
masih terdiam sambil memegang anak panah tanpa mata itu, disaat yang sama ku melangkah maju dan ku sadari ada beberapa orang yang mengelilingi kami.
"maksud kalian apa dan kenapa ingin mencelakaiku? "
ku genggam erat dan ku patahkan anak panahnya tanpa ku sadari, perlahan orang yang mengelilingiku mulay menjauh seakan ketakutan melihat tatapanku tapi dia yang memegang busur malah mendekatiku dan berkata.
"tenanglah kucing manis, kamu kami hanya memberimu pelajaran dan mengujimu"
terdiam ku sejenak.
"apa maksudmu kucing manis dan pelajaran apa serta ujian apa"
ia mendekat dan semakin dekat di hadapanku.
"tenanglah jangan buru buru, terlalu awal kau tau semuanya 😈, setelah hari ini kau akan tau siapa kami dan apa misimu selanjutnya"
dengan penuh kebingungan ku terdiam bertanya dalam hati, siapa aku dan apa semua ini kenapa ada misi dan apa tujuanya?
sesa'at mereka menghilang dan ada seorang siswi meraih tangan dan menarikku ke suatu tempat, dia tersenyum padaku dikala membalikan wajah menatapku, setibanya di atap sekolah dia berkata.
"kakak sakit ya jadi pucat banget??
aku bingung dan membisu tak mengerti dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
"ayolah ka ngomong, kaka liogo sakit ya?,
ku menatap wajahnya dan menggelengkan kepalaku memberi isyarat bahwa aku tidak apa apa saat ini namun sebenarnya hari ini aku sungguh sangat bingung dengan apa yang terjadi.
"bila kaka gaenak badan bilang saja biar aku antar ke ruang UKS"
"tenang saja aku gapapa ko, oh ia kamu siapa dan tau namaku dari mana"
"masa kaka gak tau sih? aku tau dari baju kaka tu, aku duluan ya kak ada yang aku urus dulu 😊"
"hey kamu belum jawab pertanyaanku, siapa nama kamu"
dia pergi berlari, aku masih belum mendapatkan jawaban, kenapa di sekolah ini wanita tak mau memberitahu namanya dan nama di bajunya pun di tutup dengan bros bunga sakura berukir hati..!
"hey anak baru ngapain kamu disitu cepat turun dan menjauh dari sini"
kata seorang pengawal, aku pun segera menuju pintu tangga turun dan di kejauhan ku lihat dua siswi kembar turun dari helycopter tersebut, setibanya di kelas semua menatapku dan semakin membuatku bingung.
"anak anak sekalian pelajaran hari ini di tunda sebentar, kita kedatangan murid pindahan"
klotak klotak klotak langkah kaki dengan sepatu hak tinggi masuk dari pintu dan cahaya begitu terang membuat seluruh siswa di kelas merasa kesilauan, ternyata pengawal dari nona nona tadi membawa lampu efek di panggung drama mengiringi nona kembar yang tak mengucafkan sepatah katapun.
wali kelas pun mengenalkan mereka
__ADS_1
"ini adalah nona nona anak tuan besar pemilik sekolah kita, mulai tahun ini masuk di kelas kita dari sekolah khusus elite di sekolah SangYang di kota LampuYang"
padahal baru dua hari bersekolah sudah ada murid pindahan, aku jadi makin tidak mengerti dan ada apa dengan sekolah ini,
kedua nona itu kemudia berjalan menuju bangku dudukku dan berkata,
"boleh kami duduk di sampingmu"
kata salah satu nona besar itu padaku,
"ia silahkan nona duduk saja dimana nona inginkan"
aku mengambil tas ku dan ingin pindah ke belakang namun nona itu berkata,
"kamu gausah pindah! aku duduk di belakang , kamu jangan membantah atau menghindar dari kami"
"ia kamu tenang saja, aku duduk si sebelah kamu agar tidak sebangku dengan kembaranku! biar orang tidak salah memanggil kami"
aku pun mengiakan saja, tapi ku liat di baju mereka namanya di tutupi brows mawar ungu!
"baiklah pelajarannya kita mulai ya.. buka halaman kedua ya anak anak"
ting... ting.. ting... ting.. bell sekolah berbunyi waktu pulang telah tiba, semua siswa sudah keluar kecuali kedua nona besar dan ketiga siswi di bangku tengah, pojok kiri, dan kanan, semua menatapku dan serentak mereka berkata padaku,
__ADS_1
"liogo"