Ringkernasi Kucing Ekor Lima

Ringkernasi Kucing Ekor Lima
efisode 1


__ADS_3

Kring... Kring.... Kring... Alram berbunyi menunjukan pukul 07.00 am..


Awal masuk sekolah di SMA Bayuan..


Bergegas mempersiapkan diri untuk masuk sekolah, dan tidak lupa sebelumnya sarapan sepotong roti dan jus jagung favorit ku sejak masih di sekolah dasar.


Jarak sekolah tidaklah jauh cukup berjalan kaki di pinggiran gunung katunun,


Begitu merepotkan untuk mencari ruang kelas di lantai tiga dan harus menaiki tangga begitu melelahkan, Setibanya di kelas masih di kagetkan dengan peraturan yang menurutku begitu konyol... Kami di haruskan memakai sendal jepit dan mencuci tangan serta kaki terlebih dahulu!


Setelah masuk masih pula melakukan perkenalan satu persatu siswa dan siswi kepada wali kelas.


Oh ia namaku LIOGO remaja putra 16tahun tinggi 165cm berkulit kuning langsat bermata coklat emas dan berwajah menarik dengan sedikit poni...


Hari pertama ku di sekolah begitu membosankan dengan hal hal perkenalan,


Ketika jam istirahat tiba aku langsung menuju kantin di lantai dasar.


Ketika ku berjalan di lorong tiba tiba seorang siswi berlari dan tidak sengaja bersenggolan denganku,


"Awas minggir"


Seketika itu kertas kertas yg di bawanya beterbangan ... Waktu seakan melambat disaat ku lihat wajahnya yang manis itu terkejut dan hampir jatuh namun sempat ku meraihnya.


Kami saling meminta maaf dan sama sama salah tingkah,


"maafkan aku buru buru"


"ia tak apa kok"

__ADS_1


Untuk pertama kalinya untuk diriku sedekat itu dengan perempuan membuat jantungku hampir copot rasanya.


Setelah ia mengumpulkan kertas kertasnya sambil ku bantu ia mengucafkan


"terimakasih membantuku"


ia pun berlari lagi.


Ketika ku tersadar ku ingin menanyakan namanya tapi ia sudah jauh dan tak bisa mendengarku lagi...


Sesampainya di kantin walau dalam hati masih penasaran dengan gadis tadi ku memesan es susu caramel dan kue donat krim coklat...


Ku lihat kesana kemari namun meja di kantin penuh dan ku putuskan membawa makananku ke taman belakang sekolah yang aga lumaian ramai waktu itu... Di bangku tanam ku liat seorang siswi duduk berlinangkan air mata... Segera ku hampiri dia dan ku tanya.. "kenapa engkau menangis dan kenapa sendirian... Teman temanmu pada kemana?? "


Tanpa ku sadari sebuah tendangan mendarat di tubuhku hingga terpental begitu jauh... Makanan dan minumanku terlempar ke udara dan langsung ku beranjak bangun dan menyambut makanan dan minumanku...


Ku lihat siapa yang menendangku dan ternyata seorang siswa dan ia seniorku.. Namanya minam lee


Umur 18 th


Ia ketua keamanan di SMA Bayuan


Segera ku bertanya "hai kakak kenapa menendangku. . Apa salahku??? "


Terus gadis itu berhenti menangis dan beranjak dari tempat duduknya menghampiriku dan berkata "maafan kaka ku dia salah paham padamu" setelah itu ia berlari pergi menjauh sambil menyeret tangan kakanya seperti ingin membawanya ke suatu tempat...


Aku yang bingung dan tidak mengerti hanya bisa duduk sendirian sambil merasakan sakitnya tendangan tiba tiba tanpa penjelasan itu...


Seusai pulang sekolah ku pergi ke sungai guntung manggis mencari ikan dan sayuran untukku berjualan di pasar malam... Tiba tiba di perjalanan pulang Ada sosok putih yang menerkamku hingga tak sadarkan diri jatuh kedalam jurang...

__ADS_1


Saat terbangun ku terkejut ternyata itu cuma mimfi... Dan sudah kesekian kalinya ku mengalami mimfi yg sama...


Malam hampir tiba dan ku bergegas ke pasar untuk berjualan...


Seperti biasanya ku paling awal datang kepasar... Setelah ku membuka lapak dagangan perlahan pasar mulai ramai...


Waktu menunjukan pukul 09.25 danganganku habis dan langsung pulang dengan rasa was was karena teringat mimfi itu di gang samping gedung ku lihat ada bayangan berlari kearahku dan aku pun hampir lari namun ku mendengar suara memanggilku.. "lio.. Lio.. Lio.. Tunggu aku" aku pun menoleh dan ternyata dia adik kak minam lee..


Ku tanya " kenapa kamu malam malam sendirian berlari dan mengagetkanku???


Dan siapa namamu dan darimana tau namaku??? "


Dia pun menjawab


"aku sehabis dari pasar, maaf aku takut sendirian jadi waktu melihatmu aku mengejarmu... Aku tau namamu ya di seragam sekolahmu lah kan ada namamu disitu.. "


Aku terdiam sejenak... Terus ku tanya lagi padanya " siapa namamu kenapa kamu ga bilang atau memperkenalkan namamu padaku??"


"sudah diamlah nanti juga kamu tau dan aku minta maaf tadi siang aku menabrakmu dan gara gara aku kamu di pukul oleh kak minam"


Aku baru menyadari kalo dia orng yg sama waktu itu...


" terus kenapa kamu menangis waktu itu di taman belakang sekolah?? "


"itu... Itu.. Itu.. Masalahku kamu jangan ikut campur"


Dengan muka murungnya dia sambil menunduk mendahului jalanku dan berbelok ke perempatan di depan...


Sesampainya dirumah aku masih bertanya tanya siapa namanya dan mengapa ia seperti itu...

__ADS_1


Setelah beres beres rumah rasanya tubuhku sangat lelah segera ku berbaring di tempat tidurku dan mimfi itu datang lagi... Betapa terkaget kagetnya aku tib tiba ada yang mengetok pintu rumahku dan saat ku buka tiada siapa siapa hanya ad sebuh kotak berpita kuning dan sepotong kertas kecil terselip di atas kotaknya...


__ADS_2