Ringkernasi Kucing Ekor Lima

Ringkernasi Kucing Ekor Lima
episode 2


__ADS_3

Kado itu pun ku ambil sambil memperhatikan sekitarku tanpa sadar kucing kucing peliharaanku malah ikut keluar lewat sela kakiku dan membuatku kaget setengah mati di suasana mencekam malam yang gelap dan begitu sunyi...


Segelah ku panggil si utih dan irang namn tak jua kembali... Ku taro kado itu di mej ruang tamu dan kembali ku panggil kedua kucingku itu sambil mencarinya... Dan lagi aku aku kaget setengah mati karena kucingku yang manja melompat ketubuhku minta gendong keduanya langsung ku bawa masuk dan ku tutup pintu agar kucingku ga keluar rumah tanpa ijin lagi...


Karena penasaran ku buka kado yg tadi ku terima... Dan tanpa ku sangka isinya liontin giok hijau berukir kepala kucing dan juga sebuah ikat pinggang bulu bulu warna putih...


Di sepotong kertas ku baca perlahan dan aku jatuh pingsan tak sadarkan diri tak tau apa yang terjadi..


Keesokan paginya ku bangun kebingungan karna aku berada masih di ruang tamu ternyata... Haha


Bergegas ku bersiap kesekolah dan mengambil sepotong roti sambil membuat segelas jus wortel... Di perjalanan kesekolah ku tak sengaja menoleh gang rumah adik ka minam dan liat dia juga sedang buru buru dan menabrakku dan hampir jatuh tapi ku pegang erat tubuhnya tanpa berkata ia langsung kembali berlari... Ku coba memanggilnya namun tak di hiraukannya...


Seketika aku merasa suasana mencekam dan merasakan firasat buruk... Ketika ku menoleh di belakang ku ada dua siswi satu kelasku menatap horor padaku dan memegang pundakku mereka bilang kepadaku..


"hay liogo kamu mau lari atau menghindar dari kami??? "


"ah kalian berdua ada apa menatapku begitu? "

__ADS_1


"kamu lupa atau pura pura gak tau hah!!!"


"kamu kan yang kemarin menabrak teman kami dan sekarang kamu ingin mencari kesempatan mendekatinya karna ingin memanfaatkannya kan.. "


"itu aku tak sengaja dan tadi pun aku tak sengaja dan siapa juga yang memanfaatkan dia... Kenal juga engga dan tau ga sekarang aku buru buru sudah mau masuk kelas nih entar telat gimana? "


Sesegara mungkin aku berlari menuju kelas namu aku kelupaan mencopot sepatu dan cuci tangan serta kakiku dan parahnya wali kelasku sudah di dalam kelas jadinya aku di hukum di hari keduaku disuruh berdiri depan bendera di tengah lapangan... Ku kira cuma aku tapi ada beberapa siswi dan siswa lainnya... Suasa panas dan hening membuat suasana yang canggung... Ku coba mengajak mereka berbincang...


"hay kalian telat juga yang jadi di hukum wali kelas? "


Krik.. Krikk.. Krikk... Suananya masih hening sambil memberi hormat kepada tiang bendera...


"liogo... Liogo.. Liogo di tunggu di ruang olah raga segera... "


Sesaat keheningan semakin mencekam dan salah seorang berkata


"mati kau liogo... 😈😈😈😠.,,, siap siap menemui ajalmu"

__ADS_1


😢😢😢😢apa denganku mengapa mereka begitu...


perlahan ku berjalan mencari ruang olah raga dan sepanjang perjalananku menuju ruang olah raga orang orang berbisik bisik...


"itu kan anak baru dari desa telaga kenapa dia bisa bisanya sudah berulah"


"bosan hidupkah dia membuat masalah dengan ketua"


"anak yang berani atau mungkin sudah gila jadi bikin masalah dengan para gadis iblis itu"


hmzz aku jadi tak mengerti sebenarnya siapa yang ada disana ..


sesampainy di ruang olah raga ku tak melihat siapapun disana dan betapa kagetnya aku seketika seluruh pintu dan jendela tertutup rapat dan ku lihat di tengah lapangan voly ada 3 buah bangku di soroti lampu..


wuzzzzzzzz anak panah melesat menuju wajahku namun entah apa yang terjadi aku merasa waktu melamban dan ku tangkap anak panah itu...


"belum ada yang bisa menangkap anak panahku sebelumnya"

__ADS_1


suara lembut di balik jubah bercadar terlihat poni ungu dan mata birunya menatapku dengan sangat tajam...


__ADS_2