
...----------------...
Seketika Vira langsung terperangah saat melihat Arina.
"Mulai sekarang dan seterusnya Arina akan tinggal bersama kita kembali," ucap mamah Arina.
"Apa?! Gak mah aku gak mau tinggal bersama kak Arina!" tegas Vira marah, "ya sudah kalau kamu tidak mau tinggal dengan kakak lagi tidak apa - apa," ucap Arina, lalu Arina pun segara pergi dari istana.
Namun mamah Arina mengejarnya.
"Jangan pergi lagi nak!" ujar mamah Arina.
Mendengar perkataan mamahnya Arina pun tidak jadi pergi ke istana dan menghampiri mamahnya.
"Baiklah mah, aku tidak akan pergi dari istana ini," ucap Arina, "syukurlah kalau begitu, oh iya kamu pasti lelah, ayo istirahat dulu di kamarmu," ucap mamah Arina.
Lalu Arina pun segara pergi ke kamarnya untuk beristirahat.
Dan sesampainya di kamar Arina...
"Wah kamarku masih tetap bagus seperti dulu," ucap Arina.
"Oh iya apa aku harus bilang kepada mamah dan papah Tetang kejahatan Vira dan mba Yulia? Tapi aku tidak tega kalau mereka dihukum..." ucap Arina.
__ADS_1
Awalnya Arina ingin sekali memberitahu semua kejahatan Arina dan mba Yulia kepadanya namun Arina merasa kasihan jika melihat mba Yulia dan adiknya dihukum.
"Sudahlah lebih baik sekarang aku pergi tidur saja," ucap Arina.
Lalu Arina pun tertidur dengan pulas karna ia sedang lelah.
Dan Vira tak sengaja lewat ke depan pintu kamar Arina.
"Ini kan kamar kak Arina."
Vira pun segara membukakan pintu kamar Arina.
Dan ia melihat Arina sedang tertidur.
"Seenaknya aja dia menggunakan fasilitas di istana ini, aku tidak terima kak Arina ada di istana ini, aku harus buat rencana agar kak Arina di pergi dari istana ini selamanya!" ujar Vira, lalu Vira pun segara menutup kembali kamar Arina dan pergi menghampiri Yulia untuk membuat rencana jahat.
"jadi dia mau buat rencana jahat untukku?"
Tiba - tiba saja Arina mendapatkan ide untuk mengacaukan rencana adiknya.
"Hem aku ada ide untuk mengacaukan rencana Vira," ucap Arina.
Arina segara pergi ke kamar Yulia dan di sana Arina melihat Yulia dan Vira sedang membuat rencana jahat.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita buat makanan racun saja untuk Arina!" ucap Yulia, "em boleh juga, ya udah ayo kita pergi ke laboratorium untuk membuat racunnya."
Lalu Yulia dan Vira pun segara pergi ke laboratorium.
"Jadi mereka mau membuatku mati lagi?"
"aku harus mengikuti mereka berdua ke laboratorium!"
Lalu Arina pun mengikuti Yulia dan Vira secara diam - diam.
Dan sesampainya Arina di laboratorium ia melihat Yulia dan Vira sedang fokus membuatkan racun untuknya.
"Mereka kira rencana yang mereka buat akan berhasil?"
Arina segara pergi ke kamarnya untuk mengambil handphone lalu kembali lagi ke laboratorium untuk merekam Yulia dan Vira yang sedang fokus membuat racun.
"Dengan racun ini Arina pasti akan langsung menghilang dari dunia ini!" ujar Vira, "iya, benar itu!" ucap Yulia.
Lalu Arina pun segara mematikan rekamannya dan segara pergi kepada mamah dan papahnya.
"Mah pah, coba lihat video ini deh," ucap Arina.
Lalu mamah dan papah Arina pun segara melihat video yang baru saja di rekam oleh Arina.
__ADS_1
"Vira dan mba Yulia selalu membuat rencana jahat untukku mah pah!"
"dan juga Vira pernah mendorongku ke danau yang dalam dan itu membuat ku mati, tapi beberapa tahun kemudian aku hidup kembali."