Rintihan Seruling Dari Gunung Han.

Rintihan Seruling Dari Gunung Han.
Bab 6.


__ADS_3

Tetua Gui yang melihat Zhaolong kembali melamun, sudut bibirnya mulai berkedut.


'Bah! Apakah tidak ada seorang jenius yang normal di dunia ini!? Bahkan lelaki kecil ini memiliki hobi melamun! Apakah ini sikap yang pantas ketika bertemu seorang tetua.'.


Tetua Gui mulai menarik nafas panjang untuk menenangkan diri setelah menerima kenyataan bahwa para jenius memang memiliki lubang skrup yang sedikit longgar, tetua Gui memandang wajah Zhaolong sebelum bertanya dengan ekspresi serius.


"Nak, bukankah setahun yang lalu dirimu hanya seorang manusia fana? Hal baik apa yang membuatmu meningkatkan basis kultivasimu dengan sangat cepat!?.".


Mendengar pertanyaan tetua Gui, Zhaolong terbangun dari lamunan.


"ah ini, yang lebih tua. Saya secara tidak sengaja membuat teknik ketika sedang berlatih dan teknik ini membantu seniman bela diri alam pengembangan qi mempercepat mereka dalam memurnikan qi sejati.".


Mendengar jawaban Zhaolong, mata ketiganya kembali terbelalak.


Persetan! Tidak hanya berhasil menjadi seorang pembudidaya alam pengembangan qi tingkat akhir dari manusia fana dalam setahun.


Bahkan pemuda ini mampu menciptakan teknik yang dapat mempercepat tingkat kultivasi seorang pembudidaya alam pengembangan qi.


Mereka bertiga secara alami ingin membongkar tengkorak kepala Zhaolong dan ingin mengetahui apa yang berada di dalamnya.


Ketika ketiganya sedang menatap Zhaolong dengan terkejut, Nanggong Yue telah kembali bersama seorang pemuda.


Ketika pria muda itu melihat Zhaolong dari belakang, sebelumnya ia tidak merasakan hal apapun.


Yang menjadi masalah adalah kali ini ia tidak tahu kenapa tetua penjaga gerbang memanggilnya.


Hong Yan mulai berjalan menuju tetua Gui dan memberi salam sebelum duduk.


"Murid sekte dalam, Hong Yan.


Datang untuk melapor.".


Mendengar suara Hong Yan yang tenang, keempatnya secara serempak menatap asal pemilik suara.


Ketika Hong Yan dan Zhaolong saling memandang, mata mereka sama sama terkejut karena menemukan pihak lain memandang mereka dengan penuh kasih sayang dan cinta!.


Tidak tidak, maksud saya ketika keduanya saling memandang.


Ekspresi mereka sama sama terkejut sebelum saling melontarkan pertanyaan secara bersamaan.


"Saudara junior Zhaolong!.".


"Saudara senior Hong Yan!.".


"Bagai mana bisa anda.".


"Anda masih hidup?.".


Ketika Hong Yan ingin bertanya tentang bagaimana bisa Zhaolong mendaftar setelah setahun, bukankah mereka berjanji akan bertemu setelah 2 tahun?.


Bahkan Hong Yan membayangkan adegan ketika juniornya ini ia sambut di bawah kaki gunung sekte dan membawanya ke gerbang sekte untuk mendaftar, sebelum akhirnya minum anggur bersama dan bersumpah akan menjadi saudara!.


Alhasil hanya dalam setahun, Anak muda yang dulu manusia fana kini telah menjadi seorang pembudidaya tahap pengembangan qi tingkat akhir.


Itu membuatnya sangat bahagia karena telah menyelamatkan seorang jenius, Masternya dan Ketua sekte pasti akan menghargainya!.


Namun ketika Hong Yan mendengar pertanyaan Zhaolong, wajahnya langsung menjadi gelap.


'Bung! Apa maksud anda? Sudah berapa lama ini?.


Baru setahun berlalu dan Anda bertanya kenapa saya masih hidup?.


Bah, inikah cara seseorang menyapa penyelamat hidupnya!


Kaulah yang tidak hidup, seluruh keluargamu tidak hidup!.'.


Hong Yan menatap Zhaolong dan mengutuknya dalam hati, ketika Hong Yan tersadar bahwa keluarga Zhaolong bahkan calon istrinya telah mati wajah Hong Yan semakin hitam.


'Anak ini jenius, nasibnya terlalu menyedihkan.


