muda, kami semua sudah memutuskan untuk menjadikan tuan muda sebagai tuan muda Klan Cu." Ucap Leluhur Cu dengan tersenyum.


Leluhur Cu sendiri berniat mengabdi pada Lin Chen, namun setelah mendapatkan penjelasan dari Patriak Cu Gang dia sedikit bingung ingin mengatakan kepada Lin Chen.


Lin Chen tersenyum dengan menggelangkan kepalanya. " Sejak kapan seorang tuan muda di hormati oleh leluhur nya sendiri."


Semua orang terlihat serba salah. Hingga akhirnya Lin Chen mengalihkan pembicaraan tersebut.


" Baiklah, kalian bebas ingin menganggap diriku sebagai apapun itu. Asal kalian tidak melakukan nya dengan terpaksa." Ucap Lin Chen yang kemudian berjalan menuju tempat duduk yang kosong.

__ADS_1


Semua orang masih berdiri, hingga Lin Chen akhirnya meminta mereka untuk kembali duduk pada tempat nya masing-masing.


Setelah semua orang duduk, Lin Chen memutari pandangan nya menatap mereka semua.


" Baiklah, karena hari ini adalah hari terakhir aku berada di kota Giok, sebelum itu aku akan membicarakan beberapa hal kepada kalian semua. Aku harap kalian yang berada di dalam ruangan ini mau menyempatkan waktu kalian untuk mendengarkan aku berbicara." Ucap Lin Chen membuka suara.


" Tuan muda, tentu saja kami bersedia mendengarkan nya." Ucap Leluhur Cu yang di setujui oleh yang lainnya.


Lin Chen menganggukkan kepala. " Sebelum aku mengatakan kepada kalian, aku memiliki beberapa pertanyaan."


" Yang pertama, setelah aku pergi dari kota ini. Apa yang akan kalian lakukan?"


Leluhur dengan cepat menjawab. " Membangun kembali Klan Cu."


" Aku akan kembali pada pekerjaan ku sebelumnya sebagai manajer restoran." Ucap Rou Dan.


Mereka semua satu persatu menjawab pertanyaan Lin Chen.


" Jawaban kalian sudah menjawab pertanyaan yang belum aku tanyakan kepada kalian." Ucap Lin Chen dengan tersenyum.


" Yang pertama aku ingin membangun Klan Cu sebagai Klan terkuat di kota Giok. Tetapi hal ini bukan berarti kalian menjadi tidak tau diri dan menganggap tinggi diri kalian, aku ingin Klan Cu berkerja sama dengan Klan lainnya untuk menjaga kota Giok dari musuh luar yang mencoba menghancurkan kalian semua. Yang kedua, aku ingin Rou Dan kembali ke restoran dan membuka cabang restoran lainnya di beberapa kota. Untuk para pegawai, aku ingin para pendekar sewaan terlibat di dalamnya."


" Tuan muda, aku yakin tuan muda memiliki alasan dengan meminta ku membuka cabang di kota lain." Ucap Rou Dan dengan menatap Lin Chen penasaran.


" Kau benar, aku ingin kalian membuka restoran dengan harapan dapat mengumpulkan informasi. Para pendekar biasanya singgah atau berkumpul di restoran untuk menikmati makanan dan minuman. Dari sini kalian dapat mencoba mendengarkan pembicaraan mereka, aku yakin akan ada informasi yang bisa saja kalian dapatkan nantinya." Ucap Lin Chen menjelaskan.


" Tuan muda benar, aku sering mengetahui informasi yang tidak aku ketahui dari para pendekar yang singgah di restoran. Mereka akan membicarakan beberapa hal di sana, di mana restoran menjadi tempat mereka beristirahat dan berkumpul nya orang-orang." Ucap Rou Dan yang kini mulai memahami rencana Lin Chen.


Lin Chen tersenyum dan menganggukan kepala, lalu mulai menjelaskan rencana nya kepada mereka semua.


Hingga satu jam kemudian, Lin Chen selesai menjelaskan kepada mereka tentang rencana nya itu.


Setelah membicarakan banyak hal, Lin Chen kemudian mengeluarkan ratusan botol yang berisi pil yang telah dia buat sebelumnya.

__ADS_1


Lin Chen juga memberikan koin emas kepada Rou Dan sebagai modal membangun restoran, tidak lupa juga sumber daya untuk pendekar sewaan yang akan menjadi pekerja di restoran serta menjalankan tugas-tugas mereka yang sudah di jelaskan oleh Lin Chen.


Setelah membicarakan rencana dan membagikan sumber daya untuk membangun kembali Klan Cu dan membuka cabang restoran, Lin Chen kemudian bangkit dari duduknya.


" Aku harap kalian dapat menjalankan rencana ku dengan baik. Suatu saat nanti aku akan kembali ke kota ini dengan harapan besar kepada kalian. Ingat! Untuk tidak bermain api denganku, atau aku sendiri yang akan membuat bola api itu mengarah kepada tuannya sendiri!" Ucap Lin Chen dengan melepaskan aura Dewa Naga.


Mereka semua dapat merasakan bahaya saat Lin Chen melepaskan aura Dewa Naga.


" Aura yang sangat mendominasi, sebelumnya aku sudah merasakan saat pertempuran terjadi, namun kali ini sedikit berbeda." Batin Leluhur Cu dengan lutut bergetar.


Meski dia memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi, namun aura yang di lepaskan Lin Chen benar-benar membuatnya tertindas.


" Aku pergi. Jaga diri kalian baik-baik." Ucap Lin Chen yang kemudian menghilang dari tempat itu.


" Swusshh...." Tubuh Lin Chen menghilang dari dalam ruangan, bahkan tidak meninggalkan jejak aura.


" Tuan muda, hati-hati." Ucap semua orang di dalam ruangan dengan hormat.


Setelah kepergian Lin Chen, Leluhur Cu segera meminta semua orang melakukan apa yang sebelumnya telah di perintahkan oleh Lin Chen.


Rou Dan sendiri segera menemui pendekar bayaran untuk menjelaskan rencana yang sebelumnya telah di bicarakan Lin Chen.


*********


Di tempat lain.


Di tengah hutan yang di sekelilingi pohon-pohon yang menjulang tinggi, terlihat kilatan cahaya yang melesat dengan kecepatan tinggi membelah angin.


" Meski sudah banyak waktu yang terbuang, semua itu terbayar dengan apa yang aku dapatkan di kota Giok. Dapat menggerakkan Klan Cu dan membangun bisnis yang bersifat sebagai pengalihan mencari informasi, akan membantu ku di masa depan nanti." Batin Lin Chen dengan terus bergerak dengan kecepatan penuh.


Saat ini Lin Chen sedang melanjutkan perjalanan menuju Sekte Elang Emas, namun sebelum itu dia harus melewati beberapa kota sebelum tiba di sana.


Untuk tuan muda Klan Cu, putra Cu Pou sendiri Lin Chen serahkan kepada Patriak Cu Gang untuk mengurusnya.

__ADS_1


" Swusshh...." Lin Chen menambahkan kecepatannya.


__ADS_2