
...----------------...
"Nenek terharu mendengarnya," ucap nenek Surti.
"Oh iya nek aku mau bertanya sesuatu kepada nenek," ucap Arina, "mau bertanya apa?'
"Suami anak dan cucu nenek ada di mana kok aku tidak pernah melihat mereka?" tanya Arina, "nenek dan suami nenek sudah bercerai kalau anak dan cucu nenek mereka berada di kota dan sudah lima belas tahun mereka belum pernah datang ke rumah nenek lagi..." jawab nenek Surti.
Arina merasa kasihan kepada nenek Surti.
"Nenek jangan sedih, sekarang nenek sudah tidak sendirian lagi karna ada Arina yang menemani nenek," ucap Arina, "iya, terima kasih ya putri Arina sudah menemani nenek," ucap nenek Surti sambil tersenyum.
"Ya sudah kalau begitu Arina cuci piring dulu ya nek," ucap Arina, lalu ia pun segera pergi mencuci piring.
Dan setelah selesai Arina mencuci piring ia tiba - tiba saja kepikiran siapa pemenang lomba karate.
Ia pun segera pergi menghampiri nenek Surti untuk menanyakan pemenang lomba karate.
"Nek, siapa pemenang lomba karate?" tanya Arina, "putri Vira," jawab nenek Surti, "Vira? Bukanya dia gak ikut lomba karate ya?" tanya Arina, "nenek juga gak tahu."
__ADS_1
Tiba - tiba saja di luar rumah banyak sekali orang - orang yang sedang berkumpul.
Nenek Surti dan Arina pun segera pergi ke luar rumah.
"Ini ada apa ya kok pada berkumpul di luar?" tanya nenek Surti kepada salah satu tentangnya, "ini katanya putri Vira akan datang ke rumahmu!"
Dan tiba - tiba saja Vira menghampiri nenek Surti dan juga Arina.
"Oh hai, boleh saya masuk ke rumah kalian?" tanya Vira, "silahkan," ucap nenek Surti.
Lalu Vira pun segera masuk ke dalam rumah nenek Surti dan pengawal Vira menunggu di luar rumah karna Vira tidak mau pengawalnya mengikutinya.
"Halo Zeila Kamu tahu nggak aku menang lomba karate loh, kamu nggak menang ya? oh bagus deh kalau begitu," ucap Vira mengejek Arina.
Arina hanya terdiam.
"Sudah aku mau aku mau pergi dulu, aku ke sini cuman mau bilang itu doang sih," ucap Vira, lalu Vira pun segera keluar dari rumah nenek Surti.
Saat Vira baru saja keluar dari rumah nenek Surti ramai sekali orang yang menghampiri Vira.
__ADS_1
Orang - orang di sana senang sekali karna ada seorang putri yang datang.
Semua orang ingin berfoto dengan putri Vira namun pengawal melarangnya dan menyuruh semua orang untuk pergi.
"Kenapa kamu mengusir mereka semua?" tanya Vira, "karna tadi ramai sekali orang yang mau mendekati putri jadi saya menyuruh semua orang untuk pergi karna takut putri terganggu," jawab pengawal, "oh baguslah kalau begitu," ucap Vira.
Lalu Vira dan pengawalnya pun segera melanjutkan perjalanan menuju istana putri Vira.
Dan sesampainya mereka di sana Vira segera menghampiri kedua orangtuanya.
Dan Vira melihat kedua orang tuanya sedang melihat sebuah foto.
"Mah pah, kalian sedang apa?" tanya Vira, "ini foto kakak mu Arina, mamah dan papah rindu dengan Arina," ucap mamahnya Vira.
Vira kesal karna kedua orang tuanya masih ingat dengan Arina.
"Mah pah, boleh aku pinjam fotonya sebentar?" tanya Vira, "boleh."
Lalu papah Vira pun segera memberikan fotonya kepada Vira.
__ADS_1
Lalu Vira pun segera membawa fotonya ke kamar.