Reinkarnasi Putri Malang

Reinkarnasi Putri Malang
Di Culik?


__ADS_3

...----------------...


Sementara Yulia segera pergi ke istana dan menghampiri Vira.


"Putri Vira!" panggil Yulia, "ada apa?" tanya Vira, "gawat!" ujar Yulia.


"Gawat kenapa?" tanya Vira.


Yulia pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kamu itu harusnya kerja yang benar!" ujar Vira marah kepada Yulia, "m-maafkan saya tuan putri!" ucap Yulia.


"Pokonya kamu harus selesaikan masalah itu sendiri," ucap Vira, "k-kalau masalahnya sudah selesai saya dapat apa?" tanya Yulia.


"Gak dapat apa - apa, sudah cepat keluar dari kamar saya dan kerjakan tugasnya sekarang," ucap Vira, "b-baik!"


Lalu Yulia pun segera pergi dari kamar Vira dan segera pergi ke kamarnya.


Dan di kamar Yulia mencari cara agar rencananya berjalan dengan lancar.


Dan tiba - tiba saja Yulia mendapatkan ide.


"Aku sudah dapat ide agar rencananya berjalan dengan lancar!" ucap Yulia, lalu Yulia pun segera pergi ke kamar Vira.


Dan sesampainya Yulia di kamar Vira ia segara memberikan ide agar rencana mereka berjalan dengan lancar.


Vira setuju dengan ide Yulia dan keesokan harinya Vira dan Yulia segera menjalankan tugasnya.


"Yulia!" panggil Vira, "iya putri ada apa?" tanya Yulia, "cepat jalankan rencana!" ujar Vira, "baik putri Vira!"

__ADS_1


Yulia pun segera menjalankan rencananya, namun sebelum ia menjalankan rencana Yulia menyamar menjadi orang lain ia memakai baju, celana, topi, dan kacamata hitam agar ia tidak ketahuan.


Selesai bergantian pakaian Yulia pun segera pergi ke rumah nenek Surti.


Dan sesampainya di sana Yulia segera masuk ke dalam rumah nenek Surti karena pintunya sedang tidak dikunci.


Yulia masuk ke dalam rumah nenek Surti secara diam-diam namun tiba - tiba saja nenek Surti tak sengaja melihat Yulia yang ada di dalam rumahnya.


Yulia pun panik karna nenek Surti melihatnya, lalu ia pun segera membawa nenek Surti ke mobil yang di bawanya.


Dan tak sengaja Arina melihat nenek Surti yang di bawa oleh seseorang.


"Nenek!" panggil Arina.


Lalu Arina pun segera mengejar nenek Surti, namun ia malah ikut di tangkap oleh Yulia dan di masukkan ke dalam mobil bersama nenek Surti.


Dan sesampainya di sana Yulia segera membawa Arina dan nenek Surti ke gudang.


Di gudang Yulia segera mengikat tangan Arina dan nenek Surti dan juga menutup mulut mereka dengan selotip berwarna hitam.


Dan tiba - tiba saja Vira datang.


"Kalian tidak akan bisa kabur dari sini," ucap Vira.


'Vira? Mau ngapain dia? Sepertinya dia mempunyai rencana jahat," batin Arina, ia curiga dengan Vira dan Yulia.


"Hey Zeila," panggil Vira, "di mana foto kakak ku?" tanya Vira.


"Aku tidak membawa fotonya!" jawab Arina, namun karna mulutnya di tutup oleh selotip ia tidak bisa berbicara dengan jelas.

__ADS_1


"Yulia, bukakan selotipnya agar ia bisa berbicara," ucap Vira, "baik." lalu Yulia pun segera membukakan selotip di mulut Arina.


"Sekarang jawab di mana foto kakak ku?" tanya Vira, "aku tidak membawa fotonya!" ujar Arina.


"Jadi fotonya di mana?" tanya Vira, "aku tidak mau memberitahu kepadamu," jawab Arina.


"pasti fotonya ada di rumahmu kan? Baiklah sekarang aku akan pergi ke rumahmu," ucap Vira, lalu ia pun segera pergi meninggalkan Arina dan nenek Surti.


"Yulia, ayo!" ujar Vira, "baik."


"Tunggu Yulia!" ujar Arina, "ada apa?" tanya Yulia, "tolong ambilkan gunting."


"Pasti kamu mau mencoba melepaskan tali ini kan?" tanya Yulia, "enggak kok, udah cepat ambilkan!" ujar Arina.


Lalu Yulia pun pergi mengambil gunting.


Setelah mengambil gunting Yulia segera memberikan guntingnya kepada Arina.


Dan setelah Yulia memberikan guntingnya kepada Arina Yulia dan Vira pun pergi meninggalkan Arina dan nenek Surti di gudang.


Dan saat Yulia dan Vira sudah pergi Arina segera menggunting tali yang mengikat dirinya.


Setelah Arina menggunting talinya ia pun segera melepaskan nenek Surti dari ikatan tali dan juga melepaskan selotipnya.


"Bagus kita sudah selamat, sekarang waktunya untuk kita kabur sebelum Yulia dan Vira kembali!" ujar Arina, lalu Arina dan nenek Surti pun kabur dari istana Vira.


Dan saat Arian dan nenek Surti akan kabur dari istana tiba - tiba saja ada seorang penjaga istana yang menghalangi jalan Arina dan nenek Surti.


"Mau kemana kalian?" tanya penjaga istana yang bernama Fino, "g-gak kemana - mana kok pak, oh iya pak tadi raja dan ratu memanggil bapak loh," ucap Arina berbohong, "baiklah kalau begitu," ucap Fino, lalu ia pun segera masuk ke dalam istana dan segera menghampiri raja dan ratu.

__ADS_1


__ADS_2