Saya tidak bisa menyinggungnya, sama sekali tidak bisa menyinggung.'.


Setelah menenangkan diri dan mengutuk Zhaolong beberapa kali di dalam hati, Hong Yan memaksakan diri untuk tersenyum meskipun sudut bibirnya berkedut.


"Anda bercanda saudara junior Zhao, bagaimana bisa penyelamat anda mati terlebih dahulu sebelum orang yang di selamatkan memasuki tanah.".


"Ah, anda benar saudara senior. Bagus jika anda masih hidup.".


'Persetan! Kawan, apa maksud anda bagus saya masih hidup?


Apakah jika saya mati anda hanya akan berkata itu tidak bagus!?


Lalu bagaimana dengan janji anda yang akan membayar penyelamat nyawa anda.'.


Mendengar percakapan keduanya, ke empat orang lain yang berada di dalam ruangan vila gerbang luar menunjukan ekspresi bingung.

__ADS_1


Mereka tahu bahwa keduanya pernah bertemu dan peran kedua pemuda ini adalah penyelamat dan orang yang di selamatkan.


Tapi kenapa setelah tidak bertemu selama setahun, ketika bertemu kembali mereka saling mengutuk dengan wajah tersenyum! Bukannya memberi selamat dan saling mendoakan.


'Entahlah, persahabatan antar laki laki memang tidak bisa di pahami.' Itulah apa yang ketiga gadis itu pikirkan.


Setelah mengkonfirmasi bahwa pemuda di hadapannya adalah Zhaolong asli, tetua Gui menyela reuni kedua pemuda tersebut.


"Eghem, jika kau memang Zhaolong asli itu bagus nak.


Sekarang kau sudah resmi menjadi murid sekte Bambu Abadi, bisakah kau menjelaskan teknik yang menurutmu bisa membantu seorang pembudidaya alam pengembangan qi mempercepat kultivasi mereka?


Bahkan jika kau tidak keberatan untuk membagikan teknik tersebut ke dalam sekte, ketua sekte akan menganugerahimu dengan banyak poin konstribusi sekte yang bisa di tukar dengan banyak sumber daya.".


Ke empat anak muda juga mendekatkan diri ke tubuh Zhaolong, berharap mendengar tentang teknik baru yang Zhaolong ciptakan.


"Tidak masalah tetua, sebenarnya teknik ini masih baru lahir dan butuh waktu untuk berkembang serta perbaikan.


Teknik ini saya beri nama teknik pernafasan dasar.


Teknik pernafasan dasar di bagi menjadi 3 tingkat.


Tingkat pertama bernama pernafasan tubuh, yaitu teknik bernafas melalui hidung dan menyebarkan ketenangan ke seluruh tubuh.


Tingkat kedua adalah teknik pernafasan dada, di mana pengguna teknik ini akan menarik nafas melalui hidung secara cepat sebanyak 2 kali tarikan nafas dan menghembuskannya dengan cepat pula.


Pada tarikan nafas ketiga kita harus menarik nafas secara perlahan dan menyimpannya di dalam dada sebelum menghembuskannya secara perlahan, teknik ini juga saya sebut secara singkat sebagai teknik pernafasan dasar 23.


Tingkat yang ketiga adalah teknik pernafasan perut, di mana pengguna teknik ini harus menarik nafas panjang dan menahannya ke dalam perut untuk memperkuat otot perut sehingga bisa melindungi organ dalam perut yang rapuh ketika bertarung.


Sedangkan teknik yang mempercepat kultivasi saya adalah cabang dari teknik pernafasan dasar pertama, saya memberinya nama teknik pernafasan dasar cabang air.".


Setelah mendengar uraian Zhaolong tentang teknik pernafasannya, kelima orang lain yang berada di ruangan paviliun gerbang luar mulai merenung dan mencerna kata kata Zhaolong.


"Nak, bisakah kau tunjukan kepada orang tua ini seperti apa teknikmu?.".


Mendengar permintaan tetua Gui, Zhaolong hanya tersenyum tidak berdaya karena menurutnya teknik pernafasan buatannya tidak semewah yang orang orang lain bayangkan.


Zhaolong hanya bisa mengikuti permintaan tetua Gui dan mulai menarik nafas panjang.


"Teknik pernafasan dasar cabang air, terbuka.".


Setelah membuka teknik pernafasan dasar cabang air, seluruh tubuh Zhaolong mulai di liputi oleh energi qi murni bertipe air hingga mengembun menjadi kabut tipis.


