Reinkarnasi Putri Malang

Reinkarnasi Putri Malang
Rencana


__ADS_3

...----------------...


"I-ini foto ku saat berusia lima tahun," ucap Arina.


Nenek Surti tercengang mendengarnya.


"I-ini foto mu?" tanya nenek Surti tak percaya, "iya nek," jawab Arina, "tapi kok bisa fotonya ada di tempat sampah? apa ada seseorang yang membuang fotonya?" tanya nenek Surti, "ya sudah nek kita harus cari tahu siapa yang sudah membuang foto ku!" , "iya, kita harus cari tahu siapa yang sudah membuang foto ini."


Tiba - tiba saja ada seseorang yang mengetuk pintu rumah nenek Surti.


Dan Arina yang mendengar suara ketukan pintu itu pun segera membukakan pintunya.


Dan ternyata yang datang adalah Yulia, ia menyamar menjadi seorang nenek.


"Halo nona manis, apakah nona manis mengambil sebuah foto di tempat sampah itu?" tanya Yulia sambil menunjuk ke arah tempat sampah, "iya nek," jawab Arina.


"Boleh saya lihat fotonya nona manis?" tanya Yulia, "sebentar ya nek," ucap Arina, lalu Arina pun segera masuk ke dalam rumah.


Dan Arina pun segera mengambil fotonya lalu segera memberi fotonya kepada Yulia.

__ADS_1


"Ini nek fotonya," ucap Arina sambil memberikan fotonya kepada Yulia, "oh iya terima kasih ya nona manis," ucap Yulia sambil berpura-pura tersenyum kepada Arina.


"oh ya nek memangnya foto itu mau dibawa ke mana?" tanya Arina, "Ke rumah saya, karna foto ini adalah foto anak saya," ucap Yulia berbohong.


'Tapi kan itu foto ku' batin Arina, "y-ya sudah kalau begitu nenek permisi dulu ya nona manis," ucap Yulia lalu segera pergi ke istana.


'Hem aku kok curiga ya sama nenek barusan?' batin Arina, 'sudahlah.'


lalu Arina pun segera masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya.


"Tadi siapa?" tanya nenek Surti, "tadi ada seorang nenek yang menyuruhku untuk memberi foto ku kepadanya, dan saat aku memberikan fotonya kepada nenek - nenek tadi ia bilang ini foto anaknya padahal kan itu foto ku."


"Tapi bagaimana caranya nek?" tanya Arina.


Nenek Surti pun memberi tahu rencananya kepada Arina.


Dan Arina pun setuju dengan rencana nenek Surti.


"Wah rencana yang bagus nek, tapi kita mau memulai rencananya kapan?" tanya Arina, "besok," jawab nenek Surti.

__ADS_1


Arina tidak sabar untuk memulai rencananya.


Setiap Arina menjalankan rencananya ia selalu semangat untuk menjalankan misinya.


Dan keesokan harinya Arina segera menjalankan misinya bersama nenek Surti.


Misi pertama nenek Surti dan Arina harus mencari Yulia.


Dan tiba - tiba saja Yulia tak sengaja bertemu dengan nenek Surti dan juga Arina dan mereka berdua menghampiri Yulia.


"Permisi mbak, mbak tahu gak seorang nenek - nenek yang suka berjalan - jalan di daerah sini?" tanya Arina 'Apa yang di maksud mereka itu aku ya? Yang menyamar menjadi seorang nenek?' batin Yulia.


"O-oh iya - iya saya tahu, memangnya kenapa ya?" tanya Yulia, "boleh saya tahu alamatnya di mana?" tanya Arina.


"K-kalau alamatnya saya gak tahu, e-emm saya permisi dulu," ucap Yulia lalu segera pergi.


Arina mulai curiga dengan Yulia karna ia berbicara gugup.


"Hem aku mulai curiga dengan dia," ucap Arina, "curiga? Memangnya kenapa?" tanya nenek Surti, "barusan kan dia bicaranya gugup dan langsung lari begitu saja."

__ADS_1


__ADS_2