Ekspresi Zhaolong yang semula tenang dengan corak kesedihan kini memiliki ekspresi ketenangan yang terlihat alami.


Sorot matanya yang kosong membuat kelimanya menahan nafas!.


"I-ini! Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi!.".


Tetua Zhao berteriak kaget, tubuhnya mulai menggigil dan merinding karena kebahagiaan! Kali ini sekte memenangkan sebuah jackpot!.


"Tubuh secara otomatis memurnikan qi sejati menjadi qi murni setiap kali menarik nafas dan qi murni akan didistribusikan ke seluruh tubuh!.".


"Anda benar tetua, hanya saja jika qi murni tidak di gunakan itu akan segera keluar melalui pori pori tubuh dan mengembun menjadi kabut qi murni.


Teknik pernafasan dasar cabang air memiliki 3 tahap untuk membukanya, saya menyebutnya 3 pintu.


Pintu pertama mengalir dengan tenang seperti air, menjadi simbol bernafas secara alami dan perlahan tanpa beban.


Pintu kedua jernih dan suci bagai air sungai pegunungan mengacu pada selama menggunakan teknik ini tidak boleh terganggu oleh perasaan apapun layaknya air sungai yang jernih.


Namun air juga tajam mampu memecahkan batu bahkan mendatangkan bencana, menjadi isyarat bahwa air yang tenang dan terlihat murni mampu menghasilkan energi tanpa batas bagi penggunanya bak tsunami yang tak terbendung dan energi itu tergantung bagaimana pengguna mengelolanya.".


Hong Yan yang berada di samping Zhaolong menatap Zhaolong dengan mata berbinar.


'Postur ini sangat tampan! Sangat keren! Sangat cocok untuk berpura pura dan meraih gelombang para gadis!.'.


Selama ini Hong Yan di sebut sebut sebagai murid sekte dalam paling normal! Terkenal memiliki sifat bijaksana, murah senyum dan tenang.


'Bukankah teknik ini di ciptakan khusus untuk dirinya Hong Yan!


Selama saya berhasil menguasai teknik ini, ketenangan saya akan terlihat begitu alami.


Teknik ini membuat penggunanya terlihat tenang dan di selimuti oleh gelombang qi murni.


Postur tampan macam apa ini sialan! Teknik ini bukanlah teknik pernafasan, melainkan teknik pembunuh para gadis haha!.'.


"Eghem saudara junior, saya berubah pikiran.


Selama anda mengajari saya teknik tampan pembunuh para gadis ini eum maksud saya ughuk ughuk teknik pernapasan dasar cabang air ini maka hutang budi di antara kita akan saya anggap impas.".


Meskipun Hong Yan berpura pura tenang, tapi sorot matanya yang berbinar di sertai senyum cabul menghiasi wajahnya membuat orang lain yang melihatnya tahu bahwa Hong Yan ingin berlatih teknik ini untuk menarik perhatian banyak gadis!.


Wajah tetua Gui beserta ketiga murid perempuan pelataran dalam menjadi gelap.

__ADS_1


'Anak muda! Bisakah anda sedikit serius, kami sedang mendiskusikan tentang teknik baru yang jika di kembangkan dapat memiliki potensi tinggi dan anda hanya memikirkan postur tampan teknik ini untuk menarik gelombang para gadis!.'.


Tetua Gui merasa nafasnya naik dan ingin memarahi murid sekte pelataran dalam dengan ribuan kata umpatan.


Sebelum hari ini, tetua Gui melihat Hong Yan sebagai satu satunya sosok normal di antara murid sekte pelataran dalam.


Karena memikiki sifat yang tenang, Hong Yan selalu di tunjuk sebagai kaptem tim sementara oleh para tetua yang memberikan misi.


Sifat yang tenang mampu melihat sesuatu dengan jelas sebelum mengambil keputusan.


Namun hari ini tetua Gui melihat wajah asli Hong Yan, murid yang ia pikir normal ternyata mati otak juga.


Ketenangan yang selama ini Hong Yan perlihatkan ternyata untuk menarik gelombang para gadis.


Sangat kontras dengan ketenangan yang Zhaolong pancarkan.


Ketenangan Zhaolong terlihat alami seperti air, terlihat sangat dewasa seakan akan jika langit runtuh itu tidak bisa mengganggu postur tenangnya.


Zhaolong yang mendengar permintaan Hong Yan, memandang pemuda yang bergairah itu.


"Senior Hong, apakah meridian anda beratribut air?.".


"Eh tidak, ini garis meridian saya memiliki atribut tanah dan angin.".


"Maafkan saya mengecawakan anda senior, teknik pernafasan cabang air saya buat mengikuti sifat air.


Tanpa atribut meridian air, anda tidak akan memahami sifat air.


Anda tidak memiliki kedekatan dengan air itu sendiri lalu bagaimana cara anda mengenal sifatnya.".


Mendengar jawaban Zhaolong, ekspresi wajah Hong Yan yang bahagia tampak membeku.


Setelah hidup lebih dari 20 tahun, baru kali ini Hong Yan merasa menyesal atas 2 urat meridiannya yang memiliki elemen ganda.


Kenapa urat meridiannya berelemen tanah dan angin, kenapa bukan air.


Gelombang memanen para gadis dengan postur tampan yang Hong Yan bayangkan runtuh seketika.


Bahkan ketiga gadis memandang wajahnya dengan ekspresi muak, setelah kehilangan postur tenangnya dan gagal mempelajari teknik tampan ini.


Wajah Hong Yan terlihat begitu malu, hatinya sangat pahit.


Ia ingin mencari lubang untuk bersembunyi setelah kehilangan wajah.


"Apakah hanya orang yang memiliki urat meridian beratribut air yang bisa mempelajari teknik pernapasan dasar nak?.".


"Maksud saya bukan seperti itu tetua, teknik pernafasan dasar bisa di pelajari semua orang.


Hanya saja teknik pernafasan dasar cabang air harus menjadi teknik khusus untuk pemilik urat nadi beratribut air.


Tapi itu tidak menutup kemungkinan akan lahirnya banyak cabang teknik pernafasan elemen lain dari teknik pernafasan dasar.


Selama mengikuti langkah yang benar, seseorang pasti bisa membuat teknik pernafasan cabang baru.


Sebagai contoh seseorang yang memiliki urat nadi beratribut api harus memahami sifat api.


Seperti halnya api yang membara, pengguna atribut api harus memiliki suasana hati yang menggebu gebu dan meluapkan amarahnya.


Mereka hanya perlu bernafas mengikuti sifat api yang semula kecil dan tenang sebelum melebar dan membakar segalanya.


Hanya saja api tidak mudah di kendalikan seperti air, jika tidak hati hati itu akan membakar sekutunya sendiri.


Sedangkan untuk elemen lain saya tidak bisa memahaminya, hanya pemilik urat meridian itu sendiri yang bisa mendekati dan memahami sifat elemen sesuai atribut miliknya.".


Tetua Gui mulai mengangguk dan berfikir setelah mendapatkan penjelasan Zhaolong.


"Jadi begitu.".


Teknik pernafasan dasar memang tidak berguna bagi tetua Gui yang basis kultivasinya telah berada pada tahap memadatkan dao.


Kolam qi milik tetua Gui telah menjadi seluas lautan yang tidak memiliki ujung, dengan qi yang melimpah seorang kultivator tahap memadatkan dao dapat bertarung selama satu bulan penuh dengan teknik yang menguras qi murni tanpa mengeringkan lautan qi mereka.


Setelah memejamkan mata selama beberapa waktu, ketika tetua Gui membuka kelopak matanya.


Wajahnya terlihat tenang dengan senyum tegas yang menawan, aura qi murni berwarna hijau mulai samar samar terlihat menyelimuti tubuh tuanya.


Aura tetua Gui terlihat tegas, menawan dan membawa ketenangan yang dapat menenangkan hati orang di sekitarnya.


"Teknik pernafasan dasar cabang kayu.


Kokoh layaknya pepohonan mengacu pada bernafas dengan hati yang mantap tanpa tergoyahkan.


Ulet seperti akar yang menopang pepohonan menjadikan pengguna teknik ini harus membuang rasa kemalasan di dalam hati dan memiliki semangat untuk terus tumbuh yang tinggi.


Seperti halnya hutan penuh pepohonan yang menjadi rumah jutaan makhluk hidup, pengguna pernafasan energi kayu dapat menenangkan hati makhluk di sekitarnya bahkan mampu menyembuhkan luka.".

__ADS_1


Sebagai pria berusia lebih dari 500 tahun, kedekatan tetua Gui dengan elemen sesuai atribut meridiannya tidak perlu di tanyakan.


__ADS